Senin, 13 Maret 2023 20:14

Kasus Kematian dr. Mawar Janggal, dr. Hendra Mengaku Pihak Keluarga Korban Temukan Luka Lebam

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Atri Suryatri Abbas
Ketua PDPI Papua, dr. Hendra Sihombing memberikan keterangan kepada media di rumah duka di Makassar, Senin, (13/3/2023). @Jejakfakta/Atri
Ketua PDPI Papua, dr. Hendra Sihombing memberikan keterangan kepada media di rumah duka di Makassar, Senin, (13/3/2023). @Jejakfakta/Atri

"Informasi yang saya dapatkan ada lebam, bahkan dari pihak keluarga menyampaikan punggung badan biru biru (lebam), ada darah di leher dan tulang rusuk yang patah. Namun kita masih menunggu hasil autopsi resmi dari pihak kepolisian,” ungkap dr. Hendra Sihombing.

Jejakfakta.com, Makassar - Ketua perhimpunan dokter paru Indonesia (PDPI) Cabang Papua, dr. Hendra Sihombing mengharapkan ada titik terang dari tewasnya dr. Mawartih Susanty, dokter Spesialis Paru asal Makassar yang ditemukan tewas di dalam rumah dinasnya di Nabire, Papua.

dr. Hendra Sihombing sangat prihatin atas kejadian ini. Ia mengaku ada kejanggalan yang mengakibatkan rekannya dr. Mawartih Susanty meninggal.

“Ada terjadi kejanggalan dengan (kematian) teman kami, kami sangat prihatin atas kejadian tersebut. Ada ketidakwajaran jadi kita masih menunggu hasil autopsi resmi dari pihak kepolisian, berharap bahwa visum segera diselesaikan," ujar dr. Hendra di rumah duka di Makassar, Senin, (13/3/2023).

Baca Juga : Demo Tolak MBG, Amnesty Minta Hentikan Intimidasi Siswa di Papua

"Kami sangat berharap kasus ini mendapatkan titik terang dan pelaku segera ditangkap dan diproses sesuai undang-undang,” sambungnya.

dr. Hendra mengatakan, ia juga mendapatkan informasi dari pihak keluarga dr. Mawar yang ditemukan tewas dengan tubuh yang lebam.

“Informasi yang saya dapatkan ada lebam, bahkan dari pihak keluarga menyampaikan punggung badan biru biru (lebam), ada darah di leher dan tulang rusuk yang patah. Namun kita masih menunggu hasil autopsi resmi dari pihak kepolisian,” ungkapnya.

Baca Juga : Diduga Curanmor Tewas Ditembak Polisi di Gowa, Keluarga Minta Keadilan

Ia meminta adanya perlindungan dari pemerintah untuk para dokter yang bekerja atau ditugaskan dimanapun terutama daerah yang tidak kondusif.

“Kami juga meminta perlindungan keamanan, kenyamanan bekerja dari pemerintah. Kami butuh itu. Karena seseorang tidak dapat bekerja kalau situasi tidak kondusif. Kemudian kami menghimbau kepada masyarakat untuk memberikan info untuk mendapatkan titik terang dari kasus ini,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#dr. Mawartih Susanty #Ditemukan tewas #Papua #Mengharapkan ada titik terang #ditemukan tewas dengan tubuh yang lebam
Youtube Jejakfakta.com