Jejakfakta.com, Makassar - Ilham Airef Sirajuddin (IAS) turut berkabung atas wafatnya Wakil Bupati (Wabup) Luwu Syukur Bijak. IAS mengaku kehilangan sosok sahabat.
"Saya sangat berduka dengan kepergian sahabat saya almarhum Syukur Bijak," kata IAS dalam keterangannya yang diterima Jejakfakta.com, Kamis (6/4/2023).

IAS menyebut punya kenangan yang panjang bersama Syukur Bijak. Kepergian Syukur Bijak, kata IAS, Luwu juga kehilangan salah satu putera terbaik daerah.
Baca Juga : IAS Terpilih Aklamasi Pimpin Golkar Sulsel, Langsung Bentuk Tim Formatur dan Terima Pataka Partai
"Sangat panjang kebersamaan kami, baik sebagai politisi, maupun secara pribadi. Luwu kehilangan salah satu putera terbaiknya," ujarnya.
IAS kemudian memuji sosok Syukur Bijak. Dia menilai Syukur Bijak sebagai orang yang punya keteguhan dan komitmen tinggi.
"Satu hal yang sangat terkesan bagi saya sebagai sahabat adalah keteguhan beliau memegang komitmen. Insyaallah diampunkan segala dosanya," lanjut IAS.
Baca Juga : Aliyah Mustika Hadiri Musda XI Golkar Sulsel, Tekankan Sinergi Pemerintah dan Partai untuk Kemajuan Daerah
Politisi senior Sulawesi Selatan ini juga menitip pesan kepada keluarga almarhum setelah kepergian Syukur Bijak. IAS meminta keluarga menjaga jejak kebaikan yang pernah Syukur Bijak berikan.
"Rawat jejak kebaikan dan niat baik yang pernah ada di diri beliau. Dan, jaga untuk mengirim doa untuk beliau di sana," kata IAS.
Mantan Wali Kota Makassar dua periode ini pun langsung menuju RSUD Wahidin Sudirohusodo Makassar setelah mendapat kabar wafatnya Syukur Bijak. Sebelumnya, IAS mengaku masih sempat menjenguk Syukur Bijak di ruang ICU.
Baca Juga : Buka Musda Golkar Sulsel, Bahlil Tegaskan Diskresi untuk IAS Sesuai AD/ART
"Memang kondisi beliau naik turun sejak operasi dilaksanakan pada Selasa (4/4) lalu. Diskusi internal keluarga, saya mendengar insyaallah beliau akan langsung dipulangkan ke Luwu untuk dikebumikan di sana keesokan hari," imbuh IAS.
Momen Ilham Arief Sirajuddin bersama alm. Wabup Syukur Bijak dan keluarga di kediaman almarhum beberapa waktu lalu. @Jejakfakta/Reza Arifuddin
Politisi Demokrat Selle KS Dalle turut menceritakan kedekatan IAS dan Syukur Bijak. Almarhum Syukur Bijak juga disebut sebagai sosok penting saat IAS mencalonkan diri sebagai Gubernur Sulsel pada 2013 lalu.
Baca Juga : Bahlil Instruksikan Golkar Sulsel Bergerak Cepat Usai Musda, Konsolidasi hingga Ranting Jadi Prioritas
"Almarhum menjadi salah satu kekuatan Demokrat di Tana Luwu saat IAS memimpin Demokrat. Almarhum tokoh penting pemenangan Ilham-Aziz saat pilgub 2013 lalu," ujar Selle.
Selle juga mengatakan keputusan politik Syukur Bijak dan keluarga besarnya selalu melibatkan IAS. Mereka disebut sudah seperti saudara.
"Dua kali almarhum maju sebagai wakil bupati, tidak lepas dari campur tangan IAS di baliknya. Aslinya orang bersaudara ini," bebernya.
Baca Juga : Bahlil Restui IAS Pimpin Golkar Sulsel, Sebut Ilham Arief Sirajuddin Pilihan Terbaik
Untuk diketahui, Syukur Bijak meninggal dunia sekitar pukul sekitar pukul 12.00 Wita, Kamis (6/4). Syukur meninggal setelah menjalani operasi jantung di RSUD Wahidin Sudirohusodo Makassar. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




