Jejakfakta.com, GOWA — Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, mengikuti tahapan wawancara Jamsostek Award Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 yang berlangsung di The Rinra Hotel Makassar, Senin (20/7).
Kehadiran Bupati Gowa dalam tahapan tersebut merupakan tindak lanjut atas masuknya Pemerintah Kabupaten Gowa sebagai salah satu nominasi kategori pemerintah kabupaten/kota yang dinilai memiliki komitmen dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja.

Dalam kesempatan itu, Bupati Talenrang memaparkan berbagai langkah strategis Pemerintah Kabupaten Gowa dalam mewujudkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Baca Juga : Pemkot Makassar dan BPJS Serahkan Santunan Rp192,5 Juta untuk Ahli Waris Pekerja Rentan
“Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman kepada para pekerja, khususnya pekerja rentan. Karena itu, kami terus berupaya memperluas cakupan kepesertaan melalui kolaborasi lintas sektor dan dukungan kebijakan daerah,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, Pemkab Gowa telah menyiapkan berbagai strategi untuk mempercepat tercapainya Universal Coverage Jamsostek (UCJ). Strategi tersebut dilakukan melalui penguatan regulasi daerah, perluasan kepesertaan pekerja rentan, peningkatan kolaborasi dan sinergi lintas sektor, serta pemanfaatan sistem digital dalam pemutakhiran data dan dukungan pembiayaan yang berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan seluruh pekerja, baik formal maupun informal, memiliki akses terhadap perlindungan jaminan sosial. Kami ingin pemerintah hadir dan memberikan perlindungan bagi masyarakat yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah,” tegasnya.
Baca Juga : Bupati Gowa Salurkan Bantuan Pangan untuk 73.780 Penerima, Warga Bontonompo Dapat Beras 30 Kg
Melalui partisipasi dalam Jamsostek Award 2026, Pemerintah Kabupaten Gowa berharap berbagai inovasi dan komitmen yang telah dilakukan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan, sekaligus memperkuat sinergi dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja di Kabupaten Gowa.
“Kami berharap berbagai inovasi dan kolaborasi yang kita lakukan dapat memperkuat implementasi program jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus memperluas perlindungan bagi seluruh pekerja di Kabupaten Gowa tanpa terkecuali,” jelasnya.
Hingga tahun 2025, Kabupaten Gowa berhasil melampaui target kepesertaan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (UCJ) dengan realisasi 117.626 peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, atau mencapai 109,6 persen dari target 107.296 peserta yang telah ditetapkan.
Baca Juga : Resmikan TK Mutiara Usman, Bupati Gowa Dorong Peningkatan SDM Sejak Usia Dini
Dari total 364.034 potensi pekerja, capaian tersebut menghasilkan cakupan perlindungan sebesar 32,31 persen. Ke depan, Pemkab Gowa akan terus melakukan perluasan kepesertaan melalui berbagai strategi yang telah disiapkan.
Sementara itu, Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan yang juga Ketua Panitia Jamsostek Award, Jufri Rahman, mengatakan kehadiran Bupati Gowa pada tahapan wawancara ini merupakan tindak lanjut atas penetapan Pemerintah Kabupaten Gowa sebagai salah satu daerah yang lolos ke tahap wawancara bersama 13 kabupaten/kota lainnya di Sulsel.
Tahapan wawancara tersebut dilaksanakan hingga 22 Juli mendatang.
Baca Juga : Jembatan Kembar Barombong Mau Dibangun Pemkot Makassar, Tiga Bidang Lahannya Masih Bersengketa
“Bupati/Wali Kota yang didampingi Kepala Perangkat Daerah yang membidangi urusan ketenagakerjaan dan/atau pejabat terkait, serta pimpinan perusahaan atau badan usaha yang dinyatakan lolos seleksi, kami minta hadir mengikuti tahapan wawancara yang dilaksanakan hari ini sampai 22 Juli. Khusus hari ini yaitu Takalar dan Gowa,” sebutnya.
Pada tahapan ini, setiap kandidat diminta memaparkan inovasi dan komitmen dalam penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui presentasi singkat sebagai bagian dari proses penilaian. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




