Selasa, 03 Februari 2026 16:07

Dorong Makassar Jadi Kota Digital Terintegrasi, Kominfo Perkuat Sinkronisasi Layanan Publik

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Pertemuan Forum Perangkat Daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Makassar di Ballroom Makassar Government Center (MGC) Lantai 1, Selasa (3/2/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Pertemuan Forum Perangkat Daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Makassar di Ballroom Makassar Government Center (MGC) Lantai 1, Selasa (3/2/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Pemerintah Kota Makassar telah menghadirkan Aplikasi Lontara+, yang berfungsi sebagai super apps layanan publik daerah.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar terus memantapkan langkah menuju kota digital yang unggul dan terintegrasi. Melalui Forum Perangkat Daerah, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Makassar menegaskan pentingnya penyelarasan program digital lintas perangkat daerah demi menghadirkan layanan publik yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan.

Forum yang digelar di Ballroom Makassar Government Center (MGC) Lantai 1, Selasa (3/2/2026) ini mengusung tema “Digitalisasi dan Integrasi Layanan Publik menuju Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan.” Fokus pembahasan diarahkan pada penguatan kolaborasi antar OPD dalam mendukung transformasi digital pemerintahan.

Forum dibuka oleh Staf Ahli Pemerintah Kota Makassar, Ahmad Namsum, yang menekankan bahwa digitalisasi kini bukan lagi sekadar inovasi, melainkan kebutuhan strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga : Munafri–Aliyah Hadirkan Program Nyata di Tengah Warga: Jaminan Sosial, Pendidikan, Layanan Digital, dan Infrastruktur

“Pemanfaatan teknologi digital sangat menentukan terciptanya birokrasi yang efisien, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Ahmad Namsum.

Ia menegaskan, transformasi digital Pemerintah Kota Makassar berjalan seiring dengan kebijakan nasional Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Namun, transformasi tersebut tidak hanya berfokus pada penggunaan teknologi semata.

“Transformasi digital mencakup perubahan pola kerja, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan keamanan informasi, hingga integrasi data dan layanan antar perangkat daerah,” jelasnya.

Baca Juga : Di Bawah Kepemimpinan Munafri – Aliyah, Makassar Raih Golden Trophy Top Digital 2025

Sebagai wujud nyata integrasi layanan publik, Pemerintah Kota Makassar telah menghadirkan Aplikasi Lontara+, yang berfungsi sebagai super apps layanan publik daerah.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfo Makassar, Ismawaty Nur, mengatakan Forum Perangkat Daerah menjadi ruang strategis untuk menyatukan arah kebijakan dan program digital antar OPD.

“Sinkronisasi program sangat penting agar perencanaan yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan pembangunan, selaras dengan visi Kota Makassar, dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga : Kominfo Makassar Diseminasi Hasil Kelurahan Cantik Tamalate, Dorong Penguatan Data Mikro

Forum berlangsung dinamis melalui diskusi terbuka yang membahas integrasi layanan, peningkatan literasi digital, hingga pengembangan sumber daya manusia dalam mendukung percepatan digitalisasi pemerintahan.

Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Kepala Balai Pengembangan SDM dan Penelitian Kementerian Komunikasi dan Informatika Drs. Baso Saleh, Perwakilan Bappeda Makassar Ibrahim Akkas Mula, serta Tenaga Ahli Digitalisasi Makassar Cut Meurah Rudi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Kominfo Makassar #Digitalisasi Layanan Publik #Forum Perangkat Daerah #SPBE Makassar #transformasi digital pemerintahan #Lontara Plus #kota digital Makassar
Youtube Jejakfakta.com