Senin, 05 Januari 2026 22:17

Launching BLUD RSUD Syekh Yusuf, Pemkab Gowa Dorong Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, resmi melaunching penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Senin (5/1/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, resmi melaunching penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Senin (5/1/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa

Bupati Gowa Husniah Talenrang menjelaskan bahwa penerapan BLUD bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu peningkatan kinerja pelayanan publik, fleksibilitas pengelolaan keuangan, serta tata kelola manajemen rumah sakit yang baik.

Jejakfakta.com, GOWA – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, resmi melaunching penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Senin (5/1/2026).

Bupati Talenrang menyampaikan bahwa penerapan BLUD merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Gowa di bidang kesehatan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Launching BLUD ini kami laksanakan sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Gowa. Harapan kami, ke depan tidak ada lagi keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan,” ujar orang nomor satu di Gowa itu.

Baca Juga : Bupati Gowa Salurkan Bantuan Pangan untuk 73.780 Penerima, Warga Bontonompo Dapat Beras 30 Kg

Ia mengungkapkan bahwa perubahan status RSUD Syekh Yusuf menjadi BLUD merupakan sebuah transformasi dalam pengelolaan keuangan dan manajemen rumah sakit untuk meningkatkan efisiensi, fleksibilitas, serta mutu pelayanan.

“Tujuan utama penerapan BLUD antara lain memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan serta peningkatan kualitas pelayanan publik,” tambahnya.

Meski pengelolaan rumah sakit dilakukan secara mandiri oleh manajemen RSUD melalui skema BLUD, pengawasan tetap dilakukan oleh pemerintah daerah agar pelayanan tetap sesuai dengan standar dan target yang telah ditetapkan.

Baca Juga : Resmikan TK Mutiara Usman, Bupati Gowa Dorong Peningkatan SDM Sejak Usia Dini

“Pengelolaan dilakukan oleh rumah sakit, namun tetap dalam pengawasan pemerintah. Tidak ada lagi yang bekerja di luar target, semuanya harus terukur dan profesional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Gowa menjelaskan bahwa penerapan BLUD bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu peningkatan kinerja pelayanan publik, fleksibilitas pengelolaan keuangan, serta tata kelola manajemen rumah sakit yang baik.

“Status BLUD bukan tujuan akhir, melainkan alat untuk mempercepat peningkatan kualitas layanan. Orientasi utama tetap pelayanan publik yang harus semakin cepat, mudah, transparan, dan berkeadilan,” jelasnya.

Baca Juga : Wabup Gowa Dorong Kampoeng Eropa City Trail Run Jadi Event Tahunan di Malino

Ia berharap seluruh jajaran RSUD Syekh Yusuf mampu mengelola BLUD secara profesional, akuntabel, dan transparan, meningkatkan kompetensi tenaga medis dan nonmedis, mengutamakan keselamatan serta kepuasan pasien, serta menjadikan rumah sakit sebagai institusi yang humanis, responsif, dan berintegritas. Selain itu, kerja sama dengan berbagai mitra strategis diharapkan terus ditingkatkan.

Sementara itu, Plt Direktur RSUD Syekh Yusuf, dr. Gaffar, menyampaikan bahwa penerapan BLUD menjadi tonggak penting dalam perjalanan RSUD Syekh Yusuf.

“Status BLUD memberikan ruang bagi kami untuk mengelola rumah sakit secara lebih mandiri, fleksibel, dan profesional, namun tetap berorientasi penuh pada pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga : Bantuan Pangan Juli-September 2026 di Gowa Mulai Disalurkan, 73.780 Keluarga Terima 30 Kg Beras

Ia menambahkan, dengan status BLUD, tanggung jawab RSUD semakin besar. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu dan keselamatan pelayanan pasien, mengembangkan kompetensi sumber daya manusia, memperbaiki sistem manajemen dan tata kelola rumah sakit, serta memberikan pelayanan yang cepat, ramah, adil, dan berintegritas.

“Kami menyadari keberhasilan BLUD tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga oleh komitmen, disiplin, dan budaya kerja seluruh pegawai. Kami juga terbuka terhadap kritik dan saran demi perbaikan pelayanan berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan penerapan BLUD ini, RSUD Syekh Yusuf diharapkan terus berkembang menjadi rumah sakit yang unggul, terpercaya, dan menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Gowa.

Baca Juga : Wabup Gowa Hadiri Ijtima Tahunan Umat Islam Kawasan Indonesia Timur

Launching tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis, Forkopimda Gowa, serta pimpinan SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#BLUD RSUD Syekh Yusuf #pemkab gowa #Sitti Husniah Talenrang #layanan kesehatan Gowa #RSUD Gowa #BLUD rumah sakit
Youtube Jejakfakta.com