Jejakfakta.com, Makassar - Dalam menyalurkan bantuan akibat bencana banjir yang melanda Kota Makassar sejak Senin (13/2/2023). Dinas Sosial Makassar dinilai tak maksimal.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Legislator Partai PKS Makassar, Yeni Rahman. Ia pun melayangkan kritik keras ke Dinas Sosial dalam menyalurkan bantuan ke warga yang terkena dampak banjir.

Perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua BPKK DPW PKS Sulsel ini menyayangkan bantuan sosial (bansos) baru datang di malam hari.
Baca Juga : Lampu Hijau Stadion Untia Kian Nyata, Penimbunan Ditarget Mulai Tahun Ini
Seharusnya, lanjut Yeni, bansos tersebut bisa lebih cepat disalurkan ke korban banjir dan semestinya bansos tidak semuanya ditempatkan di kantor Dinsos.
"Bansos malam baru datang, seharusnya lebih cepat. Seharusnya bansos ada di drop di kecamatan. Jika terjadi bencana maka pihak kecamatan atau kelurahan bisa lebih cepat menyalurkan," ucap Yeni, Selasa (14/2/2023).
Yeni Rahman juga berharap Dinas Sosial memberi perhatian ke warga yang tak mengungsi. Sebab warga yang tinggal di rumah tak bisa kemana-mana untuk membeli keperluan dapur.
Baca Juga : Pemkot Makassar Genjot Perubahan Pola Kelola Sampah, Camat-Lurah Diminta Siapkan Solusi per Wilayah
Anggota Komisi D DPRD Makassar ini juga menyarankan agar Pemerintah Kota (Pemkot) menyiapkan satgas bersih-bersih, yang dimana tujuannya untuk membantu warga dalam membersihkan rumahnya yang kemasukan air.
“Jadi satgas banjir juga harus membantu membersihkan rumah, karena masyarakat tidak butuh makanan karena dia juga butuh bersih-bersih,” imbuhnya.
Banjir terjadi karena pembangunan kian meningkat
Yeni Rahman terang-terangan mengatakan jika bencana banjir yang melanda Kota Makassar akibat pembangunan yang semakin maju. Apalagi jika bangunan itu dibangun tanpa kajian yang baik.
Selain itu, Yeni juga menegaskan jika pemerintah tsk perlu menyalahkan cuaca. Sebab sewaktu dirinya masih kecil, ia tinggal di wilayah pesisir kota.
"Baru kali ini saya merasakan dampak banjir yang sangat hebat kali ini. Semasa kecil, meski hujan mengguyur selama sepekan tidak membuat warga khawatir akan banjir. Hujan itu berkah. Kalau hujan, kami biasanya bermain lomba perahu di kanal. Sekarang sudah tidak jelas dimana kanalnya," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




