Jejakfakta.com, GOWA — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang menghadiri kegiatan Bakti Sosial Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gowa yang digelar di Kantor Camat Somba Opu, Senin (16/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Talenrang mengapresiasi peran aktif DWP sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam membantu penanganan keluarga miskin ekstrem (KME), khususnya yang berisiko stunting.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Kehadiran DWP sangat membantu dalam memberikan intervensi langsung kepada masyarakat, khususnya keluarga miskin ekstrem,” ujarnya.
Baca Juga : Tembus 75 Persen, Kinerja Penanganan Stunting Luwu Timur Masuk Terbaik di Sulsel

Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), guna memastikan data ibu hamil dan balita berisiko stunting terpantau secara optimal.
Menurutnya, upaya kolaboratif yang selama ini dilakukan mulai menunjukkan hasil positif. Angka stunting di Kabupaten Gowa kini tercatat sebesar 17 persen, terendah di Sulawesi Selatan.
“Kalau kita ingin Gowa maju, persoalan kemiskinan harus diselesaikan. Dengan kolaborasi, kita optimis angka kemiskinan dan stunting bisa terus ditekan,” jelasnya.
Baca Juga : Bupati Enrekang Buka PBK Batch 5, Dorong Peserta Tak Sekadar Raih Sertifikat
Tak hanya itu, tren penurunan angka kemiskinan juga terus terjadi. Persentase penduduk miskin di Gowa turun dari 6,85 persen pada 2024 menjadi 6,64 persen pada 2025, atau sekitar 54 ribu jiwa—lebih rendah dari rata-rata provinsi maupun nasional.
Bupati Talenrang pun mendorong seluruh organisasi, termasuk DWP, untuk terus mengedukasi masyarakat sekaligus melakukan aksi nyata di lapangan, terutama kepada ibu hamil dan menyusui.
Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Gowa, Suryanti Andy Azis, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus dukungan terhadap program transformasi sosial daerah.
Baca Juga : Surat MA untuk Bupati Gowa Diduga Disabotase, Langkah Hukum Segera Diambil
“Kami ingin berbagi kebahagiaan dan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan. Ini bukan hanya program kerja, tetapi wujud kepedulian dan kebersamaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan dalam dua tahap. Pada 13 Maret 2026, DWP mengunjungi sejumlah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dengan memberikan bantuan serta dukungan moral kepada anak-anak panti.
Selanjutnya, bantuan juga disalurkan kepada 20 keluarga miskin ekstrem berisiko stunting di Kecamatan Somba Opu.
Baca Juga : Golkar Sulsel Gelar Bakti Sosial Kesehatan di Selayar, Sasar 200 Warga
Usai kegiatan, Bupati Gowa bersama rombongan melakukan kunjungan langsung ke sejumlah penerima bantuan, di antaranya keluarga Syamsuddin di Kelurahan Batangkaluku, Nurhidayanti di Kelurahan Bontoramba, serta korban kebakaran Usman Daeng Late di Kelurahan Mawang.
Salah satu penerima bantuan, Nurhidayanti, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah, DWP, dan Baznas Kabupaten Gowa.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkapnya.
Baca Juga : Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Terima Kunjungan Pemprov NTB, Bahas Perlindungan Pekerja Rentan
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Andy Azis, pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa, Camat Somba Opu, serta para lurah se-Kecamatan Somba Opu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



