Jejakfakta.com, Gowa - Mobil traktor yang dioperasikan oleh seorang petani bernama Zulfahmi Daeng Ngalle (32) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan terbakar. Kejadian tersebut diduga dibakar oleh seseorang yang tak dikenal (OTK).
Peristiwa pembakaran tersebut tejadi di Dusun Tompobalang, Desa Moncobalang, Kecamatan Barombong, Selasa (29/8/2023) sekitar pukul 03.10 Wita.

Faisal Dg Rurung (55) salah satu saksi yang menyaksikan api tersebut membakar traktor, mengatakan, itu terjadi sekitar sekitar pukul 03.10 Wita. Api sudah membakar kontraktor tersebut.
Baca Juga : Peringati Hari Kartini, Disperpusip Gowa Gelar Lomba Menulis Surat untuk Ibu Bupati
"Saya dengar suara gemuruh, pas beranjak dari tempat tidur saya lihat ada warna merah menyala dari arah jendela. Terus istri saya juga bangun dan lansung membuka pintu lalu dia berteriak minta tolong jika ada mobil terbakar," jelas Faisal, kepada wartawan, Kamis (31/08/23).
Faisal bersama sejumlah warga kaget melihat hal tersebut, langsung berusaha memadamkan api itu. Namun, karena hanya alat bantauan seadanya, api tersebut justru merembes ke jalan.
"Kami berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya, api tersebut justru membesar dan merembes ke jalan," ungkapnya.
Kebakaran tersebut membuat Faisal Daeng Rurung menduga jika itu dilakukan secara sengaja oleh Orang Tidak Dikenal (OTK). Sebab, tercium bau bahan bakar minyak jenis bensin diatas Mobil traktor yang terbakar
"Ada bau bensin yang menyengat dari atas mobil. Kami menduga mobil Traktor pembajak sawah ini dibakar oleh OTK. Api baru bisa di padamkan warga setelah setengah jam kemudian," ujarnya.
Sementara itu, pengemudi mobil traktor pembajak sawah tersebut juga curiga kalau itu dibakar oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab. Ia menduga ada kaitannya soal persaingan usaha sesamanya pengelola mobil traktor pembajak sawah di kampungnya itu.
Baca Juga : Perkuat Kapasitas HAM, Sitti Husniah Talenrang Dorong Gowa Jadi Kabupaten Ramah dan Inklusif
"Saya mencurigai jika pembakaran mobil traktor pembajak sawah ini dipicu adanya persaingan usaha di bidang yang sama," kata Zulfahmi Daeng Ngalle.
Hal itu karena, mobil traktor yang ia operasikan tidak mungkin mengalami korsleting listrik, sebab usai dioperasikan ia langsung menyimpannya secara baik di depan orang tuanya dan memastikan kondisi mesin sedang mati.
"Tidak mungkin mobil itu terbakar karena korsleting listrik, karena mobil itu saya simpan sekitar pukul 20:30 wita usai membajak sawah warga dalam kondisi mesin sedang mati. Dan mobil tersebut justru terbakar sekitar pukul 03:10 wita dini hari," tuturnya.
Baca Juga : Peringatan Curah Hujan Tinggi, Pemkab Gowa Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana
Atas dugaan tersebut, iapun melaporkan peristiwa tersebut ke Kapolsek Barombong. Sementara kerugian yang dialaminya ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
"Saya sudah melapor ke Mapolsek Barombong," katanya.
Sementara itu, Kapolsek Barombong, Iptu Hamsir, mengatakan sudah mendapat laporan tersebut. Pihaknya pun akan melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.
Baca Juga : Piluh! Rangga di Gowa Hanya Bisa Bawa Ubi ke Sekolah Pengganti Uang Jajan
"Laporannya sudah kami terima, dan kami masih menyelidiki kejadian tersebut," katanya saat dikonfirmasi wartawan. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




