Rabu, 08 Februari 2023 10:44

Masnur Kasaba Yakin IAS Paling Layak Pimpin Sulsel

Editor : Nurdin Amir
Politisi Masnur Kasaba menerima Ilham Arief Sirajuddin (IAS) di kediamannya, di Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu, Selasa malam (7/2/2023). @Jejakfakta/Reza Arifuddin
Politisi Masnur Kasaba menerima Ilham Arief Sirajuddin (IAS) di kediamannya, di Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu, Selasa malam (7/2/2023). @Jejakfakta/Reza Arifuddin

Masnur Kasaba menyambut hangat sikap Ilham Arief Sirajuddin (IAS) yang akan maju pada pilgub Sulsel 2024 mendatang.

Jejakfakta.com, Luwu Timur - Eks anggota DPRD Luwu Timur, Masnur Kasaba menyambut hangat sikap Dr Ilham Arief Sirajuddin (IAS) yang akan maju pada pilgub Sulsel 2024 mendatang.

Di matanya, kapasitas sosok yang akrab disapa Aco itu sangat layak memimpin Sulsel 2024 mendatang.

Dari sisi pengalaman birokrasi, IAS adalah wali kota Makassar 2004-2014. Memimpin Makassar dua periode dengan taburan prestasi yang tidak kecil.

Baca Juga : Aliyah Mustika dan IAS Satukan Semangat Kebersamaan di Jalan Sehat FKPPI–KBPP Polri Sulsel

Pernah mengantar pertumbuhan ekonomi Makassar menyentuh angka dua digit di tahun 2008, mengalahkan Tiongkok, kemudian menjadi bahan pidato akhir tahun Presiden SBY.

IAS juga sempat masuk nominasi wali kota terbaik dunia di tahun 2014 versi worldmayor.com. IAS bersama wali kota Bandung Ridwan Kamil dan wali kota Surabaya Tri Rismahirini dinominasikan sebagai wakil dari benua Asia ketika itu.

Bukan itu saja, IAS juga dinobatkan sebagai 10 Tokoh TEMPO 2008 bersama 9 kepala daerah lainnya. Itu tidak lepas dari keberhasilan sosok yang dijuluki Bapak Pembangunan Kota Makassar itu menyulap lapangan Karebosi menjadi lapangan sepak bola pertama di Indonesia yang memiliki basement pusat perbelanjaan modern. Dan tidak mengganggu APBD sama sekali.

Baca Juga : Dekatkan Layanan ke Masyarakat, Tim Lontara+ Ramaikan CFD Makassar

Kesuksesan serupa juga IAS tunjukkan saat sukses merevitalisasi Pantai Losari menjadi ikon kota Makassar. Juga tanpa mengganggu APBD.

Akumulasi deretan kesuksesan itulah yang mengantar IAS meraih penghargaan Bintang Jasa Utama dari Presiden RI (2011). Bintang Jasa adalah tanda kehormatan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia untuk menghormati seseorang atas jasa dan perjuangannya

Di jalur politik, IAS juga bukan politisi kacangan. Pernah memimpin organisasi pemuda besar seperti AMPI Sulsel. Pernah menjadi Ketua DPD I Golkar Sulsel maupun Ketua DPD Demokrat Sulsel. Kesuksesan IAS sebagai wali kota juga tidak terlepas dari pengalaman IAS yang juga sempat duduk sebagai anggota DPRD Sulsel (1999).

Baca Juga : Luwu Timur Tancap Gas ke Era Kendaraan Listrik, Gandeng Swasta Bangun Charging Station

Di kancah pertarungan pilkada, selain duduk sebagai wali kota dua periode, IAS punya pengalaman sebagai calon gubernur Sulsel 2013 berpasangan dengan Dr Aziz Qahhar Mudzakkar (AQM).

Ketika itu, Ilham-Aziz menghadapi kekuatan raksasa Syahrul-Agus yang maju sebagai petahana berpasangan. Hasilnya, IAS kalah dengan catatan perolehan suara 42 persen. Hanya selisih 38 ribu dengan jumlah suara yang berhasil mengantar Nurdin Abdullah-Sudirman Sulaiman menjadi gubernur pada pilgub 2019 lalu.

"Saya berkesimpulan semua syarat memang sudah dipenuhi IAS untuk menjadi gubernur," terang mantan Ketua DPC PBB Lutim itu saat menerima IAS di kediamannya, di Desa Bawalipu, Kecamatan Wotu, Selasa malam (7/2/2023).

Baca Juga : Husniah Talenrang Berikan Semangat Kafilah Gowa di MTQ XXXIV Sulsel, Siapkan Bonus Umrah bagi Juara

Sejumlah tokoh turut hadir menyambut IAS dalam pertemuan itu. Di antaranya Macoa Bawalipu, Bau Muh Aras Abdi To Baji Pua Sinri, pengurus Asosiasi Mantan Kepala Desa Se-Lutim, Arifin Kababa, Makmur Nasir, Mantan Ketua Tim Ibas-Rio Kec Wotu, serta sejumlah tokoh masyarakat Wotu.

Usai pertemuan itu, IAS yang ditemani mantan komisioner KPU Lutim 3 periode, Tom Wahyuddin lalu melepas penat di Cafe Uwe Vinane, Desa Bawalipu, bersama sejumlah tokoh. IAS sempat melantunkan 3 tembang usai ngobrol santai dengan sejumlah tokoh Lutim.

Mereka yang tampak di Uwe Winane di antaranya mantan komisioner Lutim, Ayyub, anggota fraksi Golkar Wahidin Wahid, pengusaha Lutim yang juga mantan Bendahara Nasdem Lutim Taufik, Haji Made Ali, serta mantan Ketua Tim Ibas-Rio Wotu, Makmur.

Baca Juga : Bupati Luwu Timur Apresiasi Sinergi Kota Parepare di Hari Jadi ke-66

Sejumlah aktivis mahasiswa Lutim juga hadir dalam kesempatan itu. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Ilham Arief Sirajuddin #IAS #Masnur Kasaba #Wotu #Luwu Timur #Sulsel 2024 #Makassar #Sulawesi Selatan
Youtube Jejakfakta.com