Jejakfakta.com, Makassar - Data sementara korban kebakaran Trans Studio Mall (TSM) Makassar, sekitar pukul 20.50 Wita, petugas berhasil mengevakuasi 80 orang (Laki-laki 40 , Perempuan 36 dan Anak-anak 4) yang dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Siloam Makassar untuk mendapat perawatan akibat menghirup asap kebakaran.
Api sudah berhasil dijinakkan oleh tim Damkar sekitar pukul 19.00 Wita dan kemudian melakukan pendinginan.

Saat ini, Tim Damkar Makassar bersama personel Brimob Polda Sulsel masih melakukan proses penyisiran dan pendinginan ke dalam gedung.
Baca Juga : Bupati Luwu Timur Gerak Cepat Tinjau Kebakaran Wasuponda, Janjikan Percepatan Bantuan Rumah Korban
"Tadi tim masuk ke dalam menggunakan alat bantu," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Ridwan Hutagaol kepada media, Senin (24/04/2023).
Sementara itu, Dirut PT Trans Kalla Makassar, Max Kembua, mengonfirmasi kebakaran terjadi di dalam area gedung baru Trans Mall Makassar di lantai dua. Sementara aktivitas di mall bagian lama tidak terganggu sama sekali.
Api berasal dari tempat foto yang terbuat dari kertas dan diduga disebabkan arus pendek listrik pada lampu tempat foto tersebut.
Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Hadiri Festive Raya Fashion Show 2026, Dukung Kreativitas Desainer Lokal Makassar
"Ini ada spot foto yang kita buat kembang dari kertas. Itu memang menjadi favorit pengunjung untuk berfoto. Selain warna kembang yang menarik juga dilengkapi dengan lampu. Nah itu yang terjadi arus pendek listrik di situ," kata Max, dikutip CNNIndonesia.com.
Max menduga arus pendek listrik tersebut membuat percikan api yang mengenai kembang bunga kertas sehingga api dengan cepat menjalar.
"Karena terbuat dari kertas makanya banyak asapnya," ujarnya.
Baca Juga : Warga Padati Hari Kedua Makassar Craft Expo 2025 di Trans Studio Mall
Max menuturkan bahwa kejadian itu tidak membakar gedung maupun wahana baru yakni, Trans Snow World Makassar. Kebakaran hanya melanda di spot foto dan kini sudah dikendalikan.
"Mall tidak terbakar dan Trans Snow juga tidak terbakar. Pengunjung dan karyawan panik karena orang bilang kebakaran. Api hanya di kembang itu kok, tapi sudah padam," ujarnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




