Selasa, 13 Oktober 2026 18:19

Hari Santri Nasional 2026 di Makassar Digelar 22 Oktober, 1.000 Santri Bakal Hadiri Upacara di Balai Kota

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026. @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Pemkot Makassar menyiapkan peringatan Hari Santri Nasional 2026 pada 22 Oktober di Balai Kota. Sekitar 1.000 santri dijadwalkan hadir.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026. Puncak peringatan tersebut akan ditandai dengan upacara resmi pada Kamis, 22 Oktober 2026, di halaman Kantor Balai Kota Makassar.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, direncanakan bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan ini diperkirakan dihadiri sekitar 1.000 santri dari berbagai pondok pesantren dan lembaga pendidikan Islam di Kota Makassar.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar, Mohammad Syarief, mengatakan bahwa pelaksanaan upacara di halaman Balai Kota merupakan bagian dari persiapan pemerintah untuk menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kota Makassar.

Baca Juga : Pemkot Makassar Gandeng Bank Sulselbar dan Himbara, 1.500 Pedagang Berpeluang Akses KUR

"Insya Allah, pada 22 Oktober 2026 akan dilaksanakan peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kota Makassar. Alhamdulillah, sudah ada petunjuk dari pimpinan agar kegiatan ini dilaksanakan di halaman upacara Kantor Wali Kota Makassar," ujarnya, Selasa (13/10/2026).

Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini tidak hanya diisi dengan upacara, tetapi juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan kalangan santri. Persiapannya dilakukan melalui sinergi dengan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) dan instansi terkait.

Syarief menjelaskan, keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan sekaligus memberikan ruang bagi para santri untuk berpartisipasi aktif dalam peringatan nasional tersebut.

Baca Juga : Di Forum PBB, Appi Pamerkan Inovasi Hijau Makassar untuk Atasi Banjir, RISE Diperluas ke 7 Lokasi Baru

"Jadi, kurang lebih 1.000 santri akan hadir di halaman Balai Kota tanggal 22 Oktober. Nantinya juga ada beberapa penampilan dari santri-santri kita dalam rangka Hari Santri," jelasnya.

Berdasarkan data Kementerian Agama yang menjadi rujukan pemerintah, Kota Makassar memiliki 34 pondok pesantren. Jumlah tersebut belum termasuk sekolah Islam terpadu dan lembaga pendidikan tahfiz lainnya.

Karena itu, peringatan Hari Santri Nasional 2026 juga direncanakan melibatkan perwakilan sekolah Islam terpadu agar semangat peringatan tersebut dapat menjangkau lebih banyak kalangan pelajar dan santri.

Baca Juga : Kabut Asap Jadi Perhatian Appi di Forum Dunia, Pemkot Makassar Siapkan Langkah Antisipasi Lintas OPD

Selain peserta upacara, pemerintah turut mengundang pimpinan organisasi kemasyarakatan, pimpinan pondok pesantren, serta perwakilan yayasan yang menaungi lembaga pendidikan pesantren.

Rangkaian kegiatan lainnya akan dikoordinasikan bersama forum pondok pesantren, termasuk berbagai penampilan santri sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas, bakat, dan potensi generasi muda di lingkungan pendidikan Islam.

Syarief menegaskan bahwa esensi Hari Santri Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa serta menumbuhkan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.

Baca Juga : Wakil Wali Kota Makassar Terima Audiensi Yayasan Kareba Baji, Perkuat Kolaborasi Penanggulangan TB

Menurutnya, santri memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan bangsa sekaligus mempersiapkan generasi penerus yang mampu menjawab tantangan masa depan.

Oleh karena itu, peringatan Hari Santri diharapkan menjadi ruang untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, pengabdian, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

"Esensi Hari Santri adalah memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa serta ketahanan bangsa. Kita berharap Hari Santri Nasional ini ikut melahirkan generasi emas selanjutnya dalam menghadapi Indonesia Emas 2045," tuturnya.

Baca Juga : TP PKK Makassar Gelar Bimtek Perawatan Jenazah, Salurkan Paket Perlengkapan ke Tiap Kelurahan

Ia menambahkan, melalui rangkaian upacara, perlombaan, kegiatan keagamaan, hingga bakti sosial, Pemkot Makassar berharap peringatan Hari Santri Nasional 2026 dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah, pesantren, dan masyarakat.

"Kegiatan Hari Santri 2026 kita harapkan memperkuat posisi santri sebagai bagian penting dalam menjaga nilai kebangsaan, mengembangkan pendidikan, dan berkontribusi bagi pembangunan Kota Makassar," harapnya. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Hari Santri Makassar #Pemkot Makassar #Munafri Arifuddin #Mohammad Syarief #santri Makassar #Balai Kota Makassar #Pondok Pesantren Makassar #pendidikan islam #indonesia emas 2045
Youtube Jejakfakta.com