Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Aini Endis Anrika, mewakili Bupati Luwu Timur, menghadiri Tasyakuran Tasmi Hafalan Kubro 30 Juz di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Darul Mukhlasin, Sorowako, Kecamatan Nuha, Ahad (11/01/2026).
Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan semangat dan motivasi para santri agar senantiasa menjaga kualitas hafalan yang dimiliki. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada santri yang memiliki hafalan berkualitas, sekaligus sebagai bagian dari syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Aini Endis Anrika menegaskan bahwa di era penuh tantangan dan distraksi global saat ini, kehadiran para penghafal Al-Qur’an memiliki peran yang sangat strategis. Mereka tidak hanya menjadi penjaga kemurnian firman Allah SWT, tetapi juga teladan akhlak bagi masyarakat.
Baca Juga : Bupati Irwan Ancam Potong TPP dan Putus Kontrak ASN yang Absen Salat Berjamaah
Menurutnya, menghafal 30 juz Al-Qur’an dengan lancar dan benar membutuhkan kesabaran luar biasa, ketekunan, disiplin waktu yang tinggi, serta keikhlasan hati yang tulus.
“Pencapaian para santri penghafal Al-Qur’an bukan sekadar prestasi akademik, melainkan juga prestasi spiritual dan intelektual yang agung. Mereka adalah penjaga kemurnian firman Allah, penyampai risalah-Nya, serta penerang masyarakat melalui akhlakul karimah yang dicontohkan Al-Qur’an,” terang Aini.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, lanjutnya, senantiasa berkomitmen mendukung pengembangan pendidikan agama, khususnya pendidikan tahfidzul Qur’an.
Baca Juga : HUT ke-27 Luwu Utara, Bupati Irwan Dorong Sinergi Antarwilayah untuk Percepat Kemajuan Luwu Raya
“Pemerintah meyakini bahwa investasi terbaik untuk masa depan daerah adalah membangun generasi yang cerdas secara intelektual, emosional, dan spiritual,” tuturnya.
Olehnya itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra mengajak seluruh pihak untuk memanjatkan doa agar Allah SWT meridhai perjuangan para penghafal Al-Qur’an, menghiasi mereka dengan kemuliaan sebagai Ahlullah, menganugerahkan ilmu yang bermanfaat, serta menjadikan mereka bekal dalam membangun masyarakat Luwu Timur yang religius, maju, dan sejahtera.
Adapun sasaran kegiatan ini adalah para santri yang memiliki kualitas hafalan baik dan mampu menyimakkan hafalan sebanyak 30 juz secara langsung di hadapan para ustaz, pengasuh pondok pesantren, serta santri lainnya.
Baca Juga : Luwu Timur Raih Apresiasi Gubernur di HUT Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas Sulsel
Sebagai informasi, kegiatan serupa telah dilaksanakan sebelumnya pada Sabtu (10/01/2026) di Masjid Babul Ilmi Sorowako dan dilanjutkan pada Ahad (11/01/2026) di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Darul Mukhlasin Sorowako.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Nuha Arief Fadillah Amier, Pengurus Yayasan Zaenal Arifin, Ketua Panitia Pelaksana Andrie Firdaus, para tokoh agama, serta peserta tasmi, yakni Faisal bin Munawir (18) dan Syafwan bin Munawir (18). (Diolah dari sumber: IKP-Humas/Kominfo-SP)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




