Sabtu, 24 Oktober 2026 17:07

Gekrafs Siapkan Program Ekspor, UMKM Gowa Didorong Tembus Pasar Internasional

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menghadiri Fun Walk Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Sulawesi Selatan dalam rangka peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) di kawasan Istana Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, Sabtu (24/10/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, saat menghadiri Fun Walk Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Sulawesi Selatan dalam rangka peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) di kawasan Istana Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, Sabtu (24/10/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkab Gowa

Pemkab Gowa dan Gekrafs Sulsel mendorong UMKM meningkatkan kualitas, kemasan, dan perlindungan merek melalui program Kontainer Merah Putih untuk memperluas pasar ekspor.

Jejakfakta.com, GOWA – Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kabupaten Gowa didorong menembus pasar internasional melalui peningkatan kualitas produk, penguatan identitas merek, dan perluasan akses pemasaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin, mengatakan produk lokal memiliki potensi untuk bersaing di pasar yang lebih luas. Namun, peningkatan kualitas dan kemasan menjadi hal penting agar produk UMKM semakin siap memasuki pasar ekspor.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Fun Walk Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Sulawesi Selatan dalam rangka peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) di kawasan Istana Balla Lompoa, Kabupaten Gowa, Sabtu (24/10/2026).

Baca Juga : Bahlil Lahadalia Akan Lantik Pengurus Golkar Sulsel, Dirangkaikan Pesta Rakyat dan Santunan Panti Asuhan

“Tujuan kita adalah mendorong perbaikan kualitas produk yang semakin hari semakin bagus, sehingga produk-produk UMKM kita bisa bersaing di tingkat provinsi dan nasional. Harapan kita, bahkan bisa diekspor,” ungkap Darmawangsyah.

Menurutnya, Gowa memiliki sejumlah komoditas unggulan yang berpotensi menjangkau pasar internasional, di antaranya madu dan ikan terbang. Ia menyebut madu asal Gowa telah menembus pasar ekspor, termasuk India dan China.

“Kita memiliki madu yang telah menembus pasar ekspor seperti India dan China, serta meskipun laut kita tidak besar tapi Gowa adalah salah satu pengekspor ikan terbang di Sulawesi Selatan,” sebutnya.

Baca Juga : Pemkab Gowa Dukung Latihan Kader Bela Negara KKRI, Cetak Generasi Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Selain komoditas tersebut, Darmawangsyah mengapresiasi produk-produk UMKM yang dipamerkan dalam kegiatan itu. Ia menilai produk kuliner lokal memiliki cita rasa yang baik dan berpeluang dikembangkan dengan dukungan kemasan yang lebih menarik.

“Produk-produk UMKM kita ini kualitasnya sudah luar biasa. Saya tadi mencoba beberapa produk di setiap stan, termasuk kulinernya yang memiliki cita rasa sangat baik. Ini harus segera dikemas dengan baik agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Gowa akan melanjutkan kolaborasi dengan Gekrafs Sulawesi Selatan untuk memperkuat pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif sebagai salah satu penggerak perekonomian daerah.

Baca Juga : Tingkatkan Kualitas Layanan Informasi Publik, Pemkab Gowa Evaluasi Kinerja PPID

Darmawangsyah berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai ruang promosi produk lokal, pengembangan kreativitas, dan pembukaan akses pasar bagi pelaku usaha.

Pengembangan ekonomi kreatif tersebut juga diharapkan berjalan seiring dengan pelestarian sejarah dan budaya daerah. Pemilihan kawasan Istana Balla Lompoa sebagai lokasi kegiatan menjadi salah satu upaya memperkenalkan warisan budaya Gowa kepada masyarakat luas.

“Kami akan terus mendorong pembenahan kawasan bersejarah ini agar semakin menarik dan memberikan pengalaman berkesan bagi pengunjung,” jelasnya.

Baca Juga : Lampaui Target 109,6 Persen, Pemkab Gowa Raih Peringkat 5 Jamsostek Award 2026 Sulsel

Gekrafs Siapkan Kontainer Merah Putih untuk Produk Unggulan Sulsel

Sementara itu, Ketua DPW Gekrafs Sulawesi Selatan, Andi Rahmat Manggabarani, mengatakan Kabupaten Gowa dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang berkaitan erat dengan pengembangan ekonomi kreatif.

Menurutnya, budaya, seni, dan tari merupakan bagian penting dari ekonomi kreatif. Melalui kegiatan di kawasan Istana Balla Lompoa, Gekrafs ingin memperkenalkan kembali warisan budaya Sulawesi Selatan kepada masyarakat luas.

Baca Juga : HUT ke-357 Sulsel, Plt Bupati Gowa Tekankan Sinergi Pembangunan Daerah

“Kami ingin menonjolkan kembali kebudayaan yang ada di Sulawesi Selatan, mulai dari budaya kerajaan. Karena itu, kami memilih kawasan istana ini untuk memperkenalkan kebudayaan tersebut kepada seluruh Nusantara,” jelasnya.

Tak hanya mempromosikan kebudayaan, Gekrafs Sulawesi Selatan juga menyiapkan dukungan bagi pelaku UMKM melalui fasilitasi perlindungan kekayaan intelektual atau Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Bekerja sama dengan Kementerian Hukum, program tersebut akan mendorong pelaku usaha memperoleh pelatihan, pendampingan, dan fasilitasi perlindungan kekayaan intelektual sesuai jenis produk atau karya yang dimiliki.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya perlindungan merek dan kekayaan intelektual, sekaligus memperkuat identitas produk lokal ketika memasuki pasar yang lebih luas.

Gekrafs Sulawesi Selatan juga menyiapkan program Kontainer Merah Putih untuk menghimpun produk-produk unggulan dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan agar dapat dipasarkan ke luar negeri.

“Produk-produk unggulan dari seluruh wilayah Sulawesi Selatan akan kita kumpulkan, termasuk produk unggulan Kabupaten Gowa, untuk menjadi bagian dari perwakilan Sulawesi Selatan yang akan kita ekspor bersama melalui program Kontainer Merah Putih,” ungkap Andi Rahmat.

Melalui program tersebut, produk UMKM Gowa berpeluang menjadi bagian dari promosi produk unggulan Sulawesi Selatan di pasar internasional. Upaya ini sekaligus menekankan pentingnya pengembangan UMKM yang tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga kualitas, kemasan, perlindungan merek, dan akses pemasaran.

Kegiatan Fun Walk Gekrafs Sulawesi Selatan ini diikuti ribuan masyarakat dan menghadirkan sekitar 30 UMKM dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Turut hadir Kapolresta Gowa Kombes Pol Muhammad Yusuf, Wakil Ketua DPRD Gowa, serta pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#UMKM Gowa #pemkab gowa #darmawangsyah muin #Gekrafs Sulsel #Kontainer Merah Putih #UMKM Sulawesi Selatan #produk ekspor #madu Gowa #ikan terbang #Ekonomi Kreatif #HAKI UMKM #Istana Balla Lompoa #Hekrafnas 2026
Youtube Jejakfakta.com