Jejakfakta.com, Makassar - Pappri tidak hanya sebagai tempat silaturahmi, juga menjadi wadah para musisi bisa mengembangkan bakat dan menyampaikan aspirasi keinginan dalam bermusik.
Hal itu disampaikan Ketua Panitia Peringatan Hari Musik Nasional ke-20 di Makassar, Andi Ferial Miftah saat menggelar Jumpa Pers di Kedai Kopi Papa Ong, Selasa (4/4/2023).

"Pappri diciptakan untuk memberikan ruang untuk bisa lebih ekspor ruang seni," kata Andi Ferial.
Baca Juga : Eksaminasi Publik Bongkar Dugaan Kekeliruan Fatal Putusan Buruh KIBA, Dinilai Ancam Hak Pekerja Nasional
Ferial menjelaskan, ada beberapa kegiatan pada Peringatan Hari Musik Nasional ke-20 di Makassar, seperti talkshow seputar musik bersama Once Mekel dan beberapa narasumber lainnya serta persembahan dari musik tradisional asal Sulawesi.
Salah satu maestro musik asal Sulsel Daeng Serang Dakko turut hadir dan mempersembahkan kesenian dan musik tradisional dan akan berkolaborasi dengan Rian Hidayat.
Daeng Serang Dakko mengaku sudah bermusik sejak kelas satu SR (Sekolah Rakyat) pada zaman penjajahan dan dara seninya turun temurun dari neneknya.
Baca Juga : Diskominfo Makassar Gandeng Apple Developer Academy, Perkuat Talenta Digital Mahasiswa
“Saya dari kelas satu SR (sekolah rakyat) mendalami musik, dari nenek memang saya belajar, jadi turun temurun. Di umur saya yang sudah 80 (tahun) lebih anak cucu saya semuanya berlatih kesenian,” jelasnya.
Ia mengungkapkan kebahagiaannya bisa menjadi bagian dari Pappri, selain bisa mengenal pemusik anak muda, ia juga bisa melakukan kolaborasi dengan musisi lainnya.
“Pappri bisa membuat suatu kekompakan para pecinta seni,” katanya.
Baca Juga : LBH Pers Makassar Desak Kasus Kekerasan Jurnalis Darwin Fatir Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
“Saya beberapa kali diajak keluar negeri untuk mengajar seni. Tapi tidak mau karena kalau saya mengajar di luar, orang luar tau seni sedangkan nanti anak cucu saya di sini tidak mengetahui seni," sambungnya.
Ia berharap melalui kegiatan Pappri, anak muda khususnya di Makassar saat ini bisa lebih mencintai musik tanah air khususnya seni asal Sulawesi Selatan.
“Untuk anak-anak muda sekarang harus mempertahankan tari dari nenek moyangnya dan pertahankan budayanya masing masing,” terangnya.
Musik Indonesia Keren edisi Ramadan dalam rangka peringatan Hari Musik Nasional ke-20 di Makassar dilaksanakan di Mall Phinisi Point, Kamis, 6 April 2023 dan dimulai pukul 13.00 hingga bedug magrib.
Acara ini akan dihadiri oleh beberapa artis penyanyi dan musisi terkenal seperti Once Mekel, Dwiki Darmawan, Marcel Siahaan, Ita Purnamasari, Ikke Nurjanah, Andre Hehanussa, Ridho Slank, Gilang Ramadhan, Gyant Hidayah, Udhin Leaders, Daeng Serang Dakko, Masyita, Andi Riri, Jum, Bhoer, Randy Wilson, PSM Unhas, dan Retrospective Band.
Untuk melaksanakan acara ini, DPP PAPPRI bekerjasama dengan para pengurus DPD PAPPRI dan melibatkan berbagai komunitas musik daerah/etnik di Sulawesi Selatan. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




