Senin, 29 Desember 2025 15:09

Munafri Lantik Ribuan RT/RW Secara Serentak, Siap Keroyok Program MULIA

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Sebanyak 6.032 Ketua RT dan RW resmi dilantik Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, di Lapangan Karebosi, Senin (29/12/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Sebanyak 6.032 Ketua RT dan RW resmi dilantik Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, di Lapangan Karebosi, Senin (29/12/2025). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa RT dan RW merupakan pelayan masyarakat di tingkat paling dasar yang harus menjunjung tinggi integritas.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Sejarah baru kembali terukir di Kota Makassar. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, pemerintahan bertajuk MULIA hadir membawa semangat kebersamaan dan pelayanan sejak awal masa jabatan.

Setelah melalui rangkaian pelantikan serentak pada 3 dan 8 Desember lalu yang berlangsung aman dan lancar, roda pemerintahan kini semakin kokoh hingga ke tingkat paling dasar masyarakat.

Momentum penting tersebut ditandai dengan pelantikan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW) periode 2025–2030 se-Kota Makassar yang digelar di Lapangan Karebosi, Senin (29/12/2025). Sebanyak 6.032 Ketua RT dan RW resmi dilantik dalam suasana khidmat, tertib, dan sarat nuansa kekeluargaan.

Baca Juga : May Day 2026 di Makassar, Pemkot Siapkan Perayaan Buruh Aman dan Inklusif

Dari jumlah tersebut, terdiri atas 5.027 Ketua RT dan 1.005 Ketua RW yang kini mengemban amanah sebagai ujung tombak pelayanan publik di lingkungan masing-masing.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, didampingi Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham serta Ketua DPRD Kota Makassar Supratman, dan dihadiri jajaran perangkat daerah serta unsur pemerintahan kota.

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang menanti. Para Ketua RT dan RW diharapkan hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, melayani warga, serta menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah.

Baca Juga : Konjen Jepang Puji Munafri, Makassar Jadi Satu-satunya Wakil Sulsel Raih Kinerja Pemerintahan Terbaik Nasional

Di tangan RT dan RW, denyut kehidupan kota dijaga dari lingkungan terkecil demi mewujudkan Makassar yang lebih tertib, humanis, dan berkeadilan.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa RT dan RW merupakan pelayan masyarakat di tingkat paling dasar yang harus menjunjung tinggi integritas.

Menurutnya, RT dan RW berperan sebagai wadah penerima aspirasi warga sekaligus penghubung untuk menindaklanjuti berbagai persoalan ke tingkat kelurahan dan kecamatan agar pelayanan publik berjalan cepat dan tepat sasaran.

Baca Juga : Makassar Gandeng Jepang, Kolaborasi Strategis Fokus Atasi Sampah hingga Pertukaran Pelajar

“RT dan RW adalah pelayan masyarakat. Mereka harus menjadi tempat warga menyampaikan aspirasi, keluhan, dan kebutuhan, lalu diteruskan kepada lurah dan camat,” ujar Munafri dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa jabatan RT dan RW sama sekali tidak mengandung unsur politik. Tidak boleh ada lagi pengkotak-kotakan berdasarkan pilihan politik, kelompok, maupun kepentingan tertentu.

“Mulai hari ini, tidak ada lagi si A orangnya siapa, si B orangnya siapa. Seluruh RT dan RW adalah orang-orang yang bekerja untuk membantu Pemerintah Kota Makassar dalam pembangunan dan pelayanan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga : Groundbreaking Mal Ratu Indah, Munafri Sebut Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi Baru Makassar

Pelantikan massal ini sekaligus menjadi bukti realisasi janji politik Munafri Arifuddin pada Pilkada 2024, yakni menghadirkan demokrasi hingga ke tingkat paling bawah melalui pemilihan langsung Ketua RT dan RW oleh warga.

Ribuan RT dan RW terpilih dilantik secara serentak, menandai babak baru pemerintahan partisipatif di Kota Makassar. Mereka menjadi garda terdepan dalam menyerap aspirasi serta menggerakkan pembangunan dari lorong-lorong hingga pusat kota.

Munafri menegaskan bahwa RT dan RW merupakan jabatan sosial yang strategis karena bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. Oleh karena itu, integritas dan profesionalisme menjadi hal utama.

Baca Juga : Makassar Pecah Dominasi Jawa! Kota Makassar Jadi Satu-satunya dari Luar Jawa Raih Penghargaan Nasional Hari Otda 2026

Pemerintah Kota Makassar juga memberikan insentif sebagai bentuk apresiasi, meskipun nilai tersebut mungkin belum sebanding dengan tanggung jawab sosial yang diemban.

“Ketika kita ikhlas membantu warga, memperbaiki lingkungan, dan melayani dengan hati, di situlah nilai pengabdian itu,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa seluruh tugas, fungsi, dan indikator kinerja RT dan RW telah diatur dalam Peraturan Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2024 tentang Lembaga Kemasyarakatan dan Lembaga Adat Kelurahan.

Di akhir sambutan, Munafri Arifuddin mengajak seluruh RT dan RW untuk terus bersinergi, bergotong royong, dan menciptakan suasana harmonis demi terwujudnya Kota Makassar yang inovatif, kreatif, bermartabat, dan berakhlak MULIA.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham menegaskan pentingnya peran RT dan RW sebagai ujung tombak pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat.

“Dengan modal kebersamaan, saya yakin RT dan RW mampu menjadi penggerak pelayanan yang responsif, menjaga kerukunan, serta menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan sejahtera,” jelas Aliyah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #Pelantikan RT RW Makassar #RT/RW Makassar 2025 #program MULIA #Demokrasi Lokal #Aliyah Mustika Ilham
Youtube Jejakfakta.com