Jejakfakta.com, GOWA – Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, turun langsung ke lapangan meninjau sejumlah titik genangan air yang kerap memicu banjir di Kecamatan Somba Opu, Sabtu (10/1/2026) sore.
Salah satu lokasi yang menjadi fokus peninjauan berada di Poros Perbatasan Sungguminasa–Makassar, Jalan Sultan Hasanuddin. Dari hasil pengecekan langsung ke dalam drainase, Bupati menemukan tumpukan sampah yang menyumbat aliran air dan menjadi penyebab utama genangan di pusat Kota Sungguminasa.

“Setelah kita cek langsung, ternyata sampahnya sangat banyak dan menumpuk di dalam drainase. Inilah yang menyebabkan wilayah pusat Sungguminasa sering tergenang saat hujan,” ungkap Bupati Gowa di sela peninjauan.
Baca Juga : Bupati Gowa Hadiri Peringatan Isra Mi’raj 1447 H, Tekankan Penguatan Iman dan Akhlak Mulia

Ia menegaskan, kehadiran pemerintah di lapangan bukan sekadar respons darurat, tetapi upaya mengurai persoalan banjir secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terus berulang.
Menurut Bupati Talenrang, penanganan genangan air membutuhkan kerja kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat.
“Ini bukan hanya tugas pemerintah. Kalau kita ingin Gowa aman dari banjir, maka saluran air harus dijaga bersama. Kesadaran masyarakat sangat menentukan,” tegasnya.
Baca Juga : Desa Jadi Motor Pembangunan, Bupati Gowa Luncurkan SIAP PAKDE di Hari Desa Nasional 2026
Langkah peninjauan ini, lanjutnya, menjadi bagian dari gerakan antisipatif menghadapi curah hujan tinggi yang diperkirakan masih akan berlangsung ke depan.
“Pembersihan drainase harus menjadi agenda rutin, bukan hanya dilakukan saat banjir terjadi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gowa, Rusdy Alimuddin, menyampaikan bahwa hasil pemantauan bersama Bupati menunjukkan sejumlah saluran drainase membutuhkan penanganan segera, baik dari endapan sedimen maupun sampah.
Baca Juga : Dari Mesin Jahit hingga Gerobak Usaha, Pemkab Gowa Perkuat 221 UMKM Dongkrak Ekonomi Warga
“Titik prioritas berada di depan Kantor Satpol PP, depan Kantor Damkar, batas Kota Sungguminasa–Makassar, serta kawasan Manggarupi. Semua sudah mendapat instruksi langsung dari Ibu Bupati untuk segera ditangani,” jelas Rusdy.
Ia menambahkan, saat ini tim PUPR telah mulai bekerja di lapangan, dan pada awal pekan mendatang akan diterjunkan tim yang lebih besar untuk melakukan pembersihan menyeluruh serta pengangkutan sedimen drainase.
Penanganan ini juga melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gowa, khususnya dalam penyediaan armada pengangkut sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Baca Juga : Kunjungan Wamenkes ke Gowa, Perkuat Perang Melawan TB dan 2.015 Kasus Jadi Fokus Eliminasi
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Ini penyebab utama saluran tersumbat dan air meluap,” tegas Rusdy.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati Gowa didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gowa Taufik Surullah, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Abdullah Sirajuddin, Kepala DLH Azhari Azis, Kepala Satpol PP Umar Madjid, serta Camat Somba Opu Nuraeny Apriani bersama para lurah terkait. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




