Bone, jejakfakta - Layang-layang berbentuk naga di langit Desa Panjalili, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone, Sabtu (16/9/2023) siang, menjadi pusat tontonan warga.
Layangan raksasa. Panjangnya 115 meter. Ikatan pengendalinya memakai tali tambang dan ditarik oleh belasan orang.

Layang-layang tersebut adalah buah kretivitas dan kekompakan pemuda Cenrana.
Baca Juga : Banjir di Cenrana Maros Setinggi Dada, 50 Kepala Keluarga Terendam
"Layang-layang ini hasil kerja sama teman-teman," kata pemuda Cenrana, Asdar.
Pembuatan layang-layang naga tersebut memakan waktu selama setengah bulan. Bahannya berupa kain, bambu, tali, fiber dengan total biaya Rp 4 juta. 

Proses menerbangkan layangan ini butuh persiapan kurang lebih sejam dan kru yang dibutuhkan minimal 15 orang.
Guna melancarkan komunikasi ke sepanjang layangan, para kru harus memakai alat komunikasi handy talkie (HT). Aba-aba dari ujung ke ujung tak terdengar jika sekadar berteriak.



Belasan pemuda harus siaga memegang tali kendali saat layangan naga mengudara.


Sesekali mereka menghentakkan talinya agar layangan meliuk lampai. Alhasil pemandangan langit Cenrana bak kedatangan monster naga.(*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




