Jejakfakta.com, Makassar -- Joki CPNS Kemenkumham berisinial MH yang ditangkap saat mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) adalah mahasiswa aktif di jurusan Fisika, Fakultas MIPA, Universitas Hasanuddin Makassar.
"Iya betul mahasiswa Fisika Unhas angkatan 2018," kata Kabag Humas Unhas, Ahmad Bahar, Rabu (15/11/2023).

Ahmad mengaku bahwa perbuatan MH diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk diproses, dan tidak ada kaitannya dengan statusnya sebagai mahasiswa kampus tersebut.
Baca Juga : Diberi Amanah Menangkan Golkar di Sulsel, Hasrullah Yakin IAS Mampu, Ini Syaratnya

"Kasus itu masalah pribadi ya. Pilihan MH, dan ini sudah ditangani Polrestabes Makassar. Kita tunggu saja dulu prosesnya berjalan," terangnya.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Ridwan Hutagaol membenarkan bahwa joki CPNS yang ditangkap pada Minggu (12/11/2023) itu adalah seorang mahasiswa.
"Jokinya mahasiswa, kita belum tahu mahasiswa dari mana. Karena kita belum dapat kartu tanda mahasiswanya," kata Ridwan, Selasa (14/11/2023).
Baca Juga : Aksi Red Card di Unhas Berujung Kekerasan, Mahasiswa Mengaku Dibubarkan Paksa
Sebelumnya, saat ditangkap MH mengaku sebagai sepupu S yang digantikan untuk tes CAT, dengan tidak diberikan imbalan karena ada ikatan kekeluargaan. Namun, Ridwan membantah pengakuan MH tersebut.
"Jadi ada imbalan ya dari peserta sebenarnya kepada joki ini," ucapnya.
Saat ini pihak kepolisian, kata Ridwan tengah melakukan pengejaran terhadap S. Sehingga diduga ada jaringan joki CPNS lain di balik kasus tersebut.
Baca Juga : Pemkot Makassar Gandeng UI dan Unhas, Siapkan ASN Hadapi Tantangan Kota Global
"Kita sementara mengejar ini, siapa yang menjadi peserta dan perantaranya ke joki itu. Jadi kita mengembangkan adanya (dugaan) perantara yang menyampaikan ke joki ini menerima," imbuhnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



