Sabtu, 26 November 2022 06:14

Gempa Cianjur

Kini Cianjur 310 Korban Meninggal Dunia, Puluhan Korban Hilang masih dalam Pencarian

Dampak gempa bumi 5,6 magnitudo di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). (Foto dok. Weleri Neni Ra).
Dampak gempa bumi 5,6 magnitudo di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). (Foto dok. Weleri Neni Ra).

Sampai kapan pencarian korban? "Sampai orang terakhir, tidak ada penurunan semangat, kekuatan, sarana prasarana, karena keselamatan rakyat untuk hukum tertinggi," kata Suharyanto, mantan Pangdam Brawijaya.

Cianjur, jejakfakta.com – Data korban meninggal akibat gempa bumi di Cianjur bertambah jadi 310 jiwa. Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan 272 korban meninggal.

Angka tersebut kemungkinan masih akan bertambah. Ihwal puluhan korban hilang belum ditemukan.

"Jumlah korban meninggal 310 orang, yang masih belum ditemukan 24 orang. Kerusakan infrastruktur tidak begitu banyak berubah, tercatat penambahan di 363 sekolah, 144 tempat ibadah," kata Kepala BNPB RI Letjen TNI Suharyanto, kepada wartawan di Kantor Bupati Cianjur, Jawa Barat, Jumat (25/11/22).

Baca Juga : Direktur Fasyankes : Aliyah Mustika Ilham Miliki Peran Strategis Berdirinya RS Vertikal Makassar

Suharyanto mengungkapkan, korban meninggal yang ditemukan Jumat berjumlah 17 orang.

Bersamaan dengan itu, tim forensik DVI Polri, Basarnas dan Pusat Krisis Kemenkes mengidentifikasi 21 mayat dari data puskes dan desa, termasuk mendapatkan identitas dari korban jiwa yang sudah dikebumikan keluarga. Alhasil total temuan korban meninggal dunia di hari kelima pencarian: 310 jiwa.

Sampaikan kapan pencarian korban?

Baca Juga : Presiden Jokowi Resmikan Gedung Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar 

"Sampai orang terakhir, tidak ada penurunan semangat, kekuatan, sarana prasarana, karena keselamatan rakyat untuk hukum tertinggi," tegas mantan Pangdam Brawijaya tersebut.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah meminta tim gabungan mempercepat penanganan bencana.

Presiden sendiri sudah dua kali datang memantau langsung ke lokasi bencana sejak gempa 5,6 magnitudo mengguncang Kabupaten Cianjur Senin (21/11/22) pukul 13.21 WIB.

Baca Juga : Resmikan RS Kemenkes di Makassar, Presiden Jokowi: Pelayanan Kesehatan Harus Jadi Perhatian 

Presiden Jokowi datang ke Cianjur Selasa (22/11) atau sehari setelah kejadian.

Kamis (24/11/2022), Presiden ke Cianjur lagi dengan jangkauan kunjungan lebih luas dari sebelumnya, yakni, tembus ke Kecamatan Cugenang, Cianjur.

Cugenang merupakan titik pusat gempa Cianjur Senin (21/11).

Baca Juga : Sampaikan Rencana Bendungan Kahayya ke Jokowi, Bupati Andi Utta : Insyaallah Kita Presentasi di Istana

“Ini adalah episentrumnya dan yang paling parah, terutama untuk rumah-rumah yang roboh yang paling banyak adalah di sini. Yang meninggal pun, yang banyak juga di sini,” kata Presiden Jokowi di Kampung Munjul, Desa Gasol, Cugenang.(Ile Mangenre/Abdul Muhari/BNPB)

Baca Juga : Ciptakan Sejarah atas Kunjungan Jokowi, Ketua IKA Smansa Bulukumba Apresiasi Pemerintah Daerah

Baca Juga : Ciptakan Sejarah atas Kunjungan Jokowi, Ketua IKA Smansa Bulukumba Apresiasi Pemerintah Daerah

Baca Juga : Ciptakan Sejarah atas Kunjungan Jokowi, Ketua IKA Smansa Bulukumba Apresiasi Pemerintah Daerah

Baca Juga : Ciptakan Sejarah atas Kunjungan Jokowi, Ketua IKA Smansa Bulukumba Apresiasi Pemerintah Daerah

Baca Juga : Ciptakan Sejarah atas Kunjungan Jokowi, Ketua IKA Smansa Bulukumba Apresiasi Pemerintah Daerah

Baca Juga : Ciptakan Sejarah atas Kunjungan Jokowi, Ketua IKA Smansa Bulukumba Apresiasi Pemerintah Daerah

Baca Juga : Ciptakan Sejarah atas Kunjungan Jokowi, Ketua IKA Smansa Bulukumba Apresiasi Pemerintah Daerah

Baca Juga : Ciptakan Sejarah atas Kunjungan Jokowi, Ketua IKA Smansa Bulukumba Apresiasi Pemerintah Daerah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

#Presiden Jokowi #Update Data Korban Gempa Cianjur
Youtube Jejakfakta.com