Rabu, 23 November 2022 10:42

Gempa Cianjur

Siap Bantu, Presiden Uni Emirat Arab Prihatin pada Korban Gempa Cianjur

Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan atau MBZ, (Ist)
Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan atau MBZ, (Ist)

Presiden RI pun mengucapkan terima kasih kepada Mohamed bin Zayed, Presiden ke-3 Uni Emirat Arab.

Cianjur, jejakfakta.com – Pemimpin Arab juga prihatin gempa bumi magnitudo 5,6 yang mengguncang Cianjur dan sekitarnya, Senin (21/11/22) pukul 13.21 WIB. Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan atau dikenal MBZ dikabarkan siap membantu Indonesia atas gempa Cianjur.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menerima telepon MBZ, Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA).

Menurut Presiden Jokowi, melalui akun Instagram, Selasa (22/11/2022), MBZ menyampaikan dukacita atas gempa bumi Cianjur yang menimbulkan 268 korban meninggal.

Baca Juga : Direktur Fasyankes : Aliyah Mustika Ilham Miliki Peran Strategis Berdirinya RS Vertikal Makassar

“PEA juga siap membantu dalam penanganan korban gempa. Terima kasih atas perhatian yang mulia Presiden MBZ," kata Presiden Jokowi.

Presiden RI pun mengucapkan terima kasih kepada Mohamed bin Zayed, Presiden ke-3 Uni Emirat Arab.

Data sementara jumlah korban meninggal akibat gempa bumi magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat bertambah jadi: 268 jiwa.

Baca Juga : Presiden Jokowi Resmikan Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar 


Data bersumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dirilis Selasa (22/11/22) pukul 17.00 WIB.

"Korban meninggal dunia 268 jiwa, yang sudah teridentifikasi sebanyak 122 jenazah, masih ada korban hilang sejumlah 151 orang, kita akan berusaha semaksimal mungkin agar seluruh korban ditemukan," kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto di Kantor Bupati Cianjur, sore kemarin.

Baca Juga : Resmikan RS Kemenkes di Makassar, Presiden Jokowi: Pelayanan Kesehatan Harus Jadi Perhatian 

Korban luka-luka 1.083 orang. Warga yang mengungsi sejumlah 58.362 orang, kerusakan infrastruktur seperti rumah rusak total berjumlah 22.198 unit.

"Pengungsi pada hari ini sudah mendapatkan fasilitas lebih baik, tenda besar telah didirikan baik dari BNPB, pemerintah, TNI/Polri dan bantuan lembaga lainnya,"ujar Suharyanto.


Baca Juga : Sampaikan Rencana Bendungan Kahayya ke Jokowi, Bupati Andi Utta : Insyaallah Kita Presentasi di Istana

Dapur umum, lanjut Suharyanto, telah beroperasi, “Kalau masih ada yang kurang dan belum terlayani, lambat laun akan kami perbaiki.”

Suharyanto tak lupa mengonfirmasi banyaknya versi data jumlah dampak gempa, termasuk jumlah korban meninggal.

Dia menyatakan, pendataan belum rampung, masih memungkinkan ada pertambahan, pendataan masih berjalan.

Baca Juga : Ciptakan Sejarah atas Kunjungan Jokowi, Ketua IKA Smansa Bulukumba Apresiasi Pemerintah Daerah

BNPB telah mendirikan Posko untuk semua layanan informasi tentang penanganan gempa Cianjur ini.

"Setiap sore akan ada update penanganan bencana dari Posko Tanggap Darurat yang ada di Kantor Bupati Cianjur," kata Suharyanto.

BNPB juga menanggapi kepedulian masyarakat untuk memberikan dukungan penanganan pascabencana.

"Bantuan kepada masyarakat terdampak baik yang datang dari pemerintah pusat, kementerian atau lembaga dan unsur swasta, semua akan dipusatkan di posko dan pendistribusiannya akan melalui posko," jelas Suharyanto.

Dua rumah sakit di Cianjur terdampak gempa, namun tetap melayani melalui tenda-tenda lapangan yang telah digelar di sekitar rumah sakit untuk dijadikan rumah sakit darurat.

"RSUD Cianjur dan Rumah Sakit Sayang sudah beroperasi dan ditambah tenda lapangan termasuk tambahan tenaga kesehatan,” kata Suharyanto.

Suharyanto menambahkan,"Sebagian dirujuk ke rumah sakit di luar Kabupaten Cianjur, 100 pasien telah dikirim ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung."


Presiden RI Joko Widodo telah meninjau lokasi terdampak, Selasa. Presiden menyampaikan, masyarakat yang rumahnya mengalami rusak berat akan mendapatkan bantuan 50 juta rupiah, rusak sedang 25 juta rupiah dan rusak ringan sebesar 10 juta rupiah. (Ile/IG/BNPB)


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan #Presiden Persatuan Emirat Arab (PEA) #dampak gempa bumi Cianjur #Presiden Jokowi #MBZ
Youtube Jejakfakta.com