Jejakfakta.com, Makassar - Mahasiswa Makassar kembali turun ke jalan. Ratusan massa dari Aliansi Mahasiswa Makassar menggalar aksi di depan Gedung DPRD Sulsel.
Dalam aksinya, massa aksi dengan memakai pakaian hitam-hitam sebagai simbol matinya demokrasi dan nurani penguasa di Indonesia.

Dalam aksinya, mereka dengan tegas menolak pengesahan Perppu Cipta Kerja yang disahkan DPR beberapa waktu lalu.
Baca Juga : GMTD Hormati RDP DPRD Sulsel, Tegaskan Kepastian Hukum dan Kepatuhan Regulasi
Pantauan Jejakfakta.com, Kamis (6/4/2023) sekitar pukul 16.45 Wita, sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Sulawesi Selatan dan arus lalu lintas dialihkan ke arah Jl. Urip Sumiharjo lorong 6.
"Kami tidak percaya DPR RI, tolak Perppu cipta kerja," tulis dalam spanduk yang dibentangkan massa aksi.
Aliansi Mahasiswa Makassar menggelar aksi di depan DPRD Sulsel dan membentangkan spanduk penolakan pengesahan Perppu Cipta Kerja. @dok. IG CatatanKaki Unhas
Baca Juga : Rachmatika Dewi: Kepemimpinan Fadjry Djufry Diharap Perkuat Sinergi Pemda dan Masyarakat
Sementara itu, ditempat terpisah puluhan mahasiswa yang tergabung dalan Aliansi Mahasiswa Alauaddin menggelar aksi di depan kampus Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) Jl Sultan Alauddin, Makassar, Kamis (6/4/2023) sore.
Dalam aksinya, tutuntan yang sama penolakan pengesahan Perppu Cipta Kerja yang disahkan DPR beberapa waktu lalu.
Berikut tuntutan demo Aliansi Mahasiswa Makassar terkait UU Cipta Kerja:
- Menuntut dan mendesak presiden dan DPR untuk mencabut pengesahan UU cipta kerja
- Menuntut dan mendesak pemerintah dan DPR untuk mengkaji ulang uu cipta kerja secara terbuka serta melibatkan seluruh elemen masyarakat
- Menuntut dan mendesak presiden dan DPR merevisi dan mengkaji kembali pasal-pasal yang bermasalah
- Menuntut dan mendesak independensi presiden dan DPR agar mengutamakan kesejahteraan rakyat. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




