Senin, 05 Oktober 2026 22:32

Buka Rakernas II GWS di Makassar, Appi: Urban Farming Bisa Jadi Solusi Ketahanan Pangan

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, saat menghadiri Rakernas II GWS Sulawesi Selatan yang digelar DPW GWS Provinsi Sulsel di Ruang Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Senin (5/10/2026) malam. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, saat menghadiri Rakernas II GWS Sulawesi Selatan yang digelar DPW GWS Provinsi Sulsel di Ruang Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Senin (5/10/2026) malam. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mendorong urban farming sebagai salah satu solusi memperkuat ketahanan pangan saat membuka Rakernas II GWS di Makassar.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin berharap Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Gerakan Wanita Sejahtera (GWS) tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu melahirkan program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Munafri saat memberikan sambutan pada Rakernas II GWS Sulawesi Selatan yang digelar DPW GWS Provinsi Sulsel di Ruang Sipakatau, Kantor Wali Kota Makassar, Senin (5/10/2026) malam.

"Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya mengapresiasi GWS yang memilih Kota Makassar sebagai lokasi pelaksanaan Rakernas," ucap Appi.

Baca Juga : Tiga Kandidat yang Disebut IAS Bakal Gantikan Appi di Golkar Makassar

Rakernas II GWS diharapkan menjadi ruang konsolidasi sekaligus penyusunan program kerja yang mampu memperkuat pemberdayaan perempuan dan memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan, khususnya dalam isu ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Munafri, perhatian GWS terhadap isu swasembada dan ketahanan pangan menjadi hal penting dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam memastikan pemenuhan gizi generasi mendatang.

"Organisasi GWS ini menjadi satu bagian dari kekuatan perempuan yang berpikir tentang seperti apa itu swasembada. Ini yang menurut saya menjadi sangat menarik," ujar Munafri.

Baca Juga : Dispora Makassar Sulap Halaman Balai Kota Jadi Stadion Mini, Warga Nobar Final ASEAN Cup

Ia mengatakan, swasembada pangan merupakan salah satu elemen penting dalam membangun ketahanan dan karakter bangsa. Menurutnya, keberhasilan menjaga ketersediaan bahan pangan harus diikuti dengan kemampuan memastikan masyarakat mendapatkan asupan gizi yang cukup.

Dalam konteks tersebut, Munafri menilai ketahanan pangan tidak selalu harus dibangun melalui lahan pertanian berskala luas. Kota, kata dia, juga memiliki peluang besar untuk memanfaatkan lahan terbatas melalui konsep urban farming.

"Ketahanan pangan tidak hanya harus melalui lahan yang luas, sawah yang terbentang dari ujung barat sampai ujung timur," katanya.

Baca Juga : Setahun Menjabat, Appi Siapkan Rotasi Lurah: Kinerja Jadi Penentu, Bukan “Telepon”

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Appi itu menyebut Pemerintah Kota Makassar telah mendorong konsep urban farming. Menurutnya, pemanfaatan lahan sempit dapat menjadi bagian dari sistem yang membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga kecukupan gizi rumah tangga.

Karena itu, ia berharap gagasan dan program yang dibahas dalam Rakernas II GWS tidak berhenti di forum organisasi, tetapi dapat diterjemahkan menjadi gerakan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

"Harapan kami adalah kegiatan rapat kerja akan menghasilkan rancangan-rancangan kegiatan yang mampu memberikan dampak langsung kepada masyarakat," harapnya.

Baca Juga : Aliyah Hadiri Pelantikan I Wayan Gede Rumega sebagai Hakim Tinggi Denpasar

Selaku wali kota, Munafri menilai fokus GWS terhadap isu swasembada menjadi modal penting untuk memperkuat peran organisasi perempuan dalam pembangunan.

Ia menambahkan, keberagaman budaya sekaligus penghormatan terhadap adat istiadat merupakan bagian penting dalam menjaga Makassar sebagai kota yang aman dan nyaman bagi masyarakat maupun tamu yang datang.

"Kota Makassar ini adalah tempat asimilasi dari bagaimana kita membangun budaya secara bersama," tuturnya.

Baca Juga : Munafri Tegaskan Camat-Lurah Tak Boleh Lagi Kerja Seremonial, Harus Beri Dampak Nyata ke Masyarakat

Di penghujung sambutannya, Munafri mencairkan suasana dengan candaan khas Makassar. Ia mengingatkan para peserta Rakernas agar tidak terlalu lama berada di Kota Makassar karena banyak godaan kuliner yang sulit ditolak.

"Jangan lupa di Kota Makassar ini aturannya tidak boleh diet. Karena makanannya enak-enak, Bu Ketua," kelakarnya.

Bahkan, Munafri menyebut ada dua aturan yang perlu diingat para peserta selama berada di Makassar.

"Ada dua peraturan yang sangat penting. Yang pertama dilarang diet, yang kedua tidak boleh tinggal kalau cuma satu hari," ujarnya disambut tawa peserta. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Rakernas II GWS #Gerakan Wanita Sejahtera #GWS Sulsel #Munafri Arifuddin #Urban Farming #ketahanan pangan #swasembada pangan #pemberdayaan perempuan #Pemkot Makassar
Youtube Jejakfakta.com