Senin, 19 Juni 2023 09:44

Protes Pelanggan Mengalir ke PDAM Makassar, Terbaru Disertai 'Sesajen' Onde-Onde

Adegan ritual pelanggan di Jalan Galangan Kapal, Kelurahan Kaluku Bodoa RT 011 RW 005, Kecamatan Tallo. Aksi ini sebagai bentuk protes ke PDAM Makassar karena suplai air bersih tidak mengalir ke rumah pelanggan bersangkutan. (tangkapan layar).
Adegan ritual pelanggan di Jalan Galangan Kapal, Kelurahan Kaluku Bodoa RT 011 RW 005, Kecamatan Tallo. Aksi ini sebagai bentuk protes ke PDAM Makassar karena suplai air bersih tidak mengalir ke rumah pelanggan bersangkutan. (tangkapan layar).

"Pelindo dan Pertamina walaupun objek vital tetap mengalir air-nya, padahal kita tetangga. Saya merasa tidak tinggal di kota Makassar tetapi seperti tinggal di Padang Pasir," kata Ketua Komisi A DPRD kota Makassar, Rahmat Taqwa Quraisy.

Makassar, jejakfakta – Protes pelanggan mengalir ke manajemen PDAM Kota Makassar lantaran suplai air kerap tidak mengalir. Terbaru, protes pelanggan dengan adegan ritual bersesajen kue onde-onde dan bakar lilin.

Protes tersebut datang dari pelanggan Jalan Galangan Kapal, Kelurahan Kaluku Bodoa RT 011 RW 005, Kecamatan Tallo. Terekam seorang wanita beritual bakar lilin di atas meteran air milik PDAM Makassar. Di dekatnya, ada baki berisi kue tradisional onde-onde dan masakan beras pulut.

Si pelanggan, dalam aksinya, terekam menyampaikan kalimat-kalimat berikut ini: 

Baca Juga : Besok PDAM Makassar Kuras dan Bersihkan Pulsator IPA 2 Panaikang, Ini Daerah Terdampak

Taunna PDAM ki pajappanga je'neku. Matangku kamma mami kariu a'begadang, membengkaki pembayaran listrikku, ki pajappayangaya taunna PDAM. ‘Buat pegawai PDAM minta tolong air saya dikasi mengalir. Mata saya sudah seperti burung hantu akibat begadang jaga air.

Pak Yusuf, cini ki kodong kudupa-dupaimi kilometerku eh, injoe songkolo apa kodonge, ku paumba-umbagi kodonge, Pajappanga Jenekku kodonge Pak Yusuf di' Pammoporanga kodong kaciciku matangku begadang. ‘Pak Yusuf, minta tolong lihat, saya berikan dupa lilin ke metaran PDAM, itu ada juga sesajen berupa songkolo dan onde-onde. Saya mohon agar air di rumah saya bisa segera mengalir Pak Yusuf, saya mohon, akibat begadang mata saya juga jadi sayup’.

Kepala Bagian Humas PDAM Makassar, Muh Idris Tahir, menanggapi. Menurutnya, aksi pelanggan tersebut hanyalah guyonan supaya mendapat perhatian dan PDAM Makassar, memerhatikan.

Baca Juga : PDAM Makassar Penagihan Serentak untuk Naikkan Pendapatan

"Saat ini petugas kami masih melakukan pemantauan dan mengecek jalur-jalur pipa induk yang masuk ke lokasi itu, untuk mengetahui penyebabnya karena sebagian daerah di sekitarnya sudah ada yang mendapatkan suplai air melalui pipa induk," kata Idris, Sabtu (17/6/2023), dikutip dari kompas.com.

Idris menyebut daerah Kaluku Bodoa terbilang sulit untuk dialiri secara normal, apalagi jika musim kemarau. Beberapa waktu terakhir PDAM menyuplai air bersih dengan mobil tangki dan melakukan inject air ke dalam pipa induk.

Sebelumnya, protes juga mengalir dari pelanggan Kelurahan Pattingalloang, Kecamatan Ujung Tanah.

Baca Juga : Krisis Air Tiap Kemarau, Perumda Air Minum Kota Makassar Beri Solusi Terbaik untuk Utara Kota

Ketua Komisi A DPRD kota Makassar, Rahmat Taqwa Quraisy, menyampaikan protes pelanggan saat rapat paripurna DPRD kota Makassar, Senin (5/6/2023).

Rahmat mengatakan, selama tiga pekan suplai air PDAM tidak mengalir, dan pihak PDAM Makassar tidak mengambil tindakan terkait masalah ini. Sehingga pelanggan, termasuk Rahmat sendiri, kesulitan mengakses air bersih.

"Tidak satupun direksi PDAM dari berapa direksi yang mau hadir menemui kami di dapil dua. Jika dikatakan debit air berkurang kenapa mobil tangki jalan-jalan terus bawa air. Kami di janji dua pipa in line dan pipa in line ini sudah selesai dua bulan yang lalu, tetapi tambah tidak ada air," kata Rahmat, saat menyampaikan di muka rapat paripurna.

Baca Juga : PDAM Makassar Ingin Siasati Bendungan Lekopancing dengan Bendungan Karet, Antisipasi Kemarau

Menurut Rahmat, pihak PDAM sibuk dengan hal lain sehingga melupakan hal pokok untuk warga Makassar bagian utara.

"Hari ini saya liat direksi PDAM sibuk mengurusi perpanjangan tenaga kontrak dan pengajuan SK 80 persen. Tapi kemudian tidak ada satupun direksi yang membahas hari ini kenapa air bersih di utara kota Makassar tidak mengalir jangan sampai ini mempengaruhi kinerja pemerintah kota," kata Rahmat.

Menurutnya, tidak adanya keseimbangan, sebab perusahaan yang juga berada di dekat kelurahan Patinggaloang airnya tetap mengalir. Sedangkan ia dan warga sekitar mengalami kekeringan.

Baca Juga : PDAM Tangani Kebocoran Pipa 400mm IPA II Panaikang, Urip hingga Tamalanrea Terdampak

"Pelindo dan Pertamina walaupun objek vital tetap mengalir air-nya, padahal kita tetangga. Saya merasa tidak tinggal di kota Makassar tetapi seperti tinggal di Padang Pasir," ujar Rahmat.

Rahmat berharap kondisi tersebut cepat diselesaikan untuk menghadirkan air bersih di kelurahan tersebut.

"Memang lima hari ini tidak mengalir sekalipun tidak ada menetes. Di kelurahan Pattingalloang. Saya kira ini catatan bagi pemerintah kota. Terkait salah satu Perumda untuk bagaimana caranya menghadirkan air bersih," tegas Rahmat. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Kelurahan Kaluku Bodoa RT 011 RW 005 #protes pelanggan PDAM Makassar #Muh Idris Tahir #rahmat taqwa quraisy #Komisi A DPRD Kota Makassar #Kecamatan Ujung Tanah
Youtube Jejakfakta.com