Selasa, 31 Januari 2023 22:19

Produsen Timbun Minyak Goreng Akibatkan Kelangkaan dan Harga Naik

Editor : Herlina
Harga minyak goreng merek dagang Minyakita yang juga mengalami kenaikan harga. (Dok. Jejakfakta.com/int)
Harga minyak goreng merek dagang Minyakita yang juga mengalami kenaikan harga. (Dok. Jejakfakta.com/int)

Dari tiga produsen minyak goreng, dua produsen yang memang masih mengalami kekosongan.

Sepekan terakhir, minyak goreng di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengalami kelangkaan dan dijual di atas harga eceran tertinggi (HET). Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mencari tahu penyebabnya.

Kepala Kantor Wilayah KPPU VI Makassar, Hilman Pudjiana pun mengaku, pihaknya telah mengecek stok minyak goreng kemasan maupun minyak goreng curah baik di pasar, pengecer hingga stasiun booking minyak. 

Dia menyebut dari tiga produsen yang dimaksud, ada dua produsen yang memang masih mengalami kekosongan. Sementara satu produsen lainnya mengaku bahwa stok minyaknya diperuntukkan untuk industri. "Stok yang masih ada kami temukan itu PT Smart Sinar Mas," sebut Hilman.

Baca Juga : Harga Cabai Besar di Pasar Toddopuli Tembus Rp60 Ribu Jelang Idul Adha

Pihaknya telah menempuh upaya persuasif kepada produsen tersebut agar mengeluarkan stoknya untuk masyarakat, untuk mencegah terjadinya kelangkaan stok minyak goreng lagi, utamanya menjelang Ramadan.

"Kami bersama dengan Dinas Perdagangan, kami sudah melakukan upaya persuasif ke produsen tersebut karena kondisi di pasar tidak ada pasokan minyak curah," sebut Hilman.

Pemprov Sulsel pun juga melakukan langkah antisipasi secepatnya. Dan Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesejahteraan, Ichsan Mustari Sulsel, Ichsan Mustari menerim laporan ada produsen minyak goreng yang berupaya menimbun.

Baca Juga : Dorong Ekonomi Berkelanjutan, Wali Kota Makassar Kolaborasi bersama KPPU Jaga Persaingan Usaha

 "Kami pun meminta Dinas Perdagangan, segera melaporkan temuan itu ke Satuan Tugas (Satgas) Pangan, agar persedian minyak goreng terjaga sebagai upaya pengendalian inflasi," tegas Ichsan.

Hanya saja dia mengaku tidak tau siapa produsen yang dimaksud. "Yang penting ini sudah ditangani Satgas Pangan agar tidak terjadi kelangkaan. Apalagi ini jelang Ramadan, pasti kebutuhan meningkat," akunya.

Di Sulsel, diketahui, ada tiga produsen minyak goreng, yaitu PT Smart Sinar Mas, PT Tanjung Sarana Lestari dan PT Mas Argo.

Baca Juga : Bulog Makassar Jamin Stok Beras Aman Selama Natal 2024 dan Tahun Baru 2025

Dari pantauan di pasar tradisional, harga minyak goreng curah di kisaran Rp16 ribu hingga Rp25 ribu per liter. Bahkan harga Minyakita yang diluncurkan Kementerian Perdagangan yang mencantumkan HET di kemasannya Rp14 ribu, dijual antara Rp15 ribu sampai Rp20 ribu. (**)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Minyak goreng #Satgas Pangan #KPPU
Youtube Jejakfakta.com