Kamis, 02 Februari 2023 11:59

Korban Hilang Terseret Banjir Parepare Ditemukan tidak Bernyawa

Editor : Herlina
Evakuasi korban banjir parepare. (Dok. Jejakfakta.com/BPBD Sulsel)
Evakuasi korban banjir parepare. (Dok. Jejakfakta.com/BPBD Sulsel)

Ada tiga bencana hidrometeorologi yang terjadi di Parepare, yaitu banjir, tanah longsor dan angin kencang.

Korban hilang terseret banjir di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, akhirnya ditemukan, Kamis (2/1). Hanya saja, Fitriani, 41 tahun, warga Jalan Tegal 1, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa lagi.

Korban meninggalkan suami bernama Ramli, 43 tahun, dan tiga orang anak, serta seorang cucu. "Sekitar jam 7 malam air tiba-tiba deras dan menyeretnya," kata Ramli dengan mata berkaca-kaca.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Amson Padolo dalam keterangan tertulisnya mengatakan ada tiga bencana hidrometeorologi yang terjadi di Parepare, yaitu banjir, tanah longsor dan angin kencang.

Baca Juga : Trotoar Jalan Tinumbu Ditata Ulang, Hak Pejalan Kaki Kembali dan Drainase Optimal

"Banjir, tanah longsor dan angin kencang terjadi Rabu 1 Februari petang, hingga Kamis (2/1) dini hari. Sejak semalam tim reaksi cepat penanggulangan bencana sudah turun melakukan evakuasi dan assesmen, apa saja yang dibutuhkan di lokasi bencana," kata Amson.

Data lokasi dan waktu kejadian bencana di Parepare: 

1. Jam 19.03, evakuasi warga di depan SMK 1 Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat.

Baca Juga : Respons Cepat Aduan Warga, BPBD Makassar Turun Bersihkan Kanal Bara-Baraya Timur

2. Jam 19.05, evakuasi warga di Kullangnge, Kelurahan Wattang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki.

3. Jam 19.30, evakuasi & pemantauan warga di Lontangnge, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat.

4. Jam 19.50, BTN Savaras, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung.

Baca Juga : Satgas Drainase Bergerak Cepat, Genangan di Titik Viral Pettarani Berhasil Surut

5. Jam 19.47, tanah longsor, Jalan Jendral Sudirman, pagar SMA Negeri 2, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat.

6. Jam 20.09, evakuasi warga, di Perumnas Wekke'e, Kelurahan Lompoe, Kecamatan Bacukiki.

7. Jam 20.20, Tegal, sebelum jembatan, evakuasi warga. Kelurahan Lapadde, Kecamatan jung.

Baca Juga : Mentan Amran Turun Langsung ke Bone, Salurkan Bantuan Rp9 Miliar untuk Korban Banjir

8. Jam 20.23, evakuasi warga di BTN Pondok Bahagia, Bambu Runcing, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat.

9. Jam 20.24, Jalan Lingkar Lapadde, dekat jembatan, evakuasi warga, Keluarahan Lapadde, Kecamatan Ujung.

10. Jam 20.31, evakuasi warga yang sakit bersama call center 112, belakang indomaret, Lorong Damai 1, Kelurahan Wattang Soreang, Kecamatan Soreang.

Baca Juga : BPBD Luwu Timur Percepat Penanganan Banjir dan Abrasi di Balo-Balo dan Mabonta, Tanggul Darurat Segera Dibangun

11. Jam 20.35, evakuasi warga di Perumahan Palem, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung.

12. Jam 20 37, Jalan Pendidikan, dekat SMA Negeri 3, evakuasi warga, Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang.

13. Jam 20.40, tanah longsor, Jalan Kesuma Timur, ada warga yang tertimbun 3 korban. Korban sementara menerima perawatan oleh tim medis. Keluarahan Kampung Baru, Kecamatan Bacukiki Barat.

14. Jam 21.01, BTN Beringin, Jalan Beringin, evakuasi warga, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat.

15. Jam 21.17, Longsor pondasi rumah warga, RW/RT 08/01, Kelurahan Labukkang, Kecamatan Ujung.

16. Jam 22.04, evakuasi anak kecil terjebak, di Jalan Jendral Ahmad Yani, belakang kantor BRI Unit Lapadde, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung.

17. Jam 22.43, evakuasi warga, BTN Mappangangka, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat.

18. Jam 01.16 (dini hari), pohon tumbang di Jalan poros Tegal, menutupi bahu jalan, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Bencana Hidrometeorologi #Banjir #longsor #Angin kencang #BPBD #Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Youtube Jejakfakta.com