Jejakfakta.com, Makassar - Bagaimana nasib pedagang Blok B, Pasar Sentral Kota Makassar semenjak si jago merah melalap pada 27 Desember 2022 lalu? Sudah satu bulan telah berlalu, sudah satu bulan pula para pedagang tidak menjual.
Para pedagang pun gotong royong membangun kembali tempat secara swadaya atau secara mandiri.

Salah seorang pedagang Blok B, sebut saja Sitti (nama samaran) mengatakan ia kembali membangun kios yang sudah terbakar dengan swadaya menggunakan yang dikerjakan oleh pihak ketiga.
Baca Juga : Revitalisasi Pasar Sentral Makassar, Munafri Siapkan Konsep Baru untuk UMKM dan Pariwisata
"Tidak (bukan bantuan), mandiri, nanti disuruh bayar ki nanti kalau jadi mi ini disuruh bayar. Ini ada yang tender, nanti kita bayar disitu," ujarnya pedagang kepada reporter jejakfakta.com, Selasa (31/1/2022).
Terpisah, Dirut PD Pasar Makassar, Iksan Abduh mengatakan, bahwa pembangunan yang dikerjakan saat ini, itu merupakan swadaya pedagang.
"Anggarannya itu menggunakan swadaya masayarakat," jelas Iksan Abduh kepada jejakfakta.com saat di temui di kantor PD. Pasar Makassar, di Jl. Kerung-kerung, Selasa (31/1/2022).
Baca Juga : Relokasi PKL di Tamalanrea, Pemkot Makassar Pulihkan Fungsi Trotoar dan Drainase
Abduh mengatakan, kios yang sementara yang dikerjakan berada di jalan Cokroaminoto. Dan kios tersebut sifatnya sementara, sebab berada di area jalan atau mengambil satu bagian jalan diantara dua arus jalan tersebut.
Lokasi tersebut dipakai setelah mendapat rekomendasi dan ada izin dari Polres Pelabuhan Makassar.
"Jadi pembangunan pasar sentral di jalan Cokroaminoto ini alhamdulillah kita sudah mulai, kita sudah mendapatkan rekomendasi dan surat izin dari Polres Pelabuhan dan sudah mendapat rekomendasi dari pemerintah Kota Makassar," terangnya.
Baca Juga : Turun Hadapi Pendemo, Munafri Pilih Dialog: Pedagang Dipersilakan Cari Nafkah, Asal Tertib dan Aman
Abduh menjelaskan, terkait pembangunan kios sifatnya sementara. "Cuman itu sifatnya sementara nanti kalau kita sudah bangun kembali, ini yang eks-kebakaran dan kalau sudah selesai maka sudah tidak bisa lagi ditempati yang penampungan sementara ini," katanya.
Reporter Jejakfakta.com, Selasa (31/1/2023) sekitar pukul 13.00 memantau di lokasi jalan cokroaminoto, tampak sejumlah potongan kanal C tersusun dan terlihat sejumlah tukang yang sementara bekerja yang akan membangun kios sementara pedagang.
Kepala Tukang, Mamat (48) mengatakan, bahwa kios yang ia bangun kurang lebih 900 dan luas setiap kios berukuran dua kali satu setengah.
Baca Juga : Belum Setahun Menjabat, Direksi Baru Perumda Pasar Makassar Raya Sukses Setor Dividen Rp1,3 Miliar
"Dua kali satu setengah. InsyaAllah 900, kan gantinya pas yang kebakaran kan," jelasnya.
Sementara untuk lahan eks-kebakaran, Iksan Abduh mengaku akan dibangun kembali dan semua pedagang akan diminta kembali mengisi kios tersebut, meski tak jelas kapan akan dibangun.
"InsyaAllah kita akan bangun, nanti kalau sudah dibangun kita akan arahkan," katanya.
Baca Juga : Pemkot Makassar Upayakan Penyelesaian Sengketa Lahan Pasar Pannampu dengan Mediasi Terpadu
Dalam waktu dekat, PD Pasar Makassar Raya akan merancang dengan konsep investasi.
"Kita baru mau rapatkan, mau bicarakan, bikin telaahnya seperti apa kedepannya dan rencananya lelang investasi," jelasnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




