Selasa, 14 Februari 2023 10:22

Evakuasi Korban Banjir Makassar Lewat Atap Rumah

Editor : Ilham Mangenre
Penulis : Atri Suryatri Abbas
Tim BPBD Makassar mengevakuasi korban banjir lewat atap rumah di Blok 10 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, kota Makassar, Senin (13/2/2023) malam Wita.
Tim BPBD Makassar mengevakuasi korban banjir lewat atap rumah di Blok 10 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, kota Makassar, Senin (13/2/2023) malam Wita.

Data BPBD hingga pukul 20.00 Wita Senin (13/2/23) sebanyak 2.929 warga korban kota Makassar mengungsi.

Makassar, jejakfakta.com - Daerah langganan banjir Makassar, Blok 10 Perumnas Antang dan sekitarnya dalam Kecamatan Manggala, kembali terendam, Senin (13/2/2023). 

Ketinggian banjir Blok 10 melampaui satu meter.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar datang mengevakuasi para korban dengan menumpangi perahu karet, Senin malam.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Pimpin Apel Siaga di HKBN 2026, BPBD Luncurkan Program SALAMA untuk Edukasi Anak


Terekam BPBD mengevakuasi korban banjir Blok 10 melalui atap rumah. Perahu karet tim sandar ke atas pagar rumah korban.

Data BPBD sebanyak delapan kecamatan dan 24 kelurahan di kota Makassar terendam banjir menyusul cuaca hujan lebat Senin dini hari hingga menjelang sore. Data jejakfakta, sembilan kecamatan terendam banjir.

Baca Juga : Wali Kota Makassar Isi WFH Bersama SKPD, Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah

Data BPBD hingga pukul 20.00 Wita Senin (13/2/23) sebanyak 2.929 warga korban kota Makassar mengungsi.

Data korban mengungsi diperoleh BPBD dari delapan kecamatan terdampak banjir: Kecamatan Manggala, Mamajang, Ujung Pandang, Makassar, Tamalanrea, Biringkanaya, Rappocini dan Tallo. 

Tetangga utara Kecamatan Ujung Pandang yaitu Kecamatan Wajo juga terendam banjir hingga setinggi paha orang dewasa. Wali Kota Makassar Danny Pomanto turun langsung memantau ke tengah banjir Jl Nusantara depan Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar.

Baca Juga : Cegah Banjir Sejak Dini, Tim Gabungan Bersihkan Sampah Kanal Karuwisi–Pettarani


Danny Pomanto, sambil jalan kaki menyusuri banjir, bahkan mengatakan kepada warga, semua wilayah kota Makassar terdampak kondisi tersebut. 

Baca Juga : Munafri Sowan ke Mantan Wali Kota di Momentum Idulfitri, Dari Danny hingga IAS & Andi Herry

Sebelah timur Nusantara, Jl Sulawesi pun sempat lumpuh akibat banjir, sejumlah kendaran roda empat terendam.

"Dampak banjir yang terjadi hari ini ada delapan kecamatan dan 24 kelurahan yang terendam banjir," kata Kepala BPBD Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, kepada wartawan, Senin (13/2/2023) malam.

Pengungsi, menurut BPBD, berada di 37 titik pengungsian.

Baca Juga : Dari Rival ke Mitra: Silaturahmi Hangat Appi–Danny Buka Babak Baru Sinergi Makassar

"Warga yang mengungsi ada 824 kepala keluarga (KK) dengan estimasi 2.929 jiwa yang telah mengungsi sejak siang tadi," kata Achmad.

Hingga malam kemarin BPBD Makassar bersama sejumlah tim SAR gabungan masih melakukan upaya evakuasi terhadap warga yang mengalami dampak banjir dan memantau di 86 titik banjir Makassar.

"Masih dilakukan asesmen di lokasi banjir dan mengevakuasi warga dengan memakai perahu karet," kata Achmad.

Prediksi BMKG, cuaca ekstrem Sulawesi Selatan hingga beberapa hari ke depan.

Pantauan jejakfakta di Kecamatan Tamalanrea, Selasa (14/2/2023) pukul 10.15 Wita, hujan intensitas sedang disertai angin. Langit terlihat berawan gelap pekat. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Blok 10 Antang #Banjir di Makassar #Kecamatan Wajo #Kecamatan Ujung Pandang #BPBD Makassar #Achmad Hendra Hakamuddin #Danny Pomanto
Youtube Jejakfakta.com