Jakarta Timur - RS Polri Kramat Jati berhasil membuat terobosan dalam mengidentifikasi korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang di Jakarta Timur yang terjadi belum lama ini.
Dua jenazah berhasil diidentifikasi melalui analisis sidik jari dan akan segera diserahkan kepada keluarga masing-masing.

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, enam sidik jari ditemukan dan dua orang berhasil diidentifikasi melalui analisis tim DVI.
Baca Juga : DPRD Makassar Pastikan Pindah ke Kantor Sementara di Perumnas Hertasning Mulai 1 Oktober 2025
"Dua jenazah tersebut akan dirawat dan segera diserahkan kepada keluarga mereka," ucap Dedi di Jakarta, Sabtu (4/3/2023).
Dua korban yang berhasil diidentifikasi adalah Syahrul Hidayatyllah (28) dan M Bukhori (41), yang merupakan warga Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara.
Namun, masih terdapat 13 korban lainnya yang belum teridentifikasi dari total 15 jenazah yang telah diterima oleh RS Polri sebelumnya.
Baca Juga : BPJS Apresiasi Kepedulian Pemkot Makassar terhadap Perlindungan Pekerja Rentan
"Dari 15 jenazah yang kami terima, terdiri dari 9 laki-laki, 5 perempuan, dan 1 bagian tubuh," ujar Dedi.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa proses identifikasi korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang terbakar cukup sulit karena kondisi jenazah yang hangus.
"Kami menerima laporan ada 15 korban meninggal dunia yang saat ini sedang dalam proses identifikasi. Karena kondisi lukanya yang hangus, identifikasi korban menjadi suatu tantangan tersendiri. Kami akan melakukan segala upaya untuk memastikan identifikasi korban dapat dilakukan dengan akurat," papar Listyo di lokasi kejadian.
Baca Juga : Belasan Rumah di Balang Baru Makassar Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Proses identifikasi masih berlangsung dan pihak berwenang akan melakukan segala upaya untuk memastikan bahwa semua korban teridentifikasi dan keluarga mereka segera diberitahu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




