Ahad, 12 Juli 2026 23:51

HUT Dekranas dan HKG PKK 2026 Dongkrak Ekonomi Makassar, Transaksi Capai Rp5 Miliar dan Perputaran Uang Tembus Rp100 Miliar

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Ketua TP PKK Kota Makassar yang juga Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, saat acara penutupan acara 46 Tahun Dekranas di Makassar. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Ketua TP PKK Kota Makassar yang juga Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, saat acara penutupan acara 46 Tahun Dekranas di Makassar. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

HUT Dekranas ke-46 dan HKG PKK ke-54 di Makassar menghasilkan transaksi sekitar Rp5 miliar dengan perputaran ekonomi lebih dari Rp100 miliar, sekaligus menggerakkan UMKM, pariwisata, dan sektor perhotelan.

Jejakfakta.com, MAKASSAR – Penyelenggaraan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-46 Tahun 2026 memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi Kota Makassar. Selain mendorong pertumbuhan UMKM dan sektor kerajinan, kegiatan berskala nasional ini juga menggerakkan sektor pariwisata, kuliner, transportasi, hingga perhotelan.

Selama rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 8–12 Juli 2026 untuk agenda Sulawesi Selatan dan 9–12 Juli 2026 untuk agenda nasional Dekranas, Makassar menjadi pusat aktivitas ribuan peserta dari seluruh Indonesia.

Hingga 11 Juli 2026, total transaksi seluruh stan pameran mencapai Rp4.157.212.250. Dari jumlah tersebut, stan peserta asal Sulawesi Selatan membukukan transaksi sebesar Rp1.012.340.400 atau sekitar 24,3 persen dari total transaksi nasional. Hingga penutupan acara, total transaksi diperkirakan mencapai sekitar Rp5 miliar.

Baca Juga : HUT Dekranas 2026 Resmi Ditutup, Tito Karnavian Sebut Makassar Catat Sejarah Baru

Secara keseluruhan, penyelenggaraan HKG PKK ke-54 dan HUT Dekranas ke-46 diperkirakan menghasilkan perputaran ekonomi lebih dari Rp100 miliar.

Ketua TP PKK Kota Makassar yang juga Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa, mengatakan Pemerintah Kota Makassar memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

"Perayaan HUT Dekranas dan HKG PKK ini tuan rumah utamanya memang Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Namun karena pelaksanaannya berlangsung di Kota Makassar, tentu kami memberikan dukungan penuh terhadap seluruh kegiatan yang dilaksanakan," ujarnya usai menghadiri penutupan HKG PKK ke-54 dan HUT Dekranas ke-46 di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Minggu (12/7/2026).

Baca Juga : Makassar Raih Penghargaan Nasional Wastra dan Kriya, Appi Siapkan Langkah Besar Perkuat Industri Kreatif Lokal

Menurut Melinda, dukungan tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif Dekranasda Kota Makassar dalam berbagai kegiatan, mulai dari pameran kerajinan, festival kuliner, hingga promosi produk unggulan UMKM binaan.

Pada pameran di TSM Makassar, booth Dekranasda Kota Makassar menjadi salah satu yang paling banyak dikunjungi. Berbagai produk unggulan dipamerkan, mulai dari kain tenun Lagosi, baju bodo, tas anyaman, perhiasan handmade, aksesori, hingga aneka kerajinan khas Makassar.

Salah satu produk yang paling diminati adalah minyak gosok tradisional khas Makassar yang mencatat penjualan cukup tinggi selama pameran berlangsung.

Baca Juga : Melinda Aksa Tegaskan Komitmen Perkuat Gerakan PKK, Hadiri Puncak HKG PKK Nasional ke-54 di Makassar

Selain itu, Dekranasda Kota Makassar juga berpartisipasi dalam Festival Kuliner "Satu Kota 1000 Rasa" di Lapangan Hasanuddin yang melibatkan 115 pelaku UMKM.

Melinda berharap momentum HUT Dekranas menjadi kesempatan memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Makassar ke tingkat nasional.

Namun, menurutnya, pekerjaan terbesar justru dimulai setelah kegiatan berakhir, yakni memastikan pelaku UMKM terus mendapatkan pendampingan agar mampu meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar.

Baca Juga : Dekranasda Luwu Timur Promosikan Kriya Unggulan di Puncak HUT ke-46 Dekranas

"Artinya kita harus terus menggali potensi produk lokal yang dimiliki kota ini dan memperkuat pembinaan kepada para pelaku UMKM," katanya.

Cetak Penenun Baru

Melinda memastikan program pembinaan UMKM dan pengembangan industri kerajinan akan terus berlanjut, termasuk mencetak penenun baru yang mampu menghasilkan kain tenun khas Makassar.

Baca Juga : Munafri Perkenalkan Makassar sebagai Kota Kuliner kepada Istri Wapres, 151 UMKM Meriahkan Festival "Satu Kota 1000 Rasa"

Program tersebut akan dijalankan bekerja sama dengan Cita Tenun Indonesia (CTI) dengan target melahirkan penenun baru yang mampu menghasilkan motif khas Makassar.

"Kami sedang mencari sekitar 20 orang yang memiliki pengalaman menenun untuk mengikuti pelatihan selama satu tahun," ujarnya.

Saat ini, kata Melinda, baru sekitar 10 calon penenun yang telah terdata. Pelatihan direncanakan dimulai pada Agustus hingga September 2026.

Ia berharap program tersebut mampu melahirkan identitas baru wastra Kota Makassar melalui motif tenun khas daerah.

Pengunjung Tembus 180 Ribu Orang

Sementara itu, Ketua Panitia Harian HUT Dekranas ke-46, Sukarniaty Kondolele, mengatakan penyelenggaraan HKG PKK dan HUT Dekranas menjadi momentum promosi produk kerajinan, wastra, serta UMKM dari seluruh Indonesia.

Sebanyak 203 stan diikuti peserta dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia yang menampilkan produk unggulan berupa wastra, fesyen, aksesori, kriya, hingga berbagai produk berbasis kearifan lokal.

Menurut Sukarniaty, hingga 11 Juli 2026 jumlah pengunjung tercatat mencapai sekitar 180.000 orang, dengan rata-rata 30.000–40.000 pengunjung setiap hari.

Pada puncak peringatan HUT Dekranas ke-46, jumlah pengunjung bahkan diperkirakan mencapai 80.000 orang dalam sehari.

"Tingginya angka kunjungan menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap produk kerajinan, wastra, dan ekonomi kreatif, sekaligus memperlihatkan tingginya kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan event nasional di Kota Makassar," ujarnya.

Hotel Penuh, Ekonomi Bergerak

Selain transaksi di area pameran, Sukarniaty menyebut penyelenggaraan event nasional tersebut memberikan efek berganda terhadap berbagai sektor ekonomi.

Lebih dari 3.000 peserta resmi hadir di Makassar, belum termasuk pendamping dan wisatawan. Kondisi tersebut membuat tingkat hunian hotel di Makassar mencapai full booked.

Dampak positif juga dirasakan sektor transportasi, restoran, pusat kuliner, jasa perjalanan wisata, pusat oleh-oleh, destinasi wisata, hingga pelaku UMKM.

"Secara keseluruhan, perputaran ekonomi yang dihasilkan diperkirakan mencapai lebih dari Rp100 miliar. Ini menunjukkan bahwa event nasional mampu menjadi instrumen strategis dalam menggerakkan ekonomi daerah melalui sektor perdagangan, jasa, pariwisata, dan ekonomi kreatif," kata Sukarniaty.

Ia berharap keberhasilan penyelenggaraan HUT Dekranas ke-46 menjadi momentum memperkuat pemberdayaan UMKM, memperluas promosi produk unggulan daerah, sekaligus mengukuhkan Sulawesi Selatan sebagai pusat pengembangan industri kerajinan, wastra, ekonomi kreatif, dan pariwisata.

Sementara itu, Ketua PHRI Sulawesi Selatan, Anggiat Sinaga, mengatakan hampir seluruh hotel di Makassar menikmati dampak positif dari penyelenggaraan HUT Dekranas dan HKG PKK.

"Okupansi hotel diperkirakan mencapai 85 hingga 90 persen. Sebelumnya tingkat hunian hanya berada pada kisaran 40 hingga 45 persen. Ini menjadi event yang mampu menghadirkan pemerataan tingkat hunian hotel di Kota Makassar," katanya. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#HUT Dekranas 2026 #HKG PKK 2026 #Dekranas Makassar #HKG PKK Makassar #melinda aksa #dekranasda makassar #UMKM #Ekonomi #transaksi Dekranas #wastra #Cita Tenun Indonesia #PHRI Sulsel #Hotel #Wisata
Youtube Jejakfakta.com