Senin, 24 Agustus 2026 16:15

Antisipasi El Niño dan Perubahan Iklim, Pangkep Perkuat Kerja Sama dengan BMKG dan Salurkan Air Bersih

Editor : Editor JF
Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) bersama sejumlah pimpinan OPD berkunjung ke Kantor Balai Besar MKG Wilayah IV Makassar, Senin (24/8/2026). @jejakfaktacom/ Humas Pemda Pangkep
Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) bersama sejumlah pimpinan OPD berkunjung ke Kantor Balai Besar MKG Wilayah IV Makassar, Senin (24/8/2026). @jejakfaktacom/ Humas Pemda Pangkep

Pemkab Pangkep dan BMKG akan menindaklanjuti pertemuan tersebut melalui berbagai kegiatan edukasi kepada masyarakat.

Jejakfakta.com - PANGKEP - Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menggandeng Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar untuk memperkuat langkah antisipasi dampak El Niño dan perubahan cuaca terhadap masyarakat. Kerja sama tersebut dibahas saat Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) bersama sejumlah pimpinan OPD berkunjung ke Kantor Balai Besar MKG Wilayah IV Makassar, Senin (24/8/2026).

Bupati dan rombongan diterima oleh Kepala Balai Besar MKG Wilayah IV, Nasrol Adil, bersama jajaran.

MYL: Data BMKG untuk Edukasi Petani, Petambak, dan Nelayan

Baca Juga : Lewat Malam Taaruf, Munafri Sambut 117 Kafilah MTQ KORPRI Nasional di Makassar

Yusran mengatakan, Pemkab Pangkep membutuhkan data cuaca dan iklim BMKG sebagai dasar memberikan informasi kepada masyarakat, khususnya petani, petambak, dan nelayan.

“Kita minta beberapa data yang nantinya akan kita bagikan kepada kelompok petani, petambak dan nelayan, serta seluruh kegiatan dan usaha yang berhubungan dengan kondisi cuaca dan lingkungan,” ujar Yusran.

Baca Juga : Bupati Pangkep Ajak Masyarakat Lanjutkan Semangat Perjuangan Pahlawan

Menurutnya, kondisi El Niño dan kekeringan saat ini perlu diantisipasi sejak dini. Informasi cuaca dan iklim diharapkan dapat membantu masyarakat menyesuaikan aktivitas mereka sehingga risiko gagal panen, kekurangan air, maupun gangguan aktivitas melaut dapat ditekan.

“Kita tahu sekarang ada El Niño dan kekeringan. Kita ingin melakukan langkah preventif agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Yusran menambahkan, Pemkab Pangkep dan BMKG akan menindaklanjuti pertemuan tersebut melalui berbagai kegiatan edukasi kepada masyarakat.

Baca Juga : Lintas Agama Bersatu, 50 Anak Ikuti Sunatan Massal di Pangkep

BMKG Siap Dukung Informasi Cuaca dan Iklim

Kepala Balai Besar MKG Wilayah IV, Nasrol Adil, mengatakan pihaknya merasa terhormat dan mengapresiasi Pemkab Pangkep yang fokus terhadap pembangunan berwawasan lingkungan. BMKG siap mendukung kebutuhan informasi cuaca, iklim, dan kegempaan yang diperlukan Pemkab Pangkep.

Ia menilai edukasi cuaca, iklim, dan kegempaan penting bagi petani, petambak, maupun nelayan agar setiap aktivitas dapat disesuaikan dengan kondisi alam.

Baca Juga : IAS: Saya Datang ke Pangkep untuk Berterima Kasih

“Bupati sangat ingin petani, petambak, dan nelayan diberikan pendidikan cuaca dan iklim. Cara menanam padi, panen, budidaya ikan dan udang sesuai dengan kontur iklim dan cuaca, sehingga ketika panen tidak banjir dan tidak kekeringan,” jelas Nasrol.

Menurutnya, pemanfaatan informasi cuaca juga dapat membantu nelayan menentukan waktu melaut, mengantisipasi gelombang tinggi, hingga menentukan lokasi potensial penangkapan ikan berdasarkan koordinat yang tersedia.

Baca Juga : Wamenkes Apresiasi Capaian 100 Persen Desa Siaga TB di Pangkep, Siap Jadi Percontohan Nasional

“Sehingga saat melaut tidak menghadapi gelombang tinggi. Titik lokasi ikan juga bisa kita tentukan, sehingga saat mencari ikan, BBM tidak habis karena titiknya sudah ditentukan,” katanya.

Kerja Sama Perluas ke Sektor Kesehatan

Kerja sama tersebut juga akan dikembangkan pada sektor kesehatan. BMKG bersama Pemkab Pangkep akan merintis prediksi potensi Demam Berdarah Dengue (DBD) berbasis iklim di setiap kecamatan.

"Kemudian juga, peralatan di bidang perikanan dan kelautan untuk meningkatkan produksi perikanan, khususnya tambak," jelasnya.

Sistem Prediksi Multi-Bencana Berbasis Desa

Dalam pertemuan itu, BMKG turut memperkenalkan sistem prediksi multi-bencana berbasis desa yang dapat memantau potensi banjir, longsor, angin kencang hingga puting beliung untuk tujuh hari ke depan. Untuk sepekan ke depan, wilayah Pangkep disebut tidak memiliki potensi bahaya signifikan.

Tindak Lanjut Kerja Sama:

1. Penyediaan data iklim dan perkembangan El Niño untuk disosialisasikan hingga tingkat desa.

2. Pelaksanaan Sekolah Lapang Iklim dan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan.

3. Pemasangan display prediksi gelombang dan arus laut di Kantor Pemkab Pangkep.

4. Pembentukan tim kerja prediksi DBD berbasis iklim.

Pemkab Pangkep Distribusikan Air Bersih

Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus mengantisipasi dampak El Niño yang memicu kekeringan dan berpotensi mengganggu ketersediaan air bersih bagi masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni penyaluran air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air, meliputi Kecamatan Minasatene, Pangkajene, Bungoro, Labakkang, dan Ma'rang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pangkep, Heriyanty, mengatakan distribusi air bersih telah dilakukan sejak Mei 2026 dan terus berjalan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

"Penyaluran sudah sejak bulan April. Hampir semua desa dan kelurahan ada yang kita salurkan, terutama wilayah yang membutuhkan air bersih," ujar Heriyanty.

Ia menjelaskan, jumlah warga yang menerima bantuan air bersih sulit dihitung secara pasti karena masyarakat datang dengan berbagai wadah, mulai dari ember hingga tandon air.

"Waduh, tidak bisa terhitung orangnya, karena rata-rata bawa ember dan ada juga yang mengisi tandon," katanya.

Menurutnya, penyaluran air bersih menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi kekeringan. BPBD Pangkep juga terus memantau kondisi di sejumlah wilayah untuk memastikan distribusi air dapat dilakukan secara tepat sasaran, khususnya daerah yang mengalami keterbatasan sumber air akibat musim kemarau dan dampak El Niño.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#el nino #Cuaca #MKG #Bupati #Pangkep
Youtube Jejakfakta.com