Jejakfakta.com, MAKASSAR — Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Makassar tak sekadar diisi dengan kegiatan seremonial. GPIB Jemaat Bukit Zaitun memilih menjadikan momentum kemerdekaan sebagai ruang memperkuat semangat nasionalisme sekaligus mendorong kepedulian terhadap lingkungan.
Rangkaian kegiatan tersebut disampaikan jajaran GPIB Jemaat Bukit Zaitun saat melakukan audiensi dengan Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Selasa (11/8/2026).

Dalam audiensi itu, GPIB Bukit Zaitun memaparkan sejumlah agenda peringatan HUT ke-81 RI, di antaranya jalan santai yang terbuka untuk masyarakat umum pada 15 Agustus serta kegiatan jalan khusus jemaat pada 17 Agustus.
Baca Juga : Jawab Fraksi DPRD Makassar, Munafri Tekankan Efisiensi dan Dampak APBD 2026

Jalan santai tersebut ditargetkan diikuti sekitar 1.000 peserta. Hingga audiensi berlangsung, lebih dari 900 orang telah mendaftarkan diri.
Tak berhenti pada kegiatan olahraga dan kebersamaan, GPIB Bukit Zaitun juga menyiapkan sosialisasi pemilahan sampah pada 22 Agustus. Agenda ini diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari lingkungan masing-masing.
Ketua Majelis Jemaat GPIB Bukit Zaitun, Pendeta Salmon Bawole, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dirancang tidak hanya sebagai perayaan kemerdekaan, tetapi juga sebagai momentum menumbuhkan semangat nasionalisme, terutama di kalangan generasi muda.
Baca Juga : Pemilahan Sampah Diperkuat, 24 BSU di Kecamatan Wajo Jadi Garda Depan Sebelum Sampah ke TPA
Kegiatan sosial dan lingkungan tersebut sekaligus menjadi bentuk dukungan GPIB Bukit Zaitun terhadap program Pemerintah Kota Makassar. Melalui edukasi pemilahan sampah, masyarakat didorong membangun kebiasaan baru dalam mengelola sampah secara lebih bertanggung jawab.
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham mengapresiasi inisiatif tersebut. Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat merupakan kekuatan penting dalam membangun kota yang inklusif dan berkelanjutan.
“Terima kasih atas kunjungan dan silaturahminya. Pemerintah Kota Makassar tentu sangat mengapresiasi kegiatan positif yang akan dilaksanakan. Terima kasih juga kepada Jemaat Bukit Zaitun yang telah ikut mendukung dan membantu program-program Pemerintah Kota Makassar,” ujar Aliyah.
Baca Juga : Milad ke-45 BKMT, Aliyah Mustika Ilham Dorong Majelis Taklim Hadir dengan Manfaat Nyata
Ia menegaskan, makna kemerdekaan tidak cukup diwujudkan melalui perayaan, tetapi harus diterjemahkan dalam bentuk kepedulian dan kontribusi yang dirasakan langsung masyarakat.
“Semangat nasionalisme bukan hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui kepedulian, kebersamaan, serta kontribusi nyata untuk lingkungan dan masyarakat,” tambahnya.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmy Budiman. Ia menilai keterlibatan komunitas keagamaan dalam mengedukasi masyarakat tentang pemilahan sampah merupakan langkah positif untuk memperkuat kesadaran lingkungan.
“Kami mengapresiasi kegiatan ini dan berterima kasih karena Jemaat Bukit Zaitun telah ikut membantu program Pemerintah Kota Makassar, khususnya dalam sosialisasi pemilahan sampah,” kata Helmy.
Ia berharap edukasi tersebut dapat memperkuat pemahaman bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Audiensi tersebut turut dihadiri Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Makassar Andi Tenri Lengka B. Djemma yang mewakili Kepala Dinas Perhubungan serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Mohammad Syarief.
Baca Juga : Barongko Dibidik Go International, Wawali Makassar Dorong Kolaborasi Gastronomi dengan Prancis
Dari GPIB Jemaat Bukit Zaitun hadir Ketua Majelis Jemaat Pendeta Salmon Bawole, Ketua II Christin Sinaga, Ketua Panitia Itha Karen, Bendahara Rismawaty Tandilitin, serta Sekretaris Bidang Sherly Salim.
Kolaborasi tersebut diharapkan membuat peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Makassar memiliki makna yang lebih luas: memperkuat persatuan dan nasionalisme sekaligus mengajak masyarakat mengambil bagian dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



