Hujan deras di Kota Parepare Sulawesi Selatan, akibatkan tanah longsor dan banjir. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parepare, Irma Suryani menyebutkan banjir terjadi sejak petang.
Akibat longsor, dua warga di Jalan Kesuma Timur, Kota Parepare, Sulsel dikabarkan tertimbun tanah longsor saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, hingga Rabu (1/2) malam.

"Kejadiannya sekitar pukul 20.40 wita tadi laporan tanah longsor, dan ada warga tertimbun di lokasi, dua jiwa. Sementara dalam proses evakuasi dan penanganan," ungkap Irma dalam keterangan tertulisnya.
Baca Juga : Kunjungi Sekretariat Golkar Parepare, IAS Ingatkan Kader Pentingnya Kemampuan Adaptasi
BPBD Parepare pun melaporkan, hingga pukul 21.30 Wita, Rabu (1/2) mereka mencatat sebanyak 13 titik lokasi bencana di wilayah Parepare.
"Diperkirakan, kondisi ini akan terus di update BPBD. Saat ini 13 titik atau lokasi kejadian (bencana), 11 titik adalah bencana banjir dan dua titik itu bencana tanah longsor," terang Irma.
Irma menambahkan, hujan deras terjadi di wilayah Parepare sejak pukul 17.30 Wita mengakibatkan luapan air di Parepare. Selain hujan deras juga disertai dengan angin kencang, dampak kerusakannya itu ada beberapa rumah warga warga dan kendaraan yang terendam.
Baca Juga : Operasi SAR KM Nurul Salsa Hari Kedelapan, Tim SAR Fokus Sisir Kepulauan Sabalana hingga Arah NTB
Hingga saat ini tim TRC-PB dan staf BPBD melakukan evakuasi dan penanganan terhadap para warga dari kejadian tersebut," tambahnya.
Pihak Basarnas Sulsel juga sudah mengerahkan tim ke beberapa titik bencana di Parepare. Karena sejumlah fasilitas umum, seperti Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di perbatasan kota Parepare dan Kabupaten Barru terendam banjir bandang tersebut.
Kepala Operasi Basarnas Sulsel, Muhammad Rizal mengatakan, tim dari Basarnas yang berada di Parepare sementara melakukan evakuasi bersama tim BPBD Parepare dan tim SAR Brimob Polda.
Baca Juga : Operasi SAR KM Nurul Salsa Diperpanjang 3 Hari, Penemuan Dua Jenazah di Hari Ketujuh Jadi Pertimbangan
Bahkan beredar sejumlah rekaman video banjir bandang Parepare jadi viral di berbagai platform media sosial (Medsos). (**)
Data 13 lokasi dan waktu kejadian bencana di Parepare:
19.03, evakuasi warga di depan SMK 1, Kelurahan Lumpue, Bacukiki Barat.
Baca Juga : Empat DPD II Tambah Barisan, IAS Kantongi 22 Dukungan dan Kian Kuat Menuju Kursi Golkar Sulsel
19.05, evakuasi warga di Kullangnge, Kelurahan Wattang Bacukiki, Bacukiki.
19.30, evakuasi dan pemantauan warga Lontangnge, Kelurahan Wattang Bacukiki, Bacukiki.
19.50, evakuasi warga di BTN Savaras.
19.47, tanah longsor, Jalan Jenderal Sudirman, SMA Negeri 2, Kelurahan Cappa Galung, Bacukiki Barat.
20.09, evakuasi warga orang tua dan balita di Perumnas Wekke'e, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki.
20.20, Tegal, sebelum jembatan, evakuasi warga.
20.23, evakuasi warga di BTN pondok Bahagia, Bambu Runcing.
20.24, Jalan Lingkar, dekat jembatan, evakuasi warga Lapadde, Ujung.
20.31, evakuasi warga di lorong Damai 1, Kelurahan Wattang Soreang, Kecamatan Soreang.
20.35, Taman Falem blok F.22, BTN Pepabri pintu 3, evakuasi warga, Kelurahan Papadde, kecamatan Ujung.
20 37, Jalan Pendidikan, dekat SMA Negeri 3, evakuasi warga.
20.40, tanah longsor, Jalan Kesuma Timur, evakuasi warga yang tertimbun dua jiwa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




