Makassar, jejakfakta - Penyanyi dan artis ramai-ramai hadir dalam pelantikan dan pengukuhan pengurus DPD Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Sulsel di tribun Lapangan Karebosi, Makassar, Sabtu (11/3/23) malam Wita.


Pelantikan sekaligus peringatan Hari Musik Nasional ini dirangkaikan music awards, music dialogue, music concert.
Baca Juga : Aliyah Mustika dan IAS Satukan Semangat Kebersamaan di Jalan Sehat FKPPI–KBPP Polri Sulsel
Event dimeriahkan penampilan Daeng Serang, Trio KDI (Lydia, Diva & Ika), Udin Leadhers, Ancu Laricci, Iswan Iwan Tompo, Bhoer Ago, Sasiroe Band, Retrospective, Patikala Art Community, dan Jum Cilada.
Ada pula Andre Hehanussa, Ayu Soraya, Berto Izaak Doko, Gyant Hidayah, M Noval Aldrian, Andi Mangara, David G Umbas, Hendra S Sinadia, Lexi Mailowa Budiman, Johnny W Maukar, Isnaeni Ismail.
Ketua Umum DPP PAPPRI Tony Wenas hadir melantik Ilham Arief Sirajuddin (IAS) sebagai ketua DPD PAPPRI Sulsel.
Baca Juga : Munafri Sowan ke Mantan Wali Kota di Momentum Idulfitri, Dari Danny hingga IAS & Andi Herry
Sejumlah kategori penghargaan yang akan PAPPRI berikan untuk musisi Sulawesi Selatan: karya lagu populer, lifetime achievement, legendary traditional musician, figure literation musician, legendary song, dan legendary musician.
Pemberian awards itu di antaranya kepada Daeng Serang, karya lagu populer Pantai Losari oleh alm Anci Laricci, alm Iwan Tompo, Andre Tiddi, pencipta lagu Angin Mammiri Bora Daeng Irate, dan awards untuk keluarga penyanyi legendaris Indonesia asal Sulsel, Andi Siti Meriem Nurul Kusumawardhani Mattalatta atau Andi Meriem Mattalatta (31 Agustus 1957 – 4 Juni 2010).
"Kami mengapresiasi untuk pengabdian seumur hidupnya, makanya kami tidak bilang terbaik karena ini bukan penilaian, tapi persembahan atau apresiasi kepada mereka atas hasil karyanya selama mereka hidup," kata Humas DPD PAPPRI Sulsel Yessy Aryani kepada jejakfakta.
Baca Juga : Buka Puasa Bersama di Rujab Wawali, Aliyah Mustika Ilham: Ramadan Momentum Pererat Silaturahmi Keluarga
APPRI Sulsel, lanjut Yessy, telah menyampaikan penghargaan tersebut kepada keluarga musisi dan musisi Sulsel sendiri.
"Sudah kami sampaikan, kalau mereka akan mendapatkan penghargaan tersebut, dan mereka senang sekali karena sepertinya baru pertama kali di Sulsel seperti ini," ujar Yessy.
Agenda selanjutnya, para musisi yang akan mempersembahkan lagu-lagu dari pada penerima awards ini, ada band yang membawa lagunya Andi Mariem Mattalata, lagu Iwan Tompo akan dinyanyikan oleh anaknya Iswan Tompo.
"Kemudian kakaknya [alm] Anci Laricci yaitu Ancu Laricci yang akan menyanyikan lagunya Anci Laricci," tutur Yessy.
PAPPRI mengundang para seniman dari berbagai daerah Sulsel, kalangan pemerintah, dan semua masyarakat yang ingin menyaksikan event ini. Gratis.
"Siapapun yang ingin datang untuk menonton kami buka untuk masyarakat di manapun. Supaya masyrakat juga bisa melihat PAPPRI hadir untuk memperhatikan musisi sulsel membuat lebih baik, dan membuat mereka lebih di hargai secara karya dan masuknya gratis," kata Yessy.
Baca Juga : Momentum Ramadan, Aliyah Mustika Ilham dan KKLR Sulsel Pererat Kebersamaan dan Persaudaraan
Rekrut Milenial
Dalam struktural kepengurusan PAPPRI Sulsel banyak-banyak merekrut kalangan milenial dan mereka datang dari berbagai aliran atau genre musik, dengan tujuan merangkul dan menghargai semua musisi dengan karyanya.
"PAPPRI hadir tidak hanya satu genre tapi semua genre. Ini langkah awal untuk sesuatu yang besar berharap bisa mencapai tujuan kita yakni memberi apresiasi lebih kepada musisi di Sulsel, mulai dari karya cipta dan bagaimana memperkenalkan mereka tidak hanya nasional tapi kanca internasional," kata Yessy.
Tony Wenas Pilih Aco
Ketua Umum PAPPRI Clayton Allen Wenas atau Tony Wenas bersama DPP meminta Ilham Arief Sirajuddin yang akrab disapa Aco menjadi ketua DPD PAPPRI Sulsel.
Tony Wenas yang juga Presiden Direktur PT Freeport Indonesia sejak tahun lalu memilih Aco.
"PAPPRI di daerah itu kami harapkan benar-benar diisi oleh pengurus yang punya kepedulian kepada dunia musik. Makanya, kami di DPP sepakat meminta Aco memimpin PAPPRI Sulsel," kata Tony Wenas saat bertemu Aco di Pacific Place, SCBD Sudirman, Jakarta, Jumat (21/10/2022).
Aco sendiri punya keinginan memperjuangkan musisi lokal Sulawesi Selatan sejak dirinya menjabat Wali Kota Makassar dua periode (2004-2014).
“Dari sejak menjabat Wali Kota Makassar, saya banyak memberi perhatian terhadap musik lokal. Kehadiran saya sebagai seorang tokoh masyarakat diharapkan dapat membangun PAPPRI Sulsel. Saya akan mengawal organisasi ini dalam mengedukasi dan melakukan pembinaan terhadap musisi-musisi lokal,” kata IAS saat jumpa pers di The Culture Club, Jl Gontang Raya, Kelurahan Tanjung Merdeka, Kota Makassar, Rabu (8/3/2023).
Menurut Ilham, musisi Sulsel memiliki potensi yang besar di pasar. Baik penyanyi, pencipta lagu, dan pemusiknya butuh dukungan sepenuhnya.
"Sebagai pemimpin organisasi, saya akan mengupayakan untuk dapat memberi mereka tidak hanya ruang, tapi sekaligus panggung agar lebih dikenal di masyarakat,” kata IAS.
Dulunya, kata IAS, musisi dinilai dengan seberapa banyak karya yang ia jual, baik dalam bentuk penjualan CD dan DVD. Seiring perkembangan zaman, hal tersebut berubah menjadi seberapa banyak mereka ter-publish dan didengarkan.
"Fokus saya ke depannya adalah memberikan hak-hak atau royalti akan karya mereka,” kata IAS.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




