Jejakfakta.com, Makassar - Yayasan Masyarakat Peduli Tuberkulosis (Yamali TB) Sulawesi Selatan terus menggiatkan upaya penanggulangan penyakit Tuberkulosis (TBC). Selain upaya penemuan kasus baru, pendampingan pasien, dan pencegahan yang selama ini telah dilakukan, kali ini melalui program bedah rumah pasien TBC.
Bersama Ikatan Aristektur Indnesia (IAI) Sulsel, Yamali TB melakukan sosialisasi dan kick off meeting Rumah Harapan, di kantor Lurah Maccini Parang, Selasa (29/8/2023).

"Tantangan penanggulangan TBC sangat beragam, salah satunya adalah angka kesembuhan pasien yang masih rendah. Hal ini salah satunya diakibatkan oleh kualitas lingkungan dan hunian pasien yang tidak layak," ujar Ketua Yamali TB, Kasri Riswadi, dalam keterangan persnya, Rabu (30/8).
Baca Juga : Sambangi Kementerian PKP, Pemkab Lutim Dapat 300 Unit Bantuan Bedah Rumah
Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sulsel, Karyadi menyambung bahwa program Rumah Harapan bakal menjadi salah satu upaya untuk mendukung hal tersebut.
Rumah Harapan yang dirancang oleh IAI Sulsel didesain dengan memerhatikan aspek khusus terkait rumah layak sehat dan khususnya pasien TBC, seperti pengaturan tata udara, tata cahaya, dan sanitasi.
“Bagi kami ini menjadi bagian dari kontribusi profesi untuk masyarakat melalui sinergi dengan pemerintah dan juga komunitas untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat, terutama di isu kesehatan,” tukas Karyadi.
Baca Juga : Safari Ramadhan Angkona, Wabup Puspawati: Pemerintah Hadir untuk Melayani Warga
Sementara itu, Camat Makassar Harun Rani mengaku bersyukur atas hadirnya program Rumah Harapan bagi salah satu warganya. "Kami sangat antusias atas program ini dan juga siap turut membantu dalam prosesnya," ujarnya.
Harun Rani berharap program kolaborasi seperti itu dapat terus dikembangkan untuk juga menyasar penerima manfaat lainnya. Dalam kesempatan ini, hadir pasien TBC penerima program bedah rumah harapan, Ibu Siti Maryam bersama suami.
Tim IAI bersama dengan Yayasan Arsitektur Hujau Nusantara (Yahintara) telah mendesain rumah Ibu Maryam dengan luas lahan 5x5 meter, dengan rancangan konsep manggung agar bebas banjir dan layak huni oleh lima anggota keluarga.
Baca Juga : Pemkot Makassar dan IAI Sulsel Rancang Kolaborasi untuk Benahi Sekolah dan Kantor Pemerintahan
Turut hadir dalam sosialisasi ini Dinas Kesehatan Makassar, Dompet Dhuafa Sulsel, Lazis Muhammadiyah Makassar, Lurah Maccini Parang, Kader TB dan tokoh masyarakat Maccini, Mahasiswa TB Rangers, serta pihak terkait lainnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




