Senin, 29 Juni 2026 10:31

Harganas 2026, Wali Kota Makassar Dorong Penguatan Tiga Pilar Keluarga demi Wujudkan SDM Unggul

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memimpin Apel Peringatan Harganas 2026 di Halaman Balai Kota Makassar, Senin (29/6/2026).  @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat memimpin Apel Peringatan Harganas 2026 di Halaman Balai Kota Makassar, Senin (29/6/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan penguatan tiga pilar keluarga pada Harganas 2026 sebagai fondasi mencetak SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 dimanfaatkan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, untuk menegaskan pentingnya penguatan keluarga sebagai fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Pesan tersebut disampaikan Munafri saat memimpin Apel Peringatan Harganas 2026 di Halaman Balai Kota Makassar, Senin (29/6/2026).

Dalam amanatnya, wali kota yang akrab disapa Appi itu menegaskan bahwa Harganas bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk mengevaluasi sejauh mana keluarga mampu menjadi tempat tumbuhnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Baca Juga : Makassar Sukses Jadi Tuan Rumah UCMAS National Competition 2026, Aliyah Dorong Masuk Agenda Nasional Tahunan

"Hari Keluarga Nasional bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah refleksi nasional. Sudahkah keluarga kita menjadi tempat bernaung yang aman, tangguh, dan mampu melahirkan generasi pemenang," ujarnya.

Munafri menilai keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi sangat bergantung pada kualitas keluarga. Menurutnya, bonus demografi justru dapat berubah menjadi beban apabila tidak diiringi peningkatan kualitas SDM sejak dini.

"Transformasi kualitas SDM tidak dimulai dari bangku sekolah ataupun dunia kerja, tetapi dari dalam rahim ibu dan pola pengasuhan di lingkungan keluarga," tegasnya.

Baca Juga : LONTARA+ Raih Penghargaan Nasional, Bukti Transformasi Digital Pemkot Makassar Makin Diakui

Karena itu, Appi mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Makassar menjadi teladan dalam memperkuat tiga pilar pembangunan keluarga, yakni kesehatan, pendidikan karakter, dan ketahanan mental.

Ia menekankan pentingnya pemenuhan gizi selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan sebagai langkah mencegah stunting, membangun karakter anak melalui pendidikan di rumah, serta menciptakan lingkungan keluarga yang sehat secara emosional.

Selain itu, Munafri memberi perhatian khusus terhadap peran ayah dalam pengasuhan anak. Menurutnya, kehadiran seorang ayah tidak cukup hanya secara fisik, tetapi juga harus hadir secara emosional dalam proses tumbuh kembang anak.

Baca Juga : Respons Kilat Dinsos Makassar, Lansia Terlantar di Bawah Fly Over Berhasil Dipulangkan ke Keluarga

"Jangan biarkan anak-anak kita tumbuh dalam fenomena fatherless, di mana ayah hadir secara fisik tetapi absen secara psikologis," katanya.

Appi juga mengingatkan pentingnya membangun komunikasi yang hangat di tengah keluarga, termasuk mengendalikan penggunaan gawai agar tidak menggantikan interaksi antaranggota keluarga.

"Jangan biarkan meja makan sunyi karena semua sibuk menatap layar. Peluk anak-anak, ajak mereka berdialog, dan batasi screen time pada hal-hal yang produktif," pesannya.

Baca Juga : Usai Penertiban PKL, Dinas PU Makassar Kebut Normalisasi Drainase dan Perbaikan Trotoar

Menurutnya, berbagai persoalan sosial seperti perundungan, tawuran pelajar, pergaulan bebas hingga penyalahgunaan narkoba berakar dari melemahnya fungsi keluarga. Karena itu, rumah harus menjadi benteng pertama dalam melindungi anak dari berbagai ancaman sosial.

"Jadikan rumah sebagai tempat yang paling aman dan paling dirindukan, sehingga ke mana pun anak melangkah, kehangatan keluarga akan selalu menarik mereka kembali ke jalan yang benar," tuturnya.

Menutup amanatnya, Munafri mengajak seluruh masyarakat menjadikan keluarga sebagai titik awal pembangunan bangsa. Ia menegaskan bahwa pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi tidak akan berarti tanpa SDM yang sehat, berkarakter, dan memiliki ketahanan mental.

Baca Juga : Respons Dugaan Pungli Pengisian Kepsek, Munafri Perintahkan Inspektorat Periksa Seluruh Pihak

"Mari kita bangun keluarga Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter mulia agar siap memetik bonus demografi dan mewujudkan Indonesia Emas 2045," pungkasnya. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Harganas 2026 #Hari Keluarga Nasional 2026 #Munafri Arifuddin #Pemkot Makassar #SDM unggul #indonesia emas 2045 #bonus demografi #Ketahanan Keluarga #Stunting #fatherless #pengasuhan anak #ASN Makassar #keluarga Indonesia
Youtube Jejakfakta.com