Jejakfakta.com, MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar membuka peluang sinergi dengan komunitas pengemudi ojek online (ojol) untuk memperkuat program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kesejahteraan pekerja sektor informal. Langkah awal yang didorong adalah pendataan menyeluruh terhadap sekitar 5.000 anggota Persaudaraan Mitra Makassar (PMM).
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, saat menerima audiensi jajaran pengurus Persaudaraan Mitra Makassar (PMM) di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Makassar, Jumat (26/6).

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat sebagai ajang silaturahmi sekaligus perkenalan organisasi yang menaungi ribuan pengemudi ojek online di Kota Makassar. Audiensi juga dihadiri perwakilan Dinas Perhubungan, Dinas Ketenagakerjaan, dan Dinas Sosial Kota Makassar.
Baca Juga : 67 Sekolah Swasta Digratiskan, Appi Pastikan Siswa Tak Lolos SPMB Tetap Bisa Sekolah
Dalam kesempatan itu, Ketua PMM, Muhammad Jamal, menyampaikan sejumlah aspirasi terkait peningkatan kesejahteraan para pengemudi ojol. Ia berharap Pemerintah Kota Makassar dapat menghadirkan program pelatihan keterampilan, peningkatan kompetensi, serta pemberdayaan ekonomi bagi anggota PMM.
Menurutnya, mayoritas anggota menggantungkan penghasilan dari profesi sebagai pengemudi ojek online. Karena itu, peningkatan kapasitas dinilai penting agar mereka memiliki peluang usaha maupun pekerjaan yang lebih luas.
Selain pelatihan, PMM juga mengungkapkan masih adanya kendala yang dihadapi sebagian anggotanya, terutama terkait akses layanan kesehatan dan perlindungan sosial. Organisasi tersebut berharap pemerintah dapat memfasilitasi berbagai program yang mendukung kesejahteraan anggota beserta keluarganya.
Baca Juga : Munafri Lepas Peserta Jalan Sehat, Semarak HUT Bhayangkara ke-80 Warnai Car Free Day di Makassar
PMM juga menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan yang ramah, sopan, dan profesional kepada masyarakat maupun tamu yang berkunjung ke Makassar. Menurut mereka, pengemudi ojol memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi kota.
Menanggapi hal tersebut, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi atas kontribusi para pengemudi ojek online terhadap pelayanan masyarakat dan aktivitas perkotaan.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Makassar telah memiliki sejumlah program sosial dan peningkatan kapasitas SDM yang dapat disinergikan dengan kebutuhan para anggota PMM. Namun, pelaksanaan program tersebut membutuhkan basis data yang akurat agar tepat sasaran.
Baca Juga : Aliyah Soroti Inovasi Bank Sampah, Gunung Sari Dipoles Jadi Kandidat Kuat Kelurahan Berprestasi 2026
Aliyah meminta PMM segera melakukan pendataan anggota secara lengkap berdasarkan wilayah domisili serta memetakan kebutuhan masing-masing anggota.
Data tersebut nantinya akan menjadi dasar koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Dinas Sosial dan Dinas Ketenagakerjaan, untuk menyusun program pelatihan, pemberdayaan ekonomi, hingga perlindungan sosial secara bertahap.
"Pendataan dan pemetaan kebutuhan menjadi langkah awal agar program yang dimiliki pemerintah dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan anggota PMM, sehingga pelaksanaannya lebih efektif dan tepat sasaran," ujar Aliyah.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi awal kolaborasi yang lebih erat antara Pemerintah Kota Makassar dan Persaudaraan Mitra Makassar dalam meningkatkan kualitas SDM sekaligus memperkuat kesejahteraan para pengemudi ojek online di Kota Makassar. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




