Sabtu, 17 Oktober 2026 20:39

Dari Coto Makassar hingga Sunset Sailing, Aliyah Promosikan Wisata Makassar di APEKSI 2026

Editor : Redaksi
Penulis : Samsir
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, saat menghadiri forum APEKSI Rembuk Kebudayaan Kota Kita di Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (16/10/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, saat menghadiri forum APEKSI Rembuk Kebudayaan Kota Kita di Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (16/10/2026). @Jejakfakta/dok. Humas Pemkot Makassar

Aliyah Mustika Ilham memperkenalkan kuliner legendaris, wisata bahari, dan sunset sailing kapal pinisi Makassar dalam APEKSI 2026 di Singkawang.

Jejakfakta.com, SINGKAWANG — Kuliner legendaris hingga pesona matahari terbenam di atas kapal pinisi menjadi daya tarik yang diperkenalkan Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, dalam forum APEKSI Rembuk Kebudayaan Kota Kita di Singkawang, Kalimantan Barat.

Melalui sesi Leaders Talk bertema “Mengenal dan Mempromosikan Warisan Kota, Menolak Lupa, Menolak Runtuh, Menolak Punah”, Aliyah memperkenalkan kekayaan budaya, kuliner, dan wisata bahari Makassar kepada para kepala daerah serta perwakilan pemerintah kota dari berbagai wilayah di Indonesia.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Swiss-Belinn Singkawang, Jumat (16/10/2026). Forum ini menjadi ruang bagi pemerintah kota untuk memperkenalkan identitas daerah sekaligus memperluas peluang kolaborasi dalam pelestarian warisan budaya dan pengembangan pariwisata.

Baca Juga : Dulu Ditertibkan, Kini Diberi Ruang Usaha: Appi Hidupkan Ekonomi Rakyat Lewat CFD Jalan Rusa

Dalam sesi tersebut, Aliyah tampil bersama Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo, Asisten Pemerintahan Kota Semarang Budi Prakosa, serta Kepala Bagian Pemerintahan Kota Kediri Herry Krismono.

Pemerintah Kota Makassar turut menayangkan video promosi yang menampilkan potensi wisata budaya, kuliner khas, dan destinasi bahari sebagai bagian dari upaya memperkenalkan daya tarik kota berjuluk Kota Makan Enak tersebut.

Kuliner Makassar, Daya Tarik Wisata Sepanjang Hari

Baca Juga : Cegah Perang Kelompok, Appi Dorong FORKOT Jadi Ruang Positif bagi Pemuda Makassar

Aliyah mengatakan, kuliner merupakan salah satu identitas yang melekat pada Makassar sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung.

“Sesungguhnya Kota Makassar selama ini dijuluki sebagai Kota Makan Enak. Jadi, setiap tamu yang datang ke Makassar, salah satu yang kami tawarkan memang kulinernya. Kalau berkunjung ke Makassar, siap-siap overweight, bukan hanya bagasinya, tetapi juga berat badannya,” ujar Aliyah.

Ia menjelaskan, wisata kuliner di Makassar menawarkan beragam pilihan yang dapat dinikmati sejak pagi hingga tengah malam.

Baca Juga : Sidak Puskesmas Jongaya, Appi Soroti Lingkungan Kumuh dan Minta Segera Dibersihkan

Wisatawan dapat memulai hari dengan nasi kuning dan coto Makassar, menikmati aneka hidangan laut pada siang hari, kemudian mencicipi sajian kuliner malam hingga songkolo bagadang.

Menurut Aliyah, kekayaan kuliner tersebut bukan sekadar daya tarik wisata, melainkan juga bagian dari warisan budaya yang perlu dijaga, dilestarikan, dan dipromosikan secara berkelanjutan.

Menikmati Sunset dari Kapal Pinisi

Baca Juga : PDAM Makassar dan OJK Sulselbar Koordinasikan Solusi Kendala Pasokan Air

Selain kuliner, Aliyah memperkenalkan potensi wisata bahari Makassar yang memiliki sekitar 12 pulau. Salah satu pengalaman yang kini menjadi pilihan wisatawan adalah sunset sailing, yakni menikmati panorama matahari terbenam dari atas kapal pinisi sembari menyantap hidangan khas Makassar.

“Kami juga memiliki kurang lebih 12 kepulauan di Kota Makassar. Akhir-akhir ini, salah satu yang menjadi favorit tamu adalah sunset sailing, menikmati matahari terbenam dengan kapal pinisi dan kuliner yang kami siapkan di kapal,” ungkapnya.

Aliyah menjelaskan, Pemerintah Kota Makassar menyiapkan dua kapal pinisi untuk mendukung pengalaman wisata tersebut. Sementara itu, layanan serupa juga didukung oleh pihak swasta.

Baca Juga : Wali Kota Munafri Raih Grand Baznas Award 2026, Targetkan Makassar Jadi Kota Filantropi Nasional

Menurutnya, perpaduan wisata bahari, pengalaman berlayar dengan kapal pinisi, dan sajian kuliner lokal menjadi salah satu potensi yang dapat terus dikembangkan untuk memperkaya pengalaman wisatawan di Makassar.

Ajak Kepala Daerah Berkunjung ke Makassar

Melalui forum APEKSI, Aliyah berharap promosi potensi budaya, kuliner, dan wisata bahari Makassar dapat menjangkau lebih banyak kalangan, sekaligus membuka peluang kerja sama antarpemerintah daerah.

Ia juga mengundang para kepala daerah dan peserta APEKSI untuk berkunjung langsung ke Makassar dan menikmati beragam potensi yang dimiliki kota tersebut.

“Kami siap menantikan kehadiran Bapak dan Ibu di Makassar. Mudah-mudahan, melalui pertemuan ini, kita bisa semakin mempererat silaturahmi, membangun kolaborasi, dan saling mempromosikan potensi yang dimiliki masing-masing kota,” tuturnya.

Partisipasi Pemerintah Kota Makassar dalam APEKSI Rembuk Kebudayaan Kota Kita Singkawang menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan daerah sekaligus mendorong upaya pelestarian warisan budaya agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

Turut mendampingi Wakil Wali Kota Makassar, Sekretaris Dinas Kebudayaan Makassar Sri Wahyuli Malik, Analis Kebijakan pada Bagian Kerja Sama Setda Kota Makassar Erwin Kusuma, Staf Pengadministrasi Perkantoran Bappeda Kota Makassar Irene Natalia Ismal, Kepala Bidang Pendidikan dan Penyuluhan Dinas Koperasi Kota Makassar Amirai HM, Kasubbag Umum dan Kepegawaian Dinas Koperasi Kota Makassar Soraya Nurjannah, serta Kepala Bidang Hubungan Masyarakat, Informatika, dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Makassar Abdullah. (rls)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Aliyah Mustika Ilham #APEKSI 2026 #wisata Makassar #Kuliner Makassar #wisata bahari #sunset sailing #Kapal Pinisi #coto makassar #Singkawang #Pemkot Makassar #pariwisata Makassar
Youtube Jejakfakta.com