Jejakfakta.com, MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali mengisi hari kerja di tengah penerapan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat dengan kegiatan bersepeda (gowes), sambil meninjau pelaksanaan program “Jumat Bersih” di sejumlah wilayah, Jumat (24/04/2026).
Meski WFH dan efisiensi BBM diterapkan, Munafri tetap konsisten memimpin langsung pemantauan program Jumat Bersih. Dengan mengenakan jersey, Munafri mengayuh sepeda bersama sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Makassar ke dua kecamatan.

“Jumat pagi hari ini kita kembali jalan untuk melihat teman-teman yang ada di beberapa wilayah di Kota Makassar. Hari ini kita ada di Kecamatan Wajo dan Ujung Tanah, tepatnya di Kelurahan Pattunuang dan Kelurahan Totaka bersama Satgas Kebersihan, Drainase, RT/RW,” ujarnya.
Baca Juga : Munafri Gowes Pantau Jumat Bersih, Gerak Cepat Instruksikan Pembersihan Kanal di Mamajang
Kegiatan gowes sambil meninjau kebersihan lingkungan ini menjadi bentuk nyata komitmen Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Munafri-Aliyah dalam menjaga kualitas lingkungan, sekaligus memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal meski dalam skema kerja fleksibel.
Kegiatan gowes dimulai sekitar pukul 06.20 WITA dari Rumah Jabatan Wali Kota. Munafri dan para kepala SKPD bergerak menuju Jalan Bali, Kelurahan Pattunuang, Kecamatan Wajo, untuk meninjau aktivitas Jumat Bersih sekaligus kondisi drainase di wilayah tersebut.
Di lokasi ini, Munafri menemukan satu titik drainase yang mengalami penyumbatan parah akibat endapan tanah dan dipenuhi sampah. Bahkan, berdasarkan keterangan Ketua RW 003 dan RW 004 setempat, drainase yang seharusnya menjadi saluran air justru tertutup total karena bangunan warga yang berdiri di atasnya.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Wali Kota yang akrab disapa Appi. Ia menilai situasi itu sangat berpotensi menghambat aliran air dan memicu banjir, terutama saat intensitas hujan tinggi.
Usai dari Pattunuang, Appi melanjutkan gowes ke Jalan Cikalang 3, Kelurahan Totaka, Kecamatan Ujung Tanah, untuk meninjau langsung kegiatan pembersihan drainase oleh satgas dan masyarakat setempat.
Ia menegaskan, kegiatan Jumat Bersih merupakan bagian dari upaya menjalankan arahan pemerintah pusat melalui program Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Baca Juga : 60 Lapak “Cat Kuning” Dibongkar Damai, Pemkot Makassar Kembalikan Fasum Setelah 30 Tahun Dikuasai PKL
“Bagaimana kita bisa menjaga atau menjalankan perintah Bapak Presiden melalui program Indonesia ASRI. Dan ini kita akan lakukan bukan cuma di hari Jumat, tapi setiap hari harus ada kegiatan bersih-bersih yang bisa dilakukan di wilayah kita,” tegasnya.
Appi menggarisbawahi, langkah ini menjadi bagian dari strategi pencegahan banjir melalui pembenahan sistem drainase serta penguatan pemberdayaan masyarakat di tingkat wilayah.
“Ini mengantisipasi banjir dengan bagaimana drainase, bagaimana proses pemberdayaan yang ada di tengah-tengah masyarakat. Mudah-mudahan ini bisa berjalan lebih baik lagi ke depannya,” harapnya. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




