Jejakfakta.com, GOWA – Raut bahagia bercampur haru terlihat saat ratusan jemaah haji asal Kabupaten Gowa tiba di Asrama Haji Sudiang Makassar, Jumat (5/6/2026). Setelah menjalani rangkaian ibadah haji selama kurang lebih 40 hari di Tanah Suci, para jemaah akhirnya kembali berkumpul bersama keluarga tercinta.
Kepulangan Jemaah Haji Kloter 5 itu disambut langsung oleh Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, yang mengaku bersyukur seluruh jemaah dapat kembali dalam kondisi sehat dan selamat.

“Alhamdulillah, tentu kami sangat bahagia dan bangga melihat para jemaah haji asal Kabupaten Gowa kembali dengan sehat dan selamat. Kini mereka bisa kembali berkumpul bersama keluarga,” ujar Husniah.
Baca Juga : 167 Mahasantri Gowa Diwisuda, Program Satu Desa Satu Hafiz Cetak Sarjana Qurani Berprestasi
Sebanyak 387 jemaah tergabung dalam kloter pertama asal Gowa atau Kloter 5 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Namun, satu orang dinyatakan wafat saat menjalankan ibadah di Tanah Suci sehingga total jemaah yang tiba berjumlah 386 orang.
Bupati Gowa menyebut musim haji tahun 2026 menjadi salah satu yang terbesar bagi Kabupaten Gowa dengan total 1.452 jamaah yang diberangkatkan.
“Tahun ini kuota kita terbanyak. Kita bersyukur para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan baik dan kembali ke daerah dalam keadaan sehat. Ke depan, pelayanan dan pembinaan akan terus menjadi perhatian utama,” tambahnya.
Baca Juga : Sambut Jemaah Haji Kloter 17, Munafri Ajak Haji Mabrur Jadi Penggerak Pembangunan di Makassar
Di tengah suasana bahagia, Pemerintah Kabupaten Gowa juga menyampaikan duka cita atas wafatnya satu jemaah asal Kecamatan Somba Opu yang meninggal dunia di Madinah.
“Kami turut berduka cita. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga diberikan ketabahan,” ucap Husniah.
Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa, Alim Bahri, mengapresiasi perhatian Bupati Gowa yang hadir langsung menyambut para jemaah.
Baca Juga : Bupati Husniah Talenrang Turun Langsung Pastikan Pelayanan Kesehatan Menjangkau Masyarakat
“Beliau sangat bahagia melihat para jemaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat. Ini menjadi bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat,” katanya.
Menurut Alim Bahri, jemaah yang wafat diketahui berasal dari Kecamatan Somba Opu dan sempat menjalani perawatan di Madinah sebelum meninggal dunia.
“Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” tutupnya. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




