Rabu, 21 Juni 2023 07:00

Jemaah Haji Indonesia Dapat Tambahan 65 Mobil Golf untuk Fase Armina

Tenda-tenda persiapan untuk jemaah haji Indonesia di Arafah, Selasa (20/6/2023). (dok.Kemenag RI).
Tenda-tenda persiapan untuk jemaah haji Indonesia di Arafah, Selasa (20/6/2023). (dok.Kemenag RI).

Gus Men pun menyatakan, peningkatan-peningkatan layanan yang dilakukan Masyariq dan Pemerintah Saudi sudah sangat baik, sesuai dengan kesepakatan Indonesia dan Saudi.

Jeddah - Jemaah haji Indonesia mendapat tambahan fasilitas dari Arab Saudi berupa 65 mobil golf. Sarana transportasi ini akan digunakan untuk membantu pergerakan jemaah dari tenda di Mina hingga titik terdekat jamarat yang bisa diantar dengan mobil.

“Alhamdulillah untuk jemaah kita yang maktabnya nanti di Mina relatif jauh, kita mendapat tambahan fasilitas mobil golf untuk membantu mereka sampai titik terdekat dengan jamarat,” kata Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas seusai mengikuti pembukaan Muktamar Perhajian yang diselenggarakan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi di Jeddah, Selasa (20/6/2023). 

Menurut Yaqut, tambahan fasilitas tersebut memang diusulkan oleh Kementerian Agama RI berdasarkan hasil evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun lalu. Menurutnya, seiring jarak tempuh yang cukup jauh dari tenda menuju jamarat, diperlukan sarana transportasi agar jemaah tidak terlalu kelelahan. Mobil golf juga akan sangat berguna dalam mempercepat proses evakuasi.

Baca Juga : Gus Yaqut Ditetapkan sebagai Tersangka, Ini Jejak Panjang Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

"Tahun lalu kita minta ke Kementerian Haji agar disiapkan mobil golf di Mina untuk melakukan evakuasi jika terjadi sesuatu terhadap jemaah haji kita. Infonya tahun ini dipenuhi. Ada 15 mobil golf yang disiapkan," ujar Menag.

Menurut Menag, tambahan fasilitas sangat membantu, "Dan kita terus berupaya agar jumlahnya terus ditambah."

Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas dan rombongan, Selasa (20/6/23), menguji coba mobil golf untuk jemaah haji Indonesia nanti di Arafah - Muzdalifah - Mina (Armina). (dok.Kemenag RI).

Untuk membantu mobilitas jemaah haji, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi juga menyiapkan ratusan kursi roda yang akan digunakan saat di Arafah - Muzdalifah - Mina (Armina), serta di area Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Baca Juga : Menag RI Apresiasi Program Keagamaan dan Ketahanan Pangan di Sidrap

Cek Fasilitas di Arafah

Hari yang sama, selain mengikuti muktamar perhajian, Menag Yaqut Cholil Qoumas meninjau persiapan layanan di Arafah yang dilakukan oleh pihak Masyariq atau Muassasah. 

Menag meninjau tenda dan toilet jemaah haji, juga dapur yang akan digunakan untuk memasak makanan mereka.

Baca Juga : Hari Ibu, Menag Harap Kaum Perempuan Makin Berdaya

Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas dan rombongan, Selasa (20/6/23), memeriksa fasilitas tenda di Arafah. (dok.Kemenag RI).

Dalam kesempatan itu, Menag juga meninjau fasilitas tambahan berupa mobil golf yang disiapkan untuk membantu proses mobilitas dan evakuasi jemaah haji Indonesia. 

Turut mendampingi Menag, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, Irjen Kemenag Faesal AH, Ketua Dewan Direksi Perusahaan Masyariq Dzahabiyah M Amin Indragiri beserta jajarannya, para Staf Khusus dan Staf Ahli Menteri Agama, Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam, serta jajaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H/2023 M.

Baca Juga : Cek Hotel dan Dapur Madinah, Menag Pastikan Fasilitas Layanan Jemaah Lansia

Masyariq adalah perusahaan penyedia layanan di Masya’ir (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) untuk jamaah haji. Masyariq merupakan pengembangan bentuk kelembagaan dari muasasah. Sebelum 2022, penyedia layanan bagi jemaah haji Indonesia di Masya’ir dikenal dengan nama Muasasah Asia Tenggara (Muasasah Janub Syarq Asia). Saat itu, pelayanannya terbatas kepada negara-negara Asia Tenggara. Setelah menjadi perusahaan, namanya berubah menjadi Masyariq dan layanannya lebih luas, tidak terbatas negara Asia Tenggara tapi juga bisa untuk kawasan lainnya.

“Hari ini, saya mengecek persiapan di Arafah yang dilakukan Masyariq. Saya kira sejauh ini bagus. Ada beberapa yang belum selesai dan mereka menjanjikan dua hari selesai,” kata Menag di Arafah, Selasa (20/6/2023).

“Saya juga melihat toilet, dan ini yang paling krusial. Saya melihat, janji tahun lalu ditepati untuk penambahan toilet. Alhamdulillah, mudah-mudahan tahun depan ditambah lagi toiletnya karena masih banyak lahan yang kosong bisa dipakai untuk menambah toilet,” Menag menambahkan.

Baca Juga : Siap-siap Ahad 12 Mei, Menteri Agama: InsyaAllah Saya akan Melepas Kloter Pertama

Menurut Gus Men, panggilan akrab Menag Yaqut, Penambahan fasilitas toilet sangat penting. Sebab, jemaah haji Indonesia kebanyakan adalah perempuan. Kaum perempuan secara umum memerlukan waktu yang lebih lama ketika berada di toilet, dibanding laki-laki.

“Ini baguslah, lebih luas, lebih bersih dibanding sebelumnya. Alhamdulillah, mudah-mudahan jemaah kita bisa beribadah dengan baik. Toilet juga disiapkan untuk difabel,” kata Gus Men.

Tiba di Arafah sekitar pukul 17.30 Waktu Arab Saudi, Menag lebih dulu meninjau kesiapan tenda jemaah haji Indonesia.

Menag melihat tenda sudah digelar karpet merah, serta dilengkapi fasilitas kasur busa. Menag juga sempat duduk di atas kasur untuk mencoba kualitas alas tidur yang telah disiapkan. Layanan kasur ini diberikan kali pertama oleh pihak Masyariq pada penyelenggaraan ibadah haji 1443 H/2022 M.

“Fasilitas tenda yang jelas AC nya lebih dingin. Ada penambahan AC di tenda. Sehingga lebih dingin. H-2 sebelum wukuf di Arafah, insya Allah semua sudah siap selesai. Tidak ada kekhawatiran. Nanti H-2 kita cek lagi. Mudah-mudahan apa yang disampaikan oleh pihak Masyariq benar-benar diwujudkan,” katanya.

Selain tenda dan toilet, Menag juga melihat persiapan dapur Arafah. Selama di Arafah, makanan bagi jemaah dimasak di dapur-dapur yang telah disiapkan. Sehingga, kesiapan dapur menjadi sangat penting karena berkenan dengan logistik jemaah.

“Saya tadi juga melihat dapur. Dapurnya juga bersih bagus dan layak dibanding saya dulu saat menjadi jemaah haji reguler tahun 2004. Ini sudah sangat jauh berbeda. Alhamdulillah, mudah-mudahan jemaah haji kita bisa terlayani dengan baik,” kata Gus Men.

Gus Men pun menyatakan, peningkatan-peningkatan layanan yang dilakukan Masyariq dan Pemerintah Saudi sudah sangat baik, sesuai dengan kesepakatan Indonesia dan Saudi.

“Nanti setelah penyelenggaraan ibadah haji selesai, kita akan segera lakukan evaluasi lagi dan saya akan bicara dengan Kementerian Haji terkait dengan perbaikan-perbaikan pelaksanaan di tahun depan,” kata Menag.(Kemenag RI).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Yaqut Cholil Qoumas #Arafah – Muzdalifah – Mina (Armina) #wukuf di Arafah #Gus Men #Menag RI #tambahan 65 mobil golf
Youtube Jejakfakta.com