Selasa, 13 Januari 2026 20:16

Kunjungan Wamenkes ke Gowa, Perkuat Perang Melawan TB dan 2.015 Kasus Jadi Fokus Eliminasi

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat menerima  kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, di Desa Siaga TB, Desa Bone, Kecamatan Bajeng, Selasa (13/1/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, saat menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, di Desa Siaga TB, Desa Bone, Kecamatan Bajeng, Selasa (13/1/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa

Pemkab Gowa mengandalkan Program One Day One District (Sehari di Kecamatan) sebagai bagian dari strategi pencegahan TB.

Jejakfakta.com, GOWA – Komitmen Pemerintah Kabupaten Gowa dalam memerangi penyakit Tuberkulosis (TB) semakin diperkuat dengan kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, di Desa Siaga TB, Desa Bone, Kecamatan Bajeng, Selasa (13/1/2026).

Kunjungan ini disambut langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, yang menilai kehadiran Wamenkes sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap daerah, khususnya dalam upaya eliminasi TB.

“Selamat datang di Kabupaten Gowa. Ini menjadi bukti keseriusan pemerintah pusat dalam mendukung daerah, terutama dalam penanganan TB,” ujar Bupati Husniah dalam sambutannya.

Baca Juga : Bupati Gowa Tegaskan Peran Strategis Perempuan di Talkshow “Makkunrai”

Gowa Hadapi 2.015 Kasus TB, Kader Jadi Garda Terdepan

Bupati Husniah mengungkapkan, Indonesia saat ini berada di peringkat kedua dunia dengan jumlah penderita TB terbanyak. Di Kabupaten Gowa sendiri, sepanjang tahun 2025 tercatat 2.015 kasus TB.

Meski demikian, Pemkab Gowa menegaskan komitmen kuat untuk menekan angka tersebut melalui penguatan layanan kesehatan dan optimalisasi peran kader di 18 kecamatan.

Baca Juga : Lepas 387 JCH Kloter Pertama, Bupati Gowa Titip Doa untuk Kemajuan Daerah

“Kami bertekad mengentaskan TB di Gowa. Dukungan infrastruktur dan alat kesehatan bagi kader sangat dibutuhkan agar eliminasi TB dapat terwujud,” tegasnya.

Ia menambahkan, peran kader kesehatan terbukti sangat strategis dalam mendeteksi dan mendampingi pasien TB. Karena itu, sinergi dan konsistensi menjadi kunci dalam menekan penyebaran penyakit menular ini.

Program ‘Sehari di Kecamatan’ Jadi Senjata Deteksi Dini

Baca Juga : Tiga Pelajar Gowa Raih Beasiswa ke Universitas Sampoerna, Pemkab Perkuat Investasi SDM

Pemkab Gowa juga mengandalkan Program One Day One District (Sehari di Kecamatan) sebagai bagian dari strategi pencegahan TB. Program ini mencakup pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan bersama Dinas Kesehatan, serta menyentuh sektor pendidikan, pertanian, hingga koperasi.

“Program ini rutin dilaksanakan dua kali sebulan dan efektif menjangkau masyarakat secara langsung, termasuk untuk skrining penyakit seperti TB,” jelas Bupati Husniah.

Wamenkes: TB Program Prioritas Nasional, Gowa Dapat Bantuan Rontgen

Baca Juga : Bupati Gowa Hadiri Hari Jadi ke-66 Parepare, Dorong Sinergitas Antar Daerah

Sementara itu, Wamenkes RI dr. Benjamin Paulus Octavianus menegaskan bahwa eliminasi TB merupakan program prioritas nasional yang mendapat pengawasan langsung Presiden RI.

“Dari delapan program prioritas nasional, salah satunya adalah eliminasi TB. Ini menjadi fokus serius pemerintah,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Kementerian Kesehatan akan menyalurkan alat rontgen ke Kabupaten Gowa untuk mendukung deteksi dini TB dan penyakit lainnya.

Baca Juga : Gowa Siap All Out! 16 Titik Lahan Disiapkan untuk Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Desa

“Begitu alat tiba, segera petakan penggunaannya. Bukan hanya untuk pasien TB, tapi juga keluarga pasien karena TB adalah penyakit menular,” tegasnya.

Wamenkes juga menekankan pentingnya penjangkauan pasien secara menyeluruh oleh kader kesehatan, dengan target 100 persen pasien terdeteksi dan terlayani.

Menurut Wamenkes, penanganan TB dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor bersama Kementerian Dalam Negeri, TNI, dan Polri, meniru pola sukses penanganan pandemi Covid-19.

“Peralatan akan dikirim bertahap, sebagian bahkan mulai masuk besok dan ditargetkan lengkap hingga Juni. Anggaran yang tersedia harus dimanfaatkan maksimal dan tepat sasaran,” pungkasnya.

Kunjungan ini turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel dr. Evi Mustikawati Arifin, Kadis Kesehatan Gowa dr. Haris Usman, Dirut RSUD Syekh Yusuf dr. Gaffar, serta Tim Percepatan Penanggulangan TBC Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#TB Gowa #Eliminasi TB #Sitti Husniah Talenrang #Benjamin Paulus Octavianus #Tuberkulosis #Desa Siaga TB #Kesehatan Sulsel #Program Kesehatan Nasional #Rontgen TB #kader kesehatan
Youtube Jejakfakta.com