Jumat, 16 Oktober 2026 17:27

Sidak Puskesmas Jongaya, Appi Soroti Lingkungan Kumuh dan Minta Segera Dibersihkan

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menemukan kondisi lingkungan yang kumuh saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Puskesmas Jongaya, Jalan Andi Tonro, Kelurahan Pa’baeng-baeng, Kecamatan Tamalate, Jumat (16/10/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menemukan kondisi lingkungan yang kumuh saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Puskesmas Jongaya, Jalan Andi Tonro, Kelurahan Pa’baeng-baeng, Kecamatan Tamalate, Jumat (16/10/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menemukan lingkungan kumuh saat sidak Puskesmas Jongaya dan meminta kebersihan segera dibenahi di tengah kewaspadaan ISPA.

Jejakfakta.com, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menemukan kondisi lingkungan yang kumuh saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Puskesmas Jongaya, Jalan Andi Tonro, Kelurahan Pa’baeng-baeng, Kecamatan Tamalate, Jumat (16/10/2026). Ia langsung meminta petugas membenahi area tersebut, terutama bagian belakang puskesmas yang dinilai tidak terawat.

Dalam peninjauan itu, Munafri yang akrab disapa Appi mendapati saluran pembuangan air dalam kondisi kotor. Selain itu, pakaian yang dijemur di sekitar pintu belakang turut menjadi perhatian karena membuat area fasilitas kesehatan tersebut terlihat kumuh.

Temuan itu mendapat teguran langsung dari Appi. Menurutnya, kebersihan merupakan bagian penting dari pelayanan kesehatan dan tidak boleh hanya diperhatikan di ruang pelayanan, tetapi juga di seluruh area fasilitas kesehatan.

Baca Juga : PDAM Makassar dan OJK Sulselbar Koordinasikan Solusi Kendala Pasokan Air

“Ini fasilitas kesehatan, kebersihan lingkungan harus diperhatikan. Jangan di dalam saja, semuanya dijaga kebersihan,” tegasnya.

Appi meminta kepala puskesmas dan petugas segera menindaklanjuti kondisi tersebut. Ia menegaskan, area belakang yang tidak tertata harus segera dibenahi agar lingkungan puskesmas tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi pasien maupun tenaga medis.

“Saya minta untuk diperhatikan, untuk cepat mengantisipasi ini, menangani kondisi ini. Saya tidak mau lagi lihat yang di belakang itu. Dibongkar aja,” ujarnya.

Baca Juga : Kabut Asap Selimuti Makassar, Penggunaan Obat Gangguan Pernapasan di RSUD Daya Naik 80 Persen

Meski demikian, ia menjelaskan bahwa area yang dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat masih dapat digunakan selama penataan dan kebersihannya tetap terjaga.

“Tidak apa-apa ada yang inap untuk tempat istirahat, tapi harus bersih dong,” tambahnya.

Antisipasi ISPA di Tengah Ancaman Kabut Asap

Baca Juga : Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Siapkan Solusi dan Antisipasi Musim Hujan di Makassar

Sidak tersebut juga dilakukan untuk memastikan kesiapan pelayanan kesehatan di tengah kewaspadaan terhadap potensi peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kabut asap dan penurunan kualitas udara.

Appi meminta seluruh puskesmas di Kota Makassar meningkatkan kesiapsiagaan, terutama dalam menangani warga yang mengalami keluhan gangguan pernapasan.

Menurutnya, kesiapan tenaga medis, kelancaran pelayanan pasien, dan ketersediaan fasilitas pendukung harus menjadi perhatian agar masyarakat dapat segera memperoleh penanganan.

Baca Juga : Wali Kota Munafri Raih Grand Baznas Award 2026, Targetkan Makassar Jadi Kota Filantropi Nasional

“Waspada terhadap penyakit ISPA ini ada di beberapa puskesmas. Tadi kita melihat beberapa pasien datang dengan keluhan seperti ISPA, ini kita minta kesiapan Puskesmas,” jelasnya.

Ia menyebutkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, terdapat sejumlah kasus ISPA di Makassar. Namun, ia belum menyampaikan angka pasti dan meminta data lebih lanjut dikonfirmasi kepada masing-masing puskesmas.

“Kasusnya lumayan, ada beberapa dari hasil akumulasi. Di setiap puskesmas mungkin nanti saya minta konfirmasi,” katanya.

Baca Juga : Appi Paparkan Inovasi Perlindungan Pekerja Rentan di Jamsostek Award 2026

Warga Diimbau Tetap Waspada

Di sisi lain, Appi mengimbau masyarakat tetap menggunakan masker sebagai langkah pencegahan, meskipun informasi yang diterimanya dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan kondisi udara mulai membaik dibandingkan hari-hari sebelumnya.

“Walaupun tadi dari BMKG kondisinya membaik dibandingkan hari-hari kemarin, kita tetap harus waspada. Ini penting untuk menjaga kesehatan bersama,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa perubahan arah angin perlu diperhatikan dalam mengantisipasi kemungkinan masuknya kabut asap ke wilayah Makassar.

Appi berharap masyarakat tidak ragu mendatangi fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kota Makassar apabila mengalami keluhan yang berkaitan dengan gangguan pernapasan.

Melalui peninjauan tersebut, ia menegaskan bahwa kesiapan puskesmas tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menangani pasien, tetapi juga mencakup pemeliharaan kebersihan lingkungan. Fasilitas kesehatan harus menjadi tempat yang bersih dan layak agar masyarakat memperoleh pelayanan secara aman dan nyaman. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Munafri Arifuddin #Puskesmas Jongaya #Sidak #Pemkot Makassar #kebersihan puskesmas #ISPA Makassar #kabut asap #pelayanan kesehatan
Youtube Jejakfakta.com