Jejakfakta.com, Nasional - Ketua Panitia Penyelenggara FIFA U-20 World Cup 2023 (LOC), Erick Thohir memberikan perkembangan soal kondisi rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pasca konser BlackPink beberapa hari yang lalu.
Erick Thohir melakukan kunjungan langsung ke SUGBK pasca konser K-pop Idol, BlackPink yang berlangsung pada 11-12 Maret 2023.

Dalam kunjungan tersebut, Erick Thohir melihat kalau kondisi rumput di SUGBK sangat rusak. Hal ini tentu karena antusiasme fans BlackPink yang memadati SUGBK saat konser berlangsung.
Baca Juga : AM Asri Ajak Masyarakat Dukung Keputusan PSSI Soal Shin Tae-yong
Kendati memang rumput sudah ditutup, tapi banyaknya penonton dan keberadaan kursi juga pasti membuat kondisi rumput sangat rusak.
Terlihat kondisi rumput ada yang mengalami kebotakan di berbagai bagian usai konser BlackPink.
Oleh sebab itu, Erick Thohir dalam kunjungannya ke GBK, secara khusus Erick meminta kepada Direktur PPKGBK agar disiplin dalam menjaga proses persiapan, terutama kondisi rumput lapangan.
Baca Juga : PSSI Akan Kirim Surat Protes Terkait Kepemimpinan Wasit Ahmed Al Kaf, Erick Thohir: Fokus Lawan Tiongkok
“Kami sudah melihat satu per satu kondisi di enam lapangan, dan pemerintah pusat sudah mengambil alih sebagian pekerjaan untuk pemerintah daerah. Khusus di Stadion Utama GBK, saya sudah bicara dengan Direktur PPKGBK apapun yang sudah dijalankan selama ini harus kita pertahankan sama-sama," kata Erick Thohir.
"Perbaikan rumput harus segera dijalankan karena kondisi yang kritikal dan memprihatinkan. Ini mega lapangan di Indonesia yang sangat penting buat kejuaraan dunia," tegas Erick Thohir," ujarnya. Dilansir bolanusantara.com
Tak cuma BlackPink, konser penyanyi kondang Tanah Air, Raisa sempat menggelar event besarnya di SUGBK.
Baca Juga : Wasit Terkapar dalam Kejadian Kontroversial di PON XXI, Erick Thohir Sebut Memalukan
“Semua event kita batalkan, dan kita tidak membeda-bedakan, apakah event entertainment, olahraga, dan lainnnya. Semua tidak dimungkinkan lagi digelar Gelora Bung Karno," ujar Erick.
"Ini bukan masalah pilihan salah dan benar, tapi ini kebijakan yang harus kita ambil kalau kita tidak mau gagal, apalagi di stadion ini akan digelar pembukaan,” ucap Erick.
Sekadar informasi, sebelum ke Jakarta, rombongan mendatangi Stadion Utama Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Si Jalak Harupat (Bandung), Stadion Gelora Sriwijaya (Palembang), Stadion Manahan (Solo), dan Stadion Kapten I Wayan Dipta (Bali).
Baca Juga : PSSI akan Ubah Sistem Masuk SUGBK: November Nanti Lebih Ketat Sedikit Merepotkan
Untuk GBK ada beberapa catatan yakni, FIFA meminta pengelola SUGBK meniadakan pagar pembatas antara bangku penonton terdepan dengan lapangan pertandingan, mencontoh stadion-stadion berstandar FIFA di Eropa.
FIFA dan pengelola stadion setempat memperbaiki beberapa posisi tempat duduk penonton agar bisa melihat pertandingan dengan lebih jelas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




