Rabu, 23 Agustus 2023 20:13

Menparekraf Sandiaga Uno Launching Kurikulum ASEAN MRA-TP di Poltekpar Makassar

Editor : Nurdin Amir
Penulis : Rahmat Hidayat
 Salahuddin Uno saat menghadiri kuliah umum yang bertajuk 'Akselerasi Peningkatan Kualitas SDM Pariwisata Melalui Penerapan Kurikulum dan Skema Kualifikasi ASEAN Menuju Generasi Emas Tahun 2025' di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (23/08/2023). @Jejakfakta/Istimewa
Salahuddin Uno saat menghadiri kuliah umum yang bertajuk 'Akselerasi Peningkatan Kualitas SDM Pariwisata Melalui Penerapan Kurikulum dan Skema Kualifikasi ASEAN Menuju Generasi Emas Tahun 2025' di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (23/08/2023). @Jejakfakta/Istimewa

Meningkatkan SDM yang tangguh. Beradaptasi dengan cepat, serta memiliki kompetensi dan kualitas untuk membangkitkan ekonomi.

Jejakfakta.com, Makassar - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno melaunching kurikulum ASEAN MRA-TP yang akan diterapkan di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) di lingkungan Kemenparekraf.

Hal itu disampaikan Salahuddin Uno saat menghadiri kuliah umum yang bertajuk 'Akselerasi Peningkatan Kualitas SDM Pariwisata Melalui Penerapan Kurikulum dan Skema Kualifikasi ASEAN Menuju Generasi Emas Tahun 2025' di Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (23/08/2023).

"Penerapan kurikulum berstandar ASEAN ini bertujuan untuk menciptakan kompetensi lulusan Poltekpar yang dapat bersaing, tidak hanya secara nasional tapi juga secara internasional. Diantaranya dengan penggunaan bahasa inggris yang lebih dominan dan kurikulum yang lebih dekat dengan kewirausahaan," kata Sandiaga Uno.

Baca Juga : Aliyah Mustika Ilham Bawa Semangat Kota Kreatif Makassar ke Creative Cities Connect 2025

Upaya kemenparekraf, kata Sandiaga, diharapkan dapat meningkatkan SDM yang tangguh. "Beradaptasi dengan cepat, serta memiliki kompetensi dan kualitas untuk membangkitkan ekonomi serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya menuju generasi emas untuk Indonesia Maju di tahun 2045," katanya.

Peluncuran kurikulum ASEAN MRA-TP dan kuliah umum dihadiri lebih dari 10 ribu peserta dari Poltekpar Makassar maupun online dari 6 kampus Poltekpar se-Indonesia.

Sandiaga juga menyinggung soal empat tantangan yang akan dihadapi oleh generasi muda, khususnya yang bergelut di bidang pariwisata. Keempatnya disingkat oleh Sandi menjadi VUCO.

Baca Juga : Pemkot Makassar Siapkan Rp5 Miliar Per Bulan untuk Dongkrak Pariwisata Mulai 2026

"Ada empat tantangan yang saya sebut VUCA. Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity. Keempatnya menandakan fluktuasi, ketidakmenentuan, kompleksitas dan sifat ambigu. Keempatnya juga akan berdampak dan menjadi tantangan di masa mendatang," terangnya.

Menurut Sandiaga, kurikulum ini menjadi penting untuk menunjukkan sejauh mana kualitas SDM Indonesia mampu beradaptasi.

"Di masa keketuaan Indonesia di ASEAN, kita justru ingin menunjukkan kepada kita semua, enggak pakai setting tidak usah pakai persiapan. SDM kita tampil di depan dan bagaimana menurut kalian semua apakah SDM kita siap menghadapi masa serba tidak menentu itu," pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Sandiaga Salahuddin Uno #Sandiaga Uno #kurikulum ASEAN MRA-TP #Politeknik Pariwisata #Kemenparekraf #SDM Pariwisata #Kualifikasi ASEAN #Poltekpar Makassar
Youtube Jejakfakta.com