Ahad, 11 Januari 2026 16:23

SPPG Bajeng Barat Jadi Penggerak Gizi dan Ekonomi Lokal, Wabup Gowa Dorong Perluasan Program MBG

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menghadiri peresmian pembangunan SPPG di Dusun Romang Lompoa, Minggu (11/1/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menghadiri peresmian pembangunan SPPG di Dusun Romang Lompoa, Minggu (11/1/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa

SPPG yang diresmikan merupakan SPPG Polres Bajeng Barat 01, hasil kolaborasi antara Polres Gowa dan Yayasan Kemala Bhayangkari.

Jejakfakta.com, GOWA — Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Bajeng Barat dinilai tidak hanya memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi juga berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat lokal. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menghadiri peresmian pembangunan SPPG di Dusun Romang Lompoa, Minggu (11/1/2026).

SPPG yang diresmikan merupakan SPPG Polres Bajeng Barat 01, hasil kolaborasi antara Polres Gowa dan Yayasan Kemala Bhayangkari. Fasilitas ini berfungsi sebagai dapur umum yang akan melayani pemenuhan gizi bagi anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di wilayah tersebut.

“Ini merupakan bentuk nyata komitmen Polres dan Bhayangkara Gowa dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat, sekaligus menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis,” ujar Darmawangsyah.

Baca Juga : Pemkab Gowa Percepat Penanganan Stunting, Wakil Bupati Turun Langsung Salurkan Bantuan Gizi

Ia menegaskan, percepatan pembangunan dan pemerataan SPPG di Kabupaten Gowa menjadi kebutuhan mendesak. Pasalnya, keberadaan fasilitas pemenuhan gizi ini kerap menjadi aspirasi utama masyarakat saat pemerintah daerah melakukan kunjungan ke kecamatan-kecamatan.

“Semakin cepat SPPG dibangun dan beroperasi, semakin besar dampak positif yang dirasakan masyarakat. Kami berharap SPPG Bajeng Barat ini menjadi pemicu lahirnya SPPG lain di seluruh wilayah Gowa,” jelasnya.

Perkuat Penurunan Stunting

Baca Juga : Wabup Gowa Sisihkan Gaji Pribadi untuk Lawan Stunting, 200 Keluarga di Bajeng Terima Paket Gizi

Wabup Gowa juga menyoroti capaian daerahnya dalam menekan angka stunting. Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Gowa pada 2025 turun signifikan menjadi 17 persen, dari sebelumnya 21,1 persen. Angka tersebut menjadikan Gowa sebagai salah satu kabupaten dengan tingkat stunting terendah di Sulawesi Selatan.

“Capaian ini harus terus kita perkuat melalui optimalisasi Program MBG dan keberadaan SPPG yang menjangkau lebih luas,” katanya.

Dorong Perputaran Ekonomi Desa

Baca Juga : Ajang Apresiasi Pemda Berprestasi 2026, Wabup Puspawati: Inovasi dan Kinerja Jadi Kunci Kemajuan Daerah

Selain berdampak pada kesehatan masyarakat, Darmawangsyah menilai SPPG juga memiliki efek ekonomi yang besar. Ia mendorong Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mempercepat pembangunan SPPG, serta mengajak pemerintah desa mengaktifkan BUMDes, salah satunya melalui pengembangan peternakan ayam petelur untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG.

Kapolres Gowa, AKBP Aldy Sulaiman, menyampaikan bahwa pembangunan SPPG Polres Bajeng Barat 01 merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah, tidak hanya di bidang keamanan, tetapi juga sosial dan kemanusiaan.

“SPPG ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga : Gowa Raih Penghargaan Kemendagri, Turunkan Stunting hingga 17 Persen dan Kantongi Insentif Rp1 Miliar

SPPG Serap Tenaga Kerja dan Putar Ekonomi

Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Makassar, Handayani, mengungkapkan bahwa hingga awal 2026 terdapat sekitar 60 SPPG di Kabupaten Gowa, dengan 55 unit aktif dan delapan unit siap operasional.

Menurutnya, satu SPPG dapat mengelola anggaran antara Rp850 juta hingga Rp1 miliar per bulan serta menyerap puluhan tenaga kerja. Jika seluruh SPPG beroperasi optimal, perputaran ekonomi di Gowa diperkirakan dapat mencapai Rp60 miliar per bulan.

Baca Juga : TP PKK Makassar Bagikan 600 Kotak Makan Gratis, Edukasi Siswa Stop Boros Pangan

“Karena itu, sinergi pemerintah daerah sangat penting, terutama dalam mendukung pasokan bahan pangan dari sektor pertanian, peternakan, hingga penyediaan susu yang saat ini masih terbatas,” jelasnya.

Peresmian SPPG Bajeng Barat turut dihadiri Ketua DPRD Gowa, Kepala Kejaksaan Negeri Gowa, Kasdim Gowa, Ketua TP PKK Gowa, Ketua Bhayangkari Gowa, Ketua FKPM Gowa, Camat Bajeng Barat, para PJU Polres Gowa, serta mitra Yayasan Kemala Bhayangkari Gowa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#SPPG Gowa #makan bergizi gratis #MBG Gowa #Wabup Gowa #SPPG Bajeng Barat #Penurunan Stunting #Polres Gowa #Bhayangkari Gowa #Gizi Masyarakat #ekonomi lokal
Youtube Jejakfakta.com