Kamis, 06 April 2023 22:50

Mengenang Mendiang Wabup Luwu Syukur Bijak, IAS: Sahabat yang Teguh dan Komitmen

Editor : Nurdin Amir
Ilham Airef Sirajuddin (IAS) turut berkabung atas wafatnya Wakil Bupati (Wabup) Luwu Syukur Bijak. IAS mengaku kehilangan sosok sahabat. @Jejakfakta/Reza Arifuddin
Ilham Airef Sirajuddin (IAS) turut berkabung atas wafatnya Wakil Bupati (Wabup) Luwu Syukur Bijak. IAS mengaku kehilangan sosok sahabat. @Jejakfakta/Reza Arifuddin

Ilham Arief Sirajuddin (IAS) menilai sosok Syukur Bijak sebagai orang yang punya keteguhan dan komitmen tinggi.

Jejakfakta.com, Makassar - Ilham Airef Sirajuddin (IAS) turut berkabung atas wafatnya Wakil Bupati (Wabup) Luwu Syukur Bijak. IAS mengaku kehilangan sosok sahabat.

"Saya sangat berduka dengan kepergian sahabat saya almarhum Syukur Bijak," kata IAS dalam keterangannya yang diterima Jejakfakta.com, Kamis (6/4/2023).

IAS menyebut punya kenangan yang panjang bersama Syukur Bijak. Kepergian Syukur Bijak, kata IAS, Luwu juga kehilangan salah satu putera terbaik daerah.

Baca Juga : Aliyah Mustika dan IAS Satukan Semangat Kebersamaan di Jalan Sehat FKPPI–KBPP Polri Sulsel

"Sangat panjang kebersamaan kami, baik sebagai politisi, maupun secara pribadi. Luwu kehilangan salah satu putera terbaiknya," ujarnya.

IAS kemudian memuji sosok Syukur Bijak. Dia menilai Syukur Bijak sebagai orang yang punya keteguhan dan komitmen tinggi.

"Satu hal yang sangat terkesan bagi saya sebagai sahabat adalah keteguhan beliau memegang komitmen. Insyaallah diampunkan segala dosanya," lanjut IAS.

Baca Juga : Munafri Sowan ke Mantan Wali Kota di Momentum Idulfitri, Dari Danny hingga IAS & Andi Herry

Politisi senior Sulawesi Selatan ini juga menitip pesan kepada keluarga almarhum setelah kepergian Syukur Bijak. IAS meminta keluarga menjaga jejak kebaikan yang pernah Syukur Bijak berikan.

"Rawat jejak kebaikan dan niat baik yang pernah ada di diri beliau. Dan, jaga untuk mengirim doa untuk beliau di sana," kata IAS.

Mantan Wali Kota Makassar dua periode ini pun langsung menuju RSUD Wahidin Sudirohusodo Makassar setelah mendapat kabar wafatnya Syukur Bijak. Sebelumnya, IAS mengaku masih sempat menjenguk Syukur Bijak di ruang ICU.

Baca Juga : Buka Puasa Bersama di Rujab Wawali, Aliyah Mustika Ilham: Ramadan Momentum Pererat Silaturahmi Keluarga

"Memang kondisi beliau naik turun sejak operasi dilaksanakan pada Selasa (4/4) lalu. Diskusi internal keluarga, saya mendengar insyaallah beliau akan langsung dipulangkan ke Luwu untuk dikebumikan di sana keesokan hari," imbuh IAS.

Momen Ilham Arief Sirajuddin bersama alm. Wabup Syukur Bijak dan keluarga di kediaman almarhum beberapa waktu lalu. @Jejakfakta/Reza Arifuddin

Politisi Demokrat Selle KS Dalle turut menceritakan kedekatan IAS dan Syukur Bijak. Almarhum Syukur Bijak juga disebut sebagai sosok penting saat IAS mencalonkan diri sebagai Gubernur Sulsel pada 2013 lalu.

Baca Juga : Ilham Arief Sirajuddin Hadiri Peringatan Nuzul Quran Golkar Sulsel, Momentum Perkuat Silaturahmi dan Konsolidasi Kader Jelang Musda

"Almarhum menjadi salah satu kekuatan Demokrat di Tana Luwu saat IAS memimpin Demokrat. Almarhum tokoh penting pemenangan Ilham-Aziz saat pilgub 2013 lalu," ujar Selle.

Selle juga mengatakan keputusan politik Syukur Bijak dan keluarga besarnya selalu melibatkan IAS. Mereka disebut sudah seperti saudara.

"Dua kali almarhum maju sebagai wakil bupati, tidak lepas dari campur tangan IAS di baliknya. Aslinya orang bersaudara ini," bebernya.

Baca Juga : Momentum Ramadan, Aliyah Mustika Ilham dan KKLR Sulsel Pererat Kebersamaan dan Persaudaraan

Untuk diketahui, Syukur Bijak meninggal dunia sekitar pukul sekitar pukul 12.00 Wita, Kamis (6/4). Syukur meninggal setelah menjalani operasi jantung di RSUD Wahidin Sudirohusodo Makassar. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Ilham Arief Sirajuddin #IAS #Syukur Bijak #Saudara #Keteguhan #Komitmen Tinggi #Luwu
Youtube Jejakfakta.com