Jejakfakta.com, GOWA — Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Mamminasata Provinsi Sulawesi Selatan mulai dioperasikan untuk tahap pertama di Jalan Malino, Kelurahan Tamarunang, Kecamatan Somba Opu, Jumat (11/9).
Pengoperasian ini menjadi upaya pemerintah memperluas akses layanan air bersih bagi masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Gowa dan Takalar.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian PUPR dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas dukungan dalam pembangunan SPAM Regional Mamminasata yang mencakup Makassar, Maros, Sungguminasa/Gowa, dan Takalar.
Baca Juga : Surat MA untuk Bupati Gowa Diduga Disabotase, Langkah Hukum Segera Diambil

Menurutnya, pengoperasian SPAM tersebut merupakan hasil kerja sama lintas pemerintahan, mulai dari pemerintah pusat atau kementerian, pemerintah provinsi, hingga pemerintah kabupaten/kota dalam menghadirkan pelayanan air bersih bagi masyarakat.
“Hari ini kami bersama-sama melakukan pemutaran keran sebagai tanda dimulainya pengoperasian SPAM Mamminasata ini. Kami menyampaikan terima kasih banyak kepada Bapak Presiden, Pemprov dan lainnya sehingga kurang lebih 20 ribu rumah di Gowa bisa mendapat akses air bersih ini,” ungkapnya.
Ia berharap SPAM Regional Mamminasata dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih, khususnya di wilayah Kabupaten Gowa.
Baca Juga : Kunker di Parigi, Bupati Gowa Salurkan Bantuan Pangan dan Sertifikat PTSL
Sementara itu, Kepala Subdirektorat Wilayah III Air Minum, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Meinar Manurung, mengatakan SPAM Regional Mamminasata dibangun dengan kapasitas mencapai 500 liter per detik dan nantinya ditargetkan dapat melayani 40 ribu Sambungan Rumah (SR) atau setara dengan sekitar 200 ribu jiwa.
Untuk tahap pertama, pengoperasian baru melayani 20 ribu sambungan rumah di wilayah Gowa dan Takalar dengan debit air yang dimanfaatkan sebesar 220 liter per detik.
“Debit ini didistribusikan melalui lima offtake, yaitu Barombong sebesar 20 liter per detik, Limbung 20 liter per detik, Manggarupi 90 liter per detik, Borongloe 20 liter per detik, serta Galesong, Takalar, sebesar 70 liter per detik,” sebutnya.
Baca Juga : Warga Lae-Lae Kembali Tegaskan Penolakan Rencana Reklamasi 12,11 hektare di Hadapan Pemprov Sulsel
Dari total kapasitas 500 liter per detik, saat ini sebanyak 220 liter per detik telah dimanfaatkan melalui lima offtake tersebut. Sementara sisa kapasitas sebesar 280 liter per detik nantinya akan dikembangkan ke arah utara, yakni sebagian wilayah Gowa menuju Makassar dan Maros.
Di tempat yang sama, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, turut mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota dalam pembangunan serta pengoperasian SPAM Regional Mamminasata.
Ia mengatakan, pada tahap pertama SPAM Regional Mamminasata akan melayani sekitar 20 ribu Sambungan Rumah (SR) di wilayah Gowa dan Takalar. Pengaliran air telah dimulai setelah keran distribusi dibuka.
Baca Juga : Bupati Gowa Tegaskan Peran Satpol PP Jaga Ketertiban dan Aset Daerah
“Dan ini untuk tahap satu wilayah Gowa dan Takalar, untuk 20 ribu rumah yang kita airi untuk PDAM. Dan ini kita sudah buka kerannya,” jelasnya.
Dirinya menambahkan, pengembangan SPAM tersebut akan terus dilanjutkan pada tahap berikutnya dengan target pelayanan hingga 40 ribu sambungan rumah.
“Ini sudah jalan sama-sama, dan insyaallah kita akan melaksanakan untuk tahap berikutnya untuk pengembangan sampai 40 ribu,” pungkasnya. (rls)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



