Senin, 23 Januari 2023 13:21

PKK Sulsel Gandeng PDGI Gelar Bakti Sosial Celah Bibir dan Lelangit di Enrekang

Editor : Nurdin Amir
22 pasien mendapatkan operasi secara gratis dalam Bakti Sosial Celah Bibir dan Lelangit, di Enrekang. @Jejakfakta/Dok. Pemprov Sulsel
22 pasien mendapatkan operasi secara gratis dalam Bakti Sosial Celah Bibir dan Lelangit, di Enrekang. @Jejakfakta/Dok. Pemprov Sulsel

Berdasarkan data pasien, kata A Tajrin, usia pasien termuda yang menjalani operasi pada bakti sosial ini, berusia lima bulan.

Jejakfakta.com, Enrekang - Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan (Sulsel) bekerjasama dengan Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Enrekang, Persatuan Ahli Bedah Mulut dan Maksilofasial Wilayah Sulawesi, serta Tim Penggerak PKK Kabupaten Enrekang, melaksanakan Bakti Sosial Celah Bibir dan Lelangit, di RSUD Massenrempulu Kabupaten Enrekang, Sabtu - Minggu (21-22/1/2023). Tercatat 22 anak menjalani operasi secara gratis dalam bakti sosial ini.

Ketua Tim Bakti Sosial, drg A Tajrin MKes SpBM(K), mengungkapkan, ada 29 pasien yang mendaftar. Namun, setelah dilakukan screening, yang lolos untuk dilakukan operasi hanya 22 orang.

Ada beberapa penyebab sehingga 7 pasien tidak lolos screaning. Menurut A Tajrin, pasien operasi bibir sumbing harus dibius total, sehingga syarat-syaratnya harus terpenuhi. Antara lain, sudah cukup umur, cukup berat badan, dan tidak ada penyakit yang menyulitkan waktu dilakukan operasi.

Baca Juga : TP PKK Makassar Dorong Kader Kelola Kebun Produktif Lewat Bimtek Aku Hatinya PKK

"Supaya pada saat dilakukan operasi dia tidak terjadi masalah," ujar ATajrin, dikutip dari laman Pemprov Sulsel.

Berdasarkan data pasien, kata A Tajrin, usia pasien termuda yang menjalani operasi pada bakti sosial ini, berusia lima bulan.

"Walaupun memang syarat usia paling muda untuk dilakukan operasi itu tiga bulan dan berat badannya 5 - 6 kg, itu bisa dilakukan operasi bibir sumbing. Untuk celah lelangit, minimal paling cepat 18 bulan untuk dilakukan operasi," jelasnya.

Baca Juga : Bupati Gowa Turun Langsung ke Somba Opu, Perkuat Kolaborasi Tangani Kemiskinan Ekstrem dan Stunting

Tidak hanya dari Enrekang, pendaftar ada yang dari Sidrap, Pinrang, dan Toraja. Secara khusus, A Tajrin mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, dan Ketua TP PKK Sulsel Naoemi Octarina, yang memprogramkan operasi gratis ini dalam setahun terakhir, dan sudah dilakukan di Pinrang, Parepare, Enrekang, dan juga Kota Makassar.

"Kami sangat menyambut baik sehingga masyarakat kita yang membutuhkan operasi bibir sumbing ini bisa tertangani tanpa dilakukan pembayaran," ujarnya.

Para pasien yang menjalani operasi pada bakti sosial ini juga mendapatkan paket dari Gubernur dan Ketua TP PKK Sulsel. "Dan ini luar biasa, (pasien) juga memberikan paket yang sangat berharga untuk pasien kita. Ini hal yang baik bagi masyarakat kita yang menderita celah bibir dan lelangit," imbuhnya.

Baca Juga : Apresiasi Gerakan Anak Muda, Munafri Dorong Baksos Kesehatan dan Perbaikan Infrastruktur di Manggala

Sementara, salah satu orangtua pasien, Amriani, tak bisa menahan rasa harunya, karena anaknya bisa menjalani operasi bibir sumbing ini, tanpa dipungut biaya. Ia berharap, anaknya bisa segera sembuh setelah operasi ini.

"Terima kasih Pak Gubernur dan Ibu, karena anak saya bisa operasi tanpa harus membayar," ucap Amriani, yang merupakan warga Kabupaten Pinrang. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Bakti Sosial #Operasi secara gratis #Bibir sumbing #PKK Sulawesi Selatan #PDGI #Enrekang
Youtube Jejakfakta.com