Jejakfakta.com, LUWU TIMUR — Sebanyak 138 warga lanjut usia (lansia) di Kecamatan Towuti resmi tercatat sebagai penerima baru Program Kartu ATM Lansia dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.
Penyerahan kartu perdana tersebut berlangsung pada Senin (20/07/2026), sebagai tanda dimulainya pencairan bantuan periode Januari hingga Maret 2026 dengan nominal Rp3 juta per orang.

Secara keseluruhan di tingkat Kabupaten Luwu Timur, terdapat 1.346 lansia yang baru masuk dalam daftar penerima manfaat tahun ini dan menerima kartu ATM secara bertahap. Sementara itu, sebanyak 2.654 lansia penerima lama telah lebih dahulu menerima pencairan secara otomatis melalui rekening masing-masing.
Baca Juga : Luwu Timur Evaluasi Program Healthier Smiles, Perkuat Edukasi Kesehatan Gigi Anak di Sekolah

Untuk memudahkan penerima baru di Kecamatan Towuti, penyerahan kartu ATM dilakukan di tiga titik lokasi, yakni Kantor Camat Towuti yang melayani delapan desa, Desa Libukan Mandiri yang melayani lima desa, serta Kantor Desa Bantilang yang melayani lima desa.
Camat Towuti, Amri Mustari, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa perluasan program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah agar semakin banyak warga lanjut usia dapat menjalani masa tua dengan lebih tenang dan sejahtera.
“Ini yang kita terima untuk periode Januari sampai Maret. Bapak dan ibu akan menerima bantuan sebesar Rp3 juta. Semoga apa yang diberikan ini dapat bermanfaat dan membantu memenuhi kebutuhan bapak dan ibu sekalian,” ujar Amri.
Baca Juga : Temui Wamenkes RI, Bupati Irwan Amankan 90 Milliar Lebih Bantuan Kesehatan
Di balik angka statistik tersebut, bantuan ini menghadirkan kelegaan bagi para lansia yang baru terakomodasi dalam program tersebut. Salah satunya dirasakan Ismail Deli (78), warga Desa Matompi. Dengan mata berbinar, ia mengaku bantuan tersebut sangat meringankan beban hidupnya.
“Sangat senang dan bersyukur menerima bantuan ini. Selama ini kami hanya mengandalkan kiriman dari anak. Bantuan ini tentu sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Ismail.
Rasa haru serupa juga dirasakan Suhera (77), warga Desa Ranteangin. Lansia yang kini hidup seorang diri itu tak kuasa menahan rasa syukur saat menerima kartu ATM tersebut.
Baca Juga : Dipimpin Presiden, Bupati Luwu Timur Hadiri Rakornas TPAKD di Jakarta
“Terima kasih untuk Bapak dan Ibu Bupati. Uang ini akan saya gunakan untuk kebutuhan sehari-hari dan keperluan di rumah karena saya hanya tinggal sendiri,” tutur Suhera.
Melalui perluasan jumlah penerima manfaat yang terus bertambah setiap tahun, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berkomitmen memastikan jaminan sosial dapat menjangkau seluruh lansia yang membutuhkan di wilayah tersebut. (diolah dari sumber: IKP-Humas/Kominfo-SP)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



