Selasa, 21 April 2026 23:07

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Sukses Program MBG 3B di Luwu Timur

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Luwu Timur menggelar  Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DP2KB Tahun 2026, dengan mengusung tema “Optimalisasi Pelaksanaan Program MBG 3B untuk Luwu Timur Juara” dan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Selasa (21/04/2026). @Jejakfakta/dok. Istimewa
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Luwu Timur menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DP2KB Tahun 2026, dengan mengusung tema “Optimalisasi Pelaksanaan Program MBG 3B untuk Luwu Timur Juara” dan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Selasa (21/04/2026). @Jejakfakta/dok. Istimewa

Kepala DP2KB Luwu Timur, Amrullah, mengatakan bahwa Rakerda ini menjadi forum konsolidasi kebijakan lintas sektor agar implementasi program Bangga Kencana berjalan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.

Jejakfakta.com, LUWU TIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting dan pembangunan keluarga berkualitas melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DP2KB Tahun 2026.

Kegiatan yang digelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kabupaten Luwu Timur ini mengusung tema “Optimalisasi Pelaksanaan Program MBG 3B untuk Luwu Timur Juara” dan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Selasa (21/04/2026).

Rakerda dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Setda Luwu Timur, Drs. Askar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan program pembangunan keluarga tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga : Wujudkan Keluarga Tangguh, Dinas PPKB Lutim Perkuat Peran Penyuluh KB Lewat Sosialisasi Ketahanan Keluarga

Menurut Askar, forum Rakerda menjadi momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) 3B sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia di Luwu Timur.

“Fokus utama pemerintah saat ini adalah percepatan penurunan stunting yang diarahkan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non PAUD,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pengendalian penduduk dan pembangunan keluarga merupakan pondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.

Baca Juga : Hari Posyandu Nasional 2026, Ketua TP PKK Gowa Soroti Peran Kader sebagai Garda Terdepan Kesehatan Ibu dan Anak

Sementara itu, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Shodiqin, menjelaskan bahwa isu kependudukan dan pembangunan keluarga menjadi dua prioritas utama pemerintah.

Menurutnya, pengendalian pertumbuhan penduduk harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas keluarga, termasuk kesehatan ibu dan anak, penguatan peran ayah dalam keluarga, penanganan stunting, hingga peningkatan kualitas hidup lansia.

“Masalah kependudukan berkaitan dengan pengendalian pertumbuhan penduduk, sedangkan pembangunan keluarga mencakup kesehatan ibu dan anak, peran ayah, stunting, dan kualitas lansia,” jelas Shodiqin.

Baca Juga : Melinda Aksa Turun ke Posyandu, Dorong Transformasi Layanan Kesehatan Ibu-Anak di Makassar

Di sisi lain, Kepala DP2KB Luwu Timur, Amrullah, mengatakan bahwa Rakerda ini menjadi forum konsolidasi kebijakan lintas sektor agar implementasi program Bangga Kencana berjalan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.

Ia menambahkan, tujuan utama kegiatan ini adalah menyelaraskan kebijakan pusat dan daerah sekaligus memastikan program MBG tepat sasaran bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non PAUD.

“Melalui Rakerda ini, kami ingin memastikan integrasi program makanan bergizi gratis dengan target penurunan stunting nasional dapat berjalan optimal di daerah,” kata Amrullah.

Baca Juga : Gerakan Bumil Sehat Jadi Garda Depan Luwu Timur Cegah Stunting Sejak Masa Kehamilan

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Tahun 2025–2029 kepada Kepala Perwakilan Kemendukbangga Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bentuk komitmen perencanaan pembangunan kependudukan jangka menengah di Luwu Timur.

Rakerda turut dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Kemendukbangga Provinsi Sulawesi Selatan, kepala OPD, camat, kepala puskesmas, TP PKK, serta peserta rapat kerja daerah lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Rakerda DP2KB Luwu Timur 2026 #Program MBG 3B #penurunan stunting Luwu Timur #bangga kencana #DP2KB Luwu Timur #makanan bergizi gratis #pembangunan keluarga #BKKBN Sulsel #kesehatan ibu dan anak #program keluarga berencana
Youtube Jejakfakta.com