Senin, 08 Mei 2023 13:30

Permabudhi Gelar Festival Waisak di Kota Makassar

Editor : Agass
Permabudhi Gelar Festival Waisak di Kota Makassar. Ist
Permabudhi Gelar Festival Waisak di Kota Makassar. Ist

Festival mengambil tema "Between The Lines". Tema ini diambil untuk mengingatkan umat agar menghargai kehidupan saat ini, kehidupan yang berada diantara garis kelahiran dan kematian.

Jejakfakta.com, Makassar - Menyambut Waisak 2567/2023 yang jatuh pada 4 Juni 2023, Permabudhi Sulsel akan mengadakan Festival Waisak di Mall Phinisi Point Makassar.

Festival mengambil tema "Between The Lines". Tema ini diambil untuk mengingatkan umat agar menghargai kehidupan saat ini, kehidupan yang berada diantara garis kelahiran dan kematian. Kegiatan ini mengajak umat untuk hidup dalam keseimbangan, menghindari garis ekstrim pemuasan nafsu dan garis radikal spiritual pengekangan diri.

“Moderasi adalah cara hidup yang mampu mengoptimalkan kualitas dan kapasitas diri. Inilah yang menjadi teladan agung Buddha yang menjadi nilai inti perayaan Waisak.” Demikian penjelasan Suzanna, Ketua Panitia Festival Waisak 2023.

Baca Juga : Dekatkan Layanan ke Masyarakat, Tim Lontara+ Ramaikan CFD Makassar

Akan banyak hal menarik dalam festival kali ini. Patung Bayi Siddhartha setinggi 4 meter terbesar di Indonesia ini akan menjadi ikon dari festival tersebut. Selain itu, ada juga patung reclining Buddha, dalam posisi baring, sepanjang 5 meter. Akan ditampilkan juga patung Buddha dalam berbagai kisah penting, seperti peristiwa di bulan Asadha saat Buddha memberi Khotbah pertama kepada lima murid pertama. Peristiwa di bulan Magha saat Buddha bertemu 1250 bikkhu yang semua sudah mencapai kesucian (arahat) dan menyampaikan intisari ajaran Buddha.

Selain itu, setiap hari di panggung Tokyo Mall Phinisi Point akan diisi dengan berbagai acara menarik, talkshow dan berbagai lomba serta nonton bareng dan bedah film Xuan Zang - Perjalanan Ke barat. Akan ada juga Dialog lintas Agama, Dialog Kebangsaan dan lain lain.

Pada malam Waisak, Sabtu 3 Juni 2023 dilakukan Meditasi dan Doa Bersama untuk Bangsa. Puncak acara dan penutupan Festival tgl 4 Juni 2023 akan diadakan Open House Waisak dihadiri umat berbagai majelis dan vihara, juga para tokoh lintas agama, pemerintahan, TNI dan Polri.

Baca Juga : Perempuan Desa Jadi Motor Perubahan, Save the Children Dorong Perlindungan Anak Berbasis Komunitas

"Kami juga bekerjasama dengan OtakLabs yang akan menyediakan alat unik yang dapat membaca gelombang otak. Pengunjung bisa mencoba secara gratis alat pegukur ini. Untuk mengetahui korelasi antara kondisi pikiran dengan gelombang otak yang terjadi. Semua gratis tidak dipungut biaya apapun untuk menikmati pameran ini" tambah Suzanna.

Suzanna, mewakili panitia menyampaikan harapan yang besar agar Festival Ini bisa memberikan banyak manfaat, khususnya bagi umat Buddha dan Masyarakat pada umumnya. Lewat Festival ini semua masyarakat dapat merasakan makna dari perayaan Waisak. Panitia menargetkan pengunjung 5000 orang dalam waktu 9 hari. Ini akan sangat menarik dan memperkuat gerakan moderasi beragama untuk hidup rukun dalam keharmonisan dan kedamaian di Sulawesi Selatan, khususnya di Makassar. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Buddha #Waisak #Makassar #Mall Phinisi Point
Youtube Jejakfakta.com